Surat Al-Muthaffifin Ayat 8

Belajar Quran Online

وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ

Arab-Latin: Wa mā adrāka mā sijjīn

Terjemah Arti: Tahukah kamu apakah sijjin itu?

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

7-9. Benar,tempat kembali orang orang durhaka adalah tempat yang sempit. Tahukah kamu apakah tempat yang sempit ini? Ia adalah penjara abadi dan azab yang pedih. Inilah yang ditulis bagi mereka untuk kembali kepadanya,ditetapkan dan diberlakukan,tidak ditambah dan tidak dikurangi.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

8. Apakah kamu tahu apa itu catatan Sijjin? Itu adalah catatan amal ahli neraka

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

7-9. Kemudian Allah mengancam mereka (Muthaffifin) dan berkata : Menjauhlah kalian wahai orang-orang yang curang, dari kelalaian hari kebangkitan dan pembalasan (jika mampu), karena seseungguhnya amalan buruk (kalian) telah dibukukan. Dan bagi merka orang-orang munafik tempat kembalinya adalah di neraka yang sempit, gelap dan paling dasar. Apakah kalian tahu apa yang dimaksud tempat yang sempit dan gelap ini ? Ia adalah Sijn yang adzab (di dalamnya) sangat keras dan pedih, tertulis di dalamnya nama-nama orang yang buruk.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

8. Dan tahukah engkau wahai rasul apa itu Sijjin ?

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Ayat 7-9
Allah berfirman, “Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka,” ini mencakup seluruh orang yang durhaka dari berbagai macam orang-orang kafir, munafik, dan fasik, “tersimpan dalam sijjin,” kemudian Allah menafsirkannya dengan FirmanNya, “Tahukah kamu apakah sijjin itu? (Ialah) kitab yang bertulis,” yakni, kitab catatan amal yang di dalamnya tercatat amalan-amalan buruk mereka. Sijjin adalah tempat yang sempit. Sijjin lawan dari illiyyin yang merupakan tempat kitab catatan orang-orang baik sebagaimana akan dijelaskan selanjutnya. Ada yang menyatakan, sijjin adalah bumi ketujuh yang paling bawah dan tempat kembali orang-orang durhaka.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Tahukah kamu apakah tempat yang sempit itu ?

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Kemudian Allah ‘Azza Wa Jalla mengagungkan sijjin dengan firman-Nya: وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ “Tahukah, kamu apakah sijjin itu?” Kata tanya disini tujuannya adalah untuk takdzim membesarkan, maknanya: Apa yang memberitakanmu tentang sijjin? Apa kamu telah mencarinya? Dan apakah anda sudah bertanya sehingga telah dijelaskan kepadamu? Sedangkan takdzim bisa kerena agung dan tingginya kedudukan sesuatu, sebagaimana dalam firman-Nya : كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ “Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang berbakti itu (tersimpan) dalam 'Illiyyin.”(QS. Al-Muthafifin: 18) bisa pula untuk mengungkapkan betapa rendah dan hinanya sesuatu, sedangkan takdzim untuk sijjin bukanlah karena tinggi dan agungnya ia namun kerena rendah dan hinanya.

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Allah mengajukan pertanyaan untuk memberi kesan betapa besar dan serius persoalan ini, 'dan tahukah engkau apakah sijjin itu''9. Sijjin yaitu kitab yang berisi catatan perilaku orang yang melakukan kejahatan dan akan diperlihatkan kepada mereka pada hari kiamat nanti untuk menjadi bukti kejahatan mereka.

Tafsir Ringkas Kemenag

Related: Surat Al-Muthaffifin Ayat 9 Arab-Latin, Surat Al-Muthaffifin Ayat 10 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Muthaffifin Ayat 11, Terjemahan Tafsir Surat Al-Muthaffifin Ayat 12, Isi Kandungan Surat Al-Muthaffifin Ayat 13, Makna Surat Al-Muthaffifin Ayat 14

Baca Quran Online