Surat At-Takwir Ayat 21

Text Bahasa Arab dan Latin

مُطَاعٍ ثَمَّ أَمِينٍ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya.

Tafsir Al-Muyassar

Ditaati oleh para malaikat, dipercaya atas wahyu yang dia bawa turun.

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

{ مُطَاعٍ } Dia juga jibril yang ditaati oleh para Malaikat, dialah tuannya para Malaikat yang para Malaikat taat kepadanya atas perintah Allah.
{ ثَمَّ } Yakni disana dilangit
{ أَمِينٍ } Selain sifat kuat yang dimiliki oleh Jibril, ia juga Malaikat yang hanya kepadanyalah Allah memberikan kepercayaan untuk menyampaiakan wahyu kepada Rasulullah Muahmmad ﷺ, apa yang Allah sampaikan kepadanya dari wahyu tidak ia tambah apalagi menguranginya, dan Allah lah yang memberinya gelar الأمين : yang dipercaya, Allah berfirman : { نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ , عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ , بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ } ( Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) , Ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan , Dengan bahasa Arab yang jelas. ) [ Asy Syu'ara' : 193-195 ]

Tafsir Hidayatul Insan

Dia (malaikat Jibril) adalah malaikat yang amanah, yang mampu menjalankan perintah Allah tanpa menambah dan tanpa mengurangi serta tidak melampaui apa yang telah ditetapkan untuknya.

Ini semua adalah untuk menunjukkan kemuliaan Al Qur’an di sisi Allah Ta’ala, karena Dia mengirim malaikat yang mulia yang telah disifati dengan sifat-sifat sempurna itu untuk membawa Al Qur’an. Dan biasanya raja-raja tidaklah mengirimkan orang yang mulia kecuali untuk misi yang penting dan mulia.

Tafsir Kemenag

Itulah jibril yang di sana, di alam malaikat, ditaati dan dipercaya atas wahyu yang disampaikannya. 22. Kami turunkan wahyu melalui jibril kepada nabi Muhammad, temanmu yang kamu kenal baik sifatnya. Dan temanmu itu bukanlah orang gila seperti tuduhanmu kepadanya. Dia adalah seorang yang santun, tepercaya, dan berakhlak mulia. Perkataan orang gila bersifat racauan, tidak beraturan, dan tidak mempunyai nilai. Berbeda dari alqur'an, kitab yang susunan kalimat maupun kandungannya mempunyai nilai sangat tinggi.

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018