Daftar Isi > 'Abasa > ‘Abasa 8

Surat ‘Abasa Ayat 8

وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ

Arab-Latin: Wa ammā man jā`aka yas'ā

Artinya: Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

« 'Abasa 7'Abasa 9 »

GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Pelajaran Menarik Tentang Surat ‘Abasa Ayat 8

Paragraf di atas merupakan Surat ‘Abasa Ayat 8 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai pelajaran menarik dari ayat ini. Terdokumentasi beraneka penjelasan dari beragam ulama terhadap isi surat ‘Abasa ayat 8, sebagiannya sebagaimana terlampir:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

8-16. Orang yang sangat berharap bertemu denganmu, Dia takut kepada Allah karena tidak berusaha maksimal untuk mendapatkan bimbingan, Kamu justru mengabaikannya. Perkaranya tidak sebagaimana yang kamu perbuat (wahai rasul). Sesungguhnya surat ini yang mengandung hidayah yang merupakan nasihat bagimu dan bagi siapapun yang menginginkan nasihat. Barangsiapa berkehendak, dia mengingat Allah dan mengikuti wahyu NYA, Yaitu al-qur’an yang tercantum lembaran lembaran yang di agungkan dan di hormati, Kedudukannya tinggi, disucikannya dari noda keburukan,penambahan dan pengurangan, Ditangan para malaikat para penulis, para delegasi antara Allah dengan makhluk NYA, Yang mulia akhlaknya, akhlak-akhlak dan perbuatan-perbuatan mereka baik dan suci.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

8. Adapun orang yang bersegera datang kepadamu untuk mencari kebaikan,


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

8-10. Adapun orang buta yang menghampirimu dengan sungguh-sugguh dan disertai ketakutan kapada Allah, kamu malah berpaling darinya.


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

8. وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ (Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran))
Yakni yang bergegas mendatangimu agar dapat kamu arahkan kepada kebaikan atau kamu beri dia nasehat dan pelajaran dari Allah.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

8. Namun, justru kepada yang mengharap-harap untuk dapat belajar dan meminta petunjuk kepadamu


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Ayat 1-10
Sebab turunnya ayat-ayat mulia ini adalah seorang mukmin buta datang seraya bertanya kepada Nabi dan belajar dari beliau, kemudian ada orang kaya juga datang. Nabi amat ingin menunjukkan manusia, hanya saja beliau lebih condong pada orang kaya dan berpaling dari si buta lagi miskin demi mengharap agar si kaya mendapat petunjuk dan demi agar si kaya menyucikan hatinya. Lalu Allah menegurnya dengan tegurann lembut ini seraya berfirman;
“dia (Muhammad) bermuka masam” di wajah beliau, “dan berpaling” dengan raganya karena orang buta mendatanginya. Kemudian Allah menyebutkan manfaat menyambutnya seraya berfirman, “Tahukah kamu barangkali ia,” yakni orang buta tersebut, “ingin membersihkan dirinya (dari dosa),” yaitu membersihkan diri dari akhlak tercela dan ingin berakhlak terpuji, “atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya,” yakni, mendapatkan pengajaran tentang sesuatu sehingga ia mendapatkan manfaat dari pelajaran itu. Ini adalah manfaat besar dan itulah maksud diutusnya para rasul, maksud dari petuah orang yang memberi nasihat dan maksud dari peringatan orang yang memberi peringatan. Sambutanmu pada orang orang yang datang sendiri seraya memerlukanmu itu lebih layak dan wajib, sedangkan berpalingnya engkau pada orang kaya yang tidak memerlukanmu yang tidak mau bertanya dan meminta fatwa karena tidak memiliki keinginan pada kebaikan dan engkau tinggalkan orang lebih utama itu tidak layak bagimu. Tugasmu hanyalah memberi pengajaran, bila pun ia tidak mau mengambil pelajaran dengan membersihkan diri, engkau tidak akan dimintai pertanggung jawab atas perbuatan buruk yang ia lakukan.
Hal ini menunjukan pada kaidah masyhur; sesuatu yang telah diketahui tidak ditinggalkan untuk sesuatu yang belum jelas. Dan menyambut murid yang memerlukan dan penuh kemauan lebiih layak dari yang lainnya.


📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Lajnah Daaimah (Komite Fatwa Majelis Ulama KSA)

Ketika itu Abdullah bin Ummi maktum datang menghadap Rasulullah depan penuh semngat untuk medapatkan berbagai kebaikan dari Rasulullah , bukan dengan kemalasan atau keberatan untuk menerima kebaikan , tidak nampak darinya kefuturan , bahkan datang dengan keinginan yang kuat untuk kebaikan , dan mereka para pemuka qurays yang saat itu sedang bersama Rasul jauh dari sifat-sifat itu dan mereka tidak memiliki keinginan kuat untuk mencari kebaikan .


📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, ulama besar abad 14 H

وَأَمَّا مَنْ جَاءَكَ يَسْعَى (8) وَهُوَ يَخْشَى (9) فَأَنْتَ عَنْهُ تَلَهَّى (10) “Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya.” Ini adalah kebalikannya: أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَى (5) فَأَنْتَ لَهُ تَصَدَّى “Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, maka kamu melayaninya.”.وَأَمَّا مَنْ جَاءَكَ يَسْعَى “Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),” maknanya: Bergegas agar meraih kesempatan untuk hadir ke majlisnya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, وَهُوَ يَخْشَى “sedang ia takut” maknanya: Takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan hatinya, karena ia mengetahui keagungan Allah Ta’ala. فَأَنْتَ عَنْهُ تَلَهَّى “maka kamu mengabaikannya.” Membiarkan dan melalaikan, karena beliau tersibukkan dengan para tokoh Quraisy, dengan harapan mereka mendapatkan hidayah.


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat ‘Abasa ayat 8: 5-10. Kemudian Allah berkata kepada Nabi-Nya dengan merinci, Allah berkata : Adapun orang-orang yang telah datang kepadamu dan ia termasuk orang yang kaya dengan hartanya namun menolak akan agama Allah, maka apakah hal seperti ini yang ia datang dengan penolakan patut untuk diurusi ucapannya ? Maka pada hal yang demikian tidak ada dosa bagimu dan kewajiban jika ia tidak mau mensucikan kotoran kekufuran dan kemaksiatannya. Adapun orang yang buta ini datang kepadamu dengan bersegera karena sebab takut dari adzab Allah dan hukuman dari-Nya, sedangkan engkau malah tersibukkan dan berpaling darinya, kemudian berpaling menuju kepada mereka pembesar-pembesar kafir untuk mendakwahinya.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat ‘Abasa Ayat 8

8-10. Dan adapun orang, yaitu 'abdull'h bin ummi makt'm, yang datang kepadamu dengan bersegera dan bersungguh-sungguh untuk mendapatkan pengajaran islam darimu, sedang dia takut akan siksa Allah jika tidak mematuhi-Nya, engkau malah mengabaikannya, berpaling darinya, tidak menghiraukannya, dan bermuka masam kepadanya


GRATIS! Dapatkan pahala jariyah dan buku Jalan Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Demikian beberapa penjabaran dari beragam ulama tafsir terkait isi dan arti surat ‘Abasa ayat 8 (arab-latin dan artinya), semoga bermanfaat untuk ummat. Dukunglah usaha kami dengan memberikan backlink ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Dapatkan pahala jariyah dengan mengajak membaca al-Qur'an dan tafsirnya. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis

Rahasia Rezeki Berlimpah

Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Alhamdulillaah, kini semakin mudah membaca Al-Quran dengan tafsirnya. Tinggal klik link yang berwarna biru, pilih surat dan ayat yg mau dibaca, maka akan keluar tafsir lengkapnya.
 
*Klik » tafsirweb.com/start*
 
Dapatkan pahala jariyah dengan share info berharga ini

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah: