Surat Al-Fajr Ayat 26

وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ

Arab Latin: Wa lā yụṡiqu waṡāqahū aḥad

Terjemahan Arti: Dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya.

TERJEMAH TAFSIR

25-26. Pada hari yang sulit itu tidak ada seorng pun yang mampu dan sanggup menyiksa seperti azab Allah terhadap siapa yang mendurhakaiNYA, tidak ada seorang pun yang mampu membelenggu NYA, tidak ada seorangpun yang menandingiNYA dalam hal itu.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

26. Tidak ada yang bisa menandingi ikatan atas dirinya yang menggunakan rantai-rantai. “Isim dhamir” pada kata {‘Adzabahu} dan {watsaqahu} merujuk kepada orang kafir. Watsaq atau Itsaq artinya adalah ikatan, dan arti kedua {Itsaq} adalah yang dimaksud dalam ayat ini

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

25-26. Pada hari itu tidak ada yang diadzab oleh Allah (di dunia) sebagaimana adzab bagi orang kafir, tidak juga pernah ada (manusia di dunia) dibelenggu kemudian diberikan minum dari api dan diberikan rasa haus sebagaimana orang kafir rasakan; Dengan kata lain, adzab bagi mereka adalah adzab yang diberikan hingga sampai derajat manusia lebih mengingkan mati (ketimbang di adzab).

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

26. Dan tidak ada ikatan yang mengikat seseorang pun seperti ikatan untuk orang kafir. Ketika Allah menyebutkan balasan bagi orang-orang kafir, lalu Allah menyebutkan balasan bagi orang mukmin

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Orang-orang kafir akan diikat dengan ikatan yang paling kuat, ikatan yang belum pernah dan tidak akan pernah ada yang mengikat sekuat ikatan itu.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Mereka diikat dengan rantai dan diseret di atas mukanya ke dalam air yang sangat panas kemudian dibakar dalam api (lihat surah Az Zumar: 71-72). Ini adalah balasan bagi orang-orang yang berdosa, adapun orang yang merasa tenang kepada Allah, beriman kepada-Nya dan membenarkan rasul-rasul-Nya, maka akan dikatakan kepadanya, “Wahai jiwa yang tenang!”

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya. Ikatan Allah sangat kukuh dan kuat. Tidak ada kekuatan yang mampu mengendurkan ikatan itu, apalagi melepaskannya. 27. Allah berfirman kepada manusia yang beriman dan beramal saleh, 'wahai jiwa yang tenang, tenteram, damai, dan tidak takut apa pun serta tidak merasa sedih karena apa pun.

Tafsir Ringkas Kemenag