Surat At-Tin Ayat 1

وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

Arab Latin: Wat-tīni waz-zaitụn

Terjemahan Arti: Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,

TERJEMAH TAFSIR

1-6. Allah bersumpah dengan tin dan zaitun,keduanya termasuk buah buahan yang masyhur, Allah bersumpah Juga dengan gunung thursina(Sinai)yang disana Allah berbicara kepada Musa alaihi salam secara langsung, Allah bersumpah Juga dengan negeri yang aman dari segala ketakutan (yaitu Makkah) tempat turunnya wahyu. Sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang terbaik, kemudian Kami mengembalikannya ke neraka bila dia tidak patuh kepada Allah dan tidak mengikuti para rasul. Akan tetapi orang-orang yang beriman dan beramal shalih, mereka mendapatkan pahala besar yang tidak terputus dan tidak dikurangi.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Keutamaan surah: Semuanya mengatakan (Imam Malik dan para pengarang Kutubus sittah) dari Bara’ bin ‘Azib berkata: ”Nabi SAW dalam shalatnya, di salah satu rakaat membaca surah At-Tin, dan tidak ada yang pernah mendengar suara paling indah dari bacaan beliau (selain dari itu)”

1. Aku bersumpah demi pohon Tin dan Zaitun, karena keduanya diberkahi. Jenis buah yang pertama dimakan oleh manusia dan jenis buah yang kedua mereka makan dan mereka peras untuk diambil minyaknya.

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

1-3. Allah memulai ayat ini dengan sumpah dengan buah tin dan buah zaitun, dan keduanya adalah pohon yang diberkahi, bermanfaat, dan terkenal di negeri Syam yang penuh keberkahan. Kemudian Allah bersumpah dengan gunung Thur dan ia adalah gunung yang diberkahi dimana Allah mengajak bicara Musa digunung ini. Kemudian Allah bersumpah dengan Mekkah negeri yang aman, yang termulia yang tersisa di atas bumi.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

1. Allah bersumpah dengan pohon tiin dan tempat tumbuhnya, dan dengan Zaitun dan tempat tumbuhnya di Palestina tempat diutusnya Nabi Isa Alaihis Salam.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

{ وَالتِّينِ } Allah ﷻ bersumpah dengan buah tin , buah yang terkenal ini dapat diambil untuk keperluan obat-obatan dan bebagai manfaat lainnya, { وَالزَّيْتُونِ } dan Allah juga bersumpah dengan buah zaitun, buah ini juga menganduk banyak manfaat yang digunakan oleh masyarakat luas di penjuru dunia, minyaknya banyak digunakan untuk pengobatan dan bahan makanan, pohonnya adalah pohon yang terdapat berkah didalamnya, Allah berfirman : { يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ زَيْتُونَةٍ } ( yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun ) [ An Nur : 35 ] .

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Yang dimaksud dengan Tin menurut sebagian mufassir ialah tempat tinggal Nabi Nuh, yaitu Damaskus yang banyak pohon Tin; dan Zaitun ialah Baitul Maqdis yang banyak tumbuh pohon Zaitun. Allah Subhaanahu wa Ta'aala bersumpah dengan kedua pohon itu karena banyaknya manfaat pada pohon dan buahnya, dan karena biasa tumbuh di negeri Syam; negeri tempat kenabian Isa putera Maryam’alaihis salam.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

1-3. Demi buah tin dan zaitun, demi gunung sinai, dan demi negeri mekah yang aman ini. Buah tin dan zaitun banyak tumbuh di syam dan baitul makdis, tempat para nabi diutus, antara lain nabi isa. Gunung sinai adalah tempat nabi musa bermunajat, sedangkan mekah adalah tem'pat kelahiran dan pengutusan nabi Muhammad. Ketiga nabi ini memiliki misi yang sama, yaitu mengajak manusia menuju tauhid

Tafsir Ringkas Kemenag