Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Balad Ayat 9

وَلِسَانًا وَشَفَتَيْنِ

Arab-Latin: Wa lisānaw wa syafataīn

Terjemah Arti: Lidah dan dua buah bibir.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

8-10. Bukankah kami telah memberinya sepasang mata untuk melihat, Lidah dan dua bibir untuk berkata, Kami jelaskan baginya dua jalan: kebaikan dan keburukan?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

9. Dan lisan serta dua bibir untuk berbicara?

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah asuhan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

9. Lidah untuk berucap, dua bibir yang berkumpul di satu mulut yang membantunya untuk berbicara, makan, minum dan lain-lain

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

8-10. Kemudian Allah menjelaskan dengan menyebutkan sebagaian nikmat yang telah ia berikan kepada manusia sesat dan tertipu, Allah berkata : Apakah ia tidak mengetahui bahwa Kami yang menciptakan kedua matanya sehingga ia dapat melihat denganya ? Dan lisannya yang memiliki dua bibir (atas dan bawah) yang ia berbicara dengannya ? Dan Kami telah beri petunjuk kepadanya menuju jalan kebaikan dan keburukan.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

8-9.
Sesorang yang mentadabburi ayat-ayat al-Qur'an dapat diketahui dari air matanya yang mengalir, hal ini dikuatkan dengan kisah al-Fudhoil tatkala membaca ayat ini : { أَلَمْ نَجْعَلْ لَهُ عَيْنَيْنِ , َلِسَانًا وَشَفَتَيْن } kemudian dia menangis, maka ditanyakan kepadanya sebab yang membuatnya menangis, dia pun berkata : "pernahkah kamu melewati satu malam dengan penuh kesyukuran kepada Allah atas nikmat penglihatan yang ia berikan kepadamu ? pernahkah kamu melewati satu malam hanya bersyukur kepada Allah atas nikmat lisan yang dengannya kamu berbicara ?

Li Yaddabbaru Ayatih / Lajnah Ilmiah Markaz Tadabbur

8-10. Kemudian Allah menegaskannya dengan berbagai nikmat seraya berfirman, “BUkankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, lidah, dan dua buah bibir,” untuk keindahan, penglihatan, untuk berbicara, dan manfaat-manfaat penting lainnya. Semua ini adalah kenikmatan dunia.
Selanjutnya Allah berfirman tentang kenikmatan agama, “Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,” yaitu jalan kebaikan dan keburukan. Kami menjelaskan antara petunjuk dan kesesatan padanya. Kenikmatan-kenikmatan besar ini mengharuskan manusia untuk menunaikan hak-hak Allah serta bersukur atas segala nikmatNya, serta tidak digunakan untuk mendurhakai Allah.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

{ وَلِسَانًا } Dan lisan yang ia pergunakan untuk berbicara, mengungkapkan isi hatinya.
Lisan juga merupakan nikmat Allah yang paling besar, melebihi dari sekedar mengucapkan apa yang dibutuhkan, yaitu dengannya ia berdzikir kepada Allah, melantunkan ayat suci Al-Qur;an, menyerukan kepada kebenaran, dan melarang dari segala keburukan da kemungkaran, dengan lisan ini akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk menajak oran lain untuk kembali kepada Allah .

{ وَشَفَتَيْنِ } Dan dua buah bibir yang menjadi pelindung bagi mulutnya dan giginya, kedua bibir ini juga membatu lisan untuk mengucapkan kata-kata, dari kedua cipataan Allah ini ada keindahan yang menghiasi wajah manusia, ada manfaat yang sangat besar bagi pemiliknya, ini merupaa tanda kekuasaan Allah.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Untuk berbicara dan keperluan lainnya. Ini contoh nikmat dunia. Pada ayat selanjutnya, Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan nikmat agama.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


8-10. Allah-lah yang berkuasa atasnya dan melihat setiap perbuatannya. Bukankah kami telah menjadikan untuknya sepasang mata untuk membantunya melihat sekeliling, dan lidah dan sepasang bibir untuk memungkinkannya mencecap, berbicara, dan memberi penjelasan kepada orang lain, dan bukankah kami juga telah menunjukkan kepadanya dua jalan, yaitu kebaikan dan keburukan, kebenaran dan kebatilan, melalui fitrah, akal, dan petunjuk lain' kami sudah memberinya petunjuk, lalu manusia itu sendiri yang akan memutuskan jalan hidupnya; apakah memilih jalan kesesatan atau kebenaran

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Balad Ayat 10 Arab-Latin, Surat Al-Balad Ayat 11 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Balad Ayat 12, Terjemahan Tafsir Surat Al-Balad Ayat 13, Isi Kandungan Surat Al-Balad Ayat 14, Makna Surat Al-Balad Ayat 15

Category: Surat Al-Balad

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!