Surat Al-Ghasyiyah Ayat 9

لِسَعْيِهَا رَاضِيَةٌ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Merasa senang karena usahanya,

Tafsir Al-Mukhtashar

9. Karena amalan yang saleh yang mereka kerjakan selama di dunia diridhoi, sungguh ia telah mendapatkan balasan dari amalan yang mereka simpen dan dilipat dandakan pahalanya.

Tafsir Al-Muyassar

Karena mereka berusaha di dunia dengan ketaatan-ketaatan, dan mereka ridha di akhirat,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Mereka bahagia dan senang karena ketaatan dan amalan shalih yang mereka kerjakan didunia, da mereka pun ridho dengan balasan yang mereka terima setelah susah payah itu, hal ini mengisyaratkan bahwasnya hanya amalan shalih yang akan menjadi kunci untuk menerima balasan dihari kiamat nanti, jika amalan itu baik maka baik pula balsan yang akan diperoleh, dan sebliknya jika amalan itu buruk maka buruk pula yang akan diperolaeh, Allah ﷻ berfirman : { فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ } ( Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan ) [ Yaa Siin : 54 ] , maka tidak sebaiknya sesorang berharap kenikmatan kepada Allah ﷻ tanpa mengorbankan dirinya dalam beramal shalih, atau sesorang mengharapkan keselamatan diakhirat degan mengandalkan jabatan dan garis keturunan yang dia miliki, atau dia mengandalkan harta dan kekuasaannya, sungguh semua ini sama sekali tidak bermanfaat di hari kiamat kelak, Allah ﷻ berfirman : { يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ , إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ } ( (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna , Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih ) [ As-Syu'ara' : 88 - 89 ] .

Tafsir Hidayatul Insan

Karena melihat pahalanya dan mendapatkan apa yang ia cita-citakan.

Berupa ketaatan atau berbuat ihsan dalam beribadah kepada Allah dan dalam bergaul dengan manusia.

Tafsir Kemenag

Mereka merasa senang dan puas karena usahanya sendiri di dunia. Mereka beriman, beramal saleh, dan bermanfaat bagi orang lain. Hidup mereka penuh nilai ibadah. Usaha mereka ini tidak akan sia-sia. 10. Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga yang tinggi, istana yang sangat indah, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dengan jenis air yang bermacam-macam.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018

Surat Al Fauzan Ayat 9