Surat Al-‘Adiyat Ayat 2

Belajar Quran Online

فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا

Arab-Latin: Fal-mụriyāti qad-ḥā

Terjemah Arti: Dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Lalu (dengan) kuda yang memercikan api dari benturan telapak kakinya yang keras dengan batu karena kerasnya dia berlari.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

2-3. Kemudian demi kuda yang memukul-mukul bebatuan bumi sehingga mengeluarkan api dari kuku-kukunya seperti menyalakan api menggunakan batu bara. “Al-Muriyat” adalah bentuk jamak dari kata “muriyyah” yang berasal dari kata “Al-iiraa’” yang artinya adalah mengeluarkan api dari batu menggunakan batu bara contohnya. Dan “Al-Qadhu” adalah pukulan kepada batu untuk menyalakan api. “Dhabhan” dan “Qadhan” menduduki posisi haal yang bermakna sedang terengah-engah dan memukul-mukul. Dan kuda penyerang yang menyerang musuh di waktu pagi. “Shabhan” artinya waktu shubuh, kata tersebut menjadi zharaf (menunjukkan keterangan)

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah bersumpah dengan kuda yang memantikkan api dari kuku-kukunya yang bergesekkan dengan bebatuan ketika berlari dengan kencang. Maka berterbanganlah percikan (apinya).

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

2. Bersumpah dengan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya) karena injakkanya sangat keras.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

{ فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا } Dan dengan kuda yang pukulan kuku kakinya memercikkan api ketika berbenturan dengan batu saat berlari kencang melakukan perlawanan.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Ketika berbenturan dengan batu.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

1-6. Demi kuda perang yang berlari kencang dan bernafas terengah-engah ke arah musuh dengan penuh keberanian dan semangat guna membawa tuannya berperang di jalan Allah. Dan demi kuda yang memercikkan bunga api karena hentakan kuku kakinya beradu dengan batu batu. Hal ini menunjukkan keberaniannya menghadapi rintangan sebesar apa pun. Dan demi kuda yang menyerang dengan tiba-tiba pada waktu pagi hal ini menunjukkan kesiagaannya untuk berjihad tanpa mengenal waktu, sehingga dengan serangan kuda-kuda itu menerbangkan debu yang tebal, tanda betapa dahsyat serangan mereka ke arah musuh, lalu menyerbu bersama dengan kepulan debu itu ke tengah-tengah kumpulan musuh dengan gagah berani. Demi kuda-kuda perang yang demikian sifatnya, sungguh manusia itu enggan bersyukur dan sangat ingkar kepada nikmat tuhannya. Manusia, kecuali yang dirahmati Allah, malas bersyukur ketika mendapatkan nikmat dan tidak mau memenuhi kewajiban yang dibebankan kepadanya

Tafsir Ringkas Kemenag

Related: Surat Al-‘Adiyat Ayat 3 Arab-Latin, Surat Al-‘Adiyat Ayat 4 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-‘Adiyat Ayat 5, Terjemahan Tafsir Surat Al-‘Adiyat Ayat 6, Isi Kandungan Surat Al-‘Adiyat Ayat 7, Makna Surat Al-‘Adiyat Ayat 8

Baca Quran Online

Mui Tafsir- Siapa Sih Yg Dimaksud Kuda Dalam Surah Al-adiyat