Surat Al-Fajr Ayat 6

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Aad?

Tafsir Al-Mukhtashar

6. Tidakkah engkau perhatikan wahai rasul bagaimana Rabbmu memperlakukan Aad (kaum Nabi Hud) ketika mereka mendustakan rasul-Nya ?

Tafsir Al-Muyassar

Tidakkah kamu perhatikan (wahai rasul), bagaimana yang dilakukan oleh Tuhanmu terhadap kaum ‘Ad,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana tuhanmu memperlakukan kaum 'Ad ? , kaum 'Ad adalah suku masyarakat dari anak-anak Adam yang datang setelah masa Nabi Nuh - عليه السلام - dan Nabi mereka adalah Hud - عليه السلام - , mereka bermukim di sebelah timur semenanjung Arab di tanah Ahqaf, yaitu daerah perkebunan, daerah yang memiliki kualitas tanah dan udara yang baik, pada wilayah ini banyak kebaikan yang Allah karuniakan kepada penduduknya, serta tubuh-tubuh penduduk wilayah ini sangat kuat, Allah ﷻ berfirman tentang mereka : { إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِنْ بَعْدِ قَوْمِ نُوحٍ وَزَادَكُمْ فِي الْخَلْقِ بَسْطَةً } ( Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). ) [ Al-A'raf : 69 ] , tubuh mereka kuat dan besar, dan diantara anak Adam mereka lah yang paling kuat dan paling tinggi badannya, sampai ketika Nabi Hud - عليه السلام - menyampaikan peringatan kepada mereka, mereka pun berkata : { وَقَالُوا مَنْ أَشَدُّ مِنَّا قُوَّةً } mereka berkata dengan maksud menentang : "siapakah yang lebih kuat dari kami ? " , tidak ada rasa takut yang kami simpan, kami adalah orang-orang yang paling kuat, kemudian Allah ﷻ berfirman : { أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَهُمْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُمْ قُوَّةً ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ } ( Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah Yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami. ) , lalu dengan apa Allah membinasakan mereka ? Allah membinasakan mereka dengan sesuatu yang paling lembut, yaitu angin, Allah ﷻ berfirman : { فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي أَيَّامٍ نَحِسَاتٍ لِنُذِيقَهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَخْزَىٰ ۖ وَهُمْ لَا يُنْصَرُونَ } ( Maka Kami meniupkan angin yang amat gemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang sial, karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan Sesungguhnya siksa akhirat lebih menghinakan sedang mereka tidak diberi pertolongan. ) [ Fussilat : 15, 16 ] , kemana kekuatan mereka ketika angin itu datang ? angin itu mengangkat mereka dari bumi dan menghampaskan mereka dengan sangat kuat, kekuatan yang mereka miliki sama sekali tidak dapat membantu dari terpaan angin itu, kekuatan yang mereka gunakan untuk menentang Nabi Allah tidak dapat menyelamatkan mereka sendiri, akan tetapi jikalau saja kekuatan itu dipakai untuk ketaatan kepada Allah ﷻ kekuatan itu akan sangat bermanfaat bagi mereka.

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)


Tafsir Hidayatul Insan

Dengan hati dan penglihatanmu.

Tafsir Kemenag

Tidakkah engkau, wahai rasul dan kaum musyrik, memperhatikan dan merenungkan dengan pikiran jernih bagaimana tuhanmu berbuat terhadap kaum 'ad' Allah mengazab mereka karena telah berbuat durhaka, meski mereka memiliki kekuatan yang luar biasa. 7. Allah hancurkan kaum 'ad, yaitu penduduk kota iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi dan bentuk fisik yang kuat.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018