Surat Al-Kafirun Ayat 3

وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

Arab Latin: Wa lā antum 'ābidụna mā a'bud

Terjemahan Arti: Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

TERJEMAH TAFSIR

Kalian juga tidak menyemabah apa yang aku sembah, yaitu Allah yang maha esa, Dia adalah tuhan alam semesta yang hanya Dia semata yang berhak di sembah.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

3. Dan kalian sampai besok pun tidak akan menyembah Tuhan yang Aku sembah, Dialah Tuhan yang Maha Benar. Allah SWT disebutkan sebanyak satu kali menggunakan {man} seperti yang terdapat dalam ayat {A’amintum man fis samaaa’i} [QS Al-Mulk: 67/16] atau dengan {Maa} sebagaimana yang telah disebutkan disini, di ayat {Maa Ta’buduuna min ba’di} [QS Al-Baqarah: 2/133] dan di ayat {wa nafsin wa maa sawwaahaa} [QS Asy-Syams: 91/8].

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Dan agar Nabi ﷺ berkata (kepada musyrik) : Tidaklah kalian wahai orang-orang musyrik, menyembah Tuhanku secara benar, yaitu beribadah kepada Allah saja, tidak sebagaimana kalian, sungguh aku (hanya memerintahkan) agar kalian beribadah kepada-Nya saja. Sebab ibadah kalian memiliki keterikatan dengan kesyirikan, maka tidaklah kalian dianggap telah beribadah.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

3. Dan kalian tidak akan menyembah apa yang aku sembah, Dia-lah yang Maha Esa.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Walau sekalipun mereka menyembah Allah - عز وجل - dengan mengerjakan beberapa macam ibadah, akan tetapi mereka juga menyembah selain Allah - عز وجل - sesungguhnya ibadah mereka seluruhnya batal, karena syirik merupakan pembatal ibadah yang paling besar, seperti itulah keadaan orang-orang musyrikin mereka beribadah kepada Allah - عز وجل - akan tetapi kepada selain-Nya mereka juga menyembah, ibadah mereka tidak akan diterima disisi Allah ﷻ

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah, yaitu tuhan yang maha esa, penguasa alam semesta. Berhala sembahanmu itu sifat-sifat-Nya sangat berbeda dari sifat-sifat sempurna tuhan yang aku sembah. 4. Jika dua ayat sebelumnya menerangkan ketidaksamaan tuhan nabi Muhammad dan tuhan orang kafir, dua ayat berikut menjelaskan ketidaksamaan peribadahan kepada keduanya. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah karena kamu adalah orang-orang musyrik. Aku menyembah tuhanku dengan bertauhid seperti yang dia ajarkan kepadaku.

Tafsir Ringkas Kemenag