Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-An’am Ayat 29

وَقَالُوا إِنْ هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

Arab-Latin: Wa qālū in hiya illā ḥayātunad-dun-yā wa mā naḥnu bimab'ụṡīn

Terjemah Arti: Dan tentu mereka akan mengatakan (pula): "Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia ini saja, dan kita sekali-sekali tidak akan dibangkitkan".

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan telah berkata Orang-orang musyrik yang mengingkari Hari kebangkitan, “Tidaklah ada kehidupan kecuali kehidupan yang sedang kita jalani ini, kita tidak akan dibangkitkan setelah kematian kita. ”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

29. Dan orang-orang musyrik itu berkata, “Tidak ada kehidupan lain selain kehidupan yang sedang kita jalani. Dan kita tidak akan dibangkitkan (dari kubur) untuk menjalani hisab (perhitungan amal).”

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

29. وَقَالُوٓا۟ إِنْ هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا (Dan tentu mereka akan mengatakan (pula): “Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia ini saja)
Yakni kami beramal dengan amalan-amalan kami ini hanyalah untuk kehidupan dunia, dan kami tidak akan beramal untuk akhirat karena akhirat itu tidak ada.

وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ(dan kita sekali-sekali tidak akan dibangkitkan”)
Yakni setelah kematian.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

29. Orang-orang musyrik yang mendustakan kebangkitan itu berkata: “Tidaklah kehidupan kita ini hanyalah kehidupan di dunia saja. Kita tidak akan dibangkitkan setelah mati, tidak pula di akhirat”

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Sambil mengingkari adanya kebangkitan.

Yakni jika mereka dikembalikan ke dunia, mereka akan mengatakan demikian.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Orang-orang kafir tidak mempercayai adanya kehidupan akhirat dan kebangkitan setelah mati. Dan mereka akan mengatakan pula suatu pandangan yang bersumber dari ideologi materialisme, hidup hanyalah di dunia ini, kini, di sini, dan di tempat ini saja, dan kita tidak akan pernah dibangkitkan untuk hidup di akhirat setelah kematian menimpa diri kita. Namun demikian, ketika di akhirat nanti, orang-orang kafir itu akan mengakui keberadaan kehidupan sesudah mati. Dan seandainya engkau, wahai rasulullah, melihat orang-orang kafir, orang-orang musyrik, dan orang-orang munafik pada hari kiamat ketika mereka dihadapkan kepada tuhannya, tentulah engkau melihat peristiwa yang mengharukan. Dia, Allah, berfirman kepada mereka yang menolak kebangkitan, hidup sesudah mati, bukankah kebangkitan ini benar-benar terjadi' mereka menjawab dengan jujur, sungguh benar, demi tuhan kami, wahai tuhan yang mahabenar. Dia berfirman kepada orang-orang kafir yang keras kepala dan membanggakan diri itu, rasakanlah azab yang sangat dahsyatnya ini, karena dahulu, di dunia, kamu mengingkarinya.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-An’am Ayat 30 Arab-Latin, Surat Al-An’am Ayat 31 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-An’am Ayat 32, Terjemahan Tafsir Surat Al-An’am Ayat 33, Isi Kandungan Surat Al-An’am Ayat 34, Makna Surat Al-An’am Ayat 35

Category: Surat Al-An'am

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!