Surat An-Nazi’at Ayat 43

فِيمَ أَنْتَ مِنْ ذِكْرَاهَا

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?

Tafsir Al-Muyassar

Kamu sama sekali tidak punya ilmu tentangnya,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

( Ketahuilah ) wahai Muhammad kamu tidak mengetahui perkara itu , bagaimana mungkin mereka bertanya kepadamu sedangkan kamu tidak memiliki ilmu tentang hali itu ?

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

Oleh karenanya Allah berfirman: فِيمَ أَنْتَ مِنْ ذِكْرَاهَا “Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya)?” Yakni: Engkau tidak mungkin bisa menyebutkan kapan terjadinya kiamat, karena ilmunya hanya ada di sisi Allah, sebagaimana Allah berfirman: إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّه “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah” (QS. AL-Ahzab: 63)
Jibril ‘alaihissalaam, malaikat yang paling tahu tentang wahyu, pernah bertanya kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau manusia yang paling mengetahui kiamat, jibril bertanya: Beritahulah aku tentang kedatangan hari kiamat. Maka Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: مَا الْمَسْؤُولُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ “Tidaklah yang ditanya lebih tahu dari penanya”(1) Maksudnya: Jika kiamat tidak anda ketahui, maka itu pun tidak saya ketahui. Jika yang malaikat yang paling tahu dan manusia yang paling tahu tidak mengetahuinya, maka bagaimana dengan orang yang lebih rendah dari mereka berdua? Dengan demikian, kita tahu bahwa apa-apa yang disebarluaskan sebagian orang bahwa kiamat akan terjadi tahun sekian, tanggal sekian di waktu tertentu,semua itu dusta, tidak ada yang mengetahui kapan kiamat akan terjadi kecuali Allah ‘Azza Wa Jalla.

(1) Dikeluarkan Bukhari (50) dan Muslim (9) dari hadits Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu

Tafsir Hidayatul Insan

Yakni engkau tidak memiliki pengetahuan terhadapnya sehingga untuk apa engkau perlu menyebutkannya.

Tafsir Kemenag

Untuk apa engkau perlu menyebutkan waktu-Nya kepada mereka, sedang engkau sendiri tidak mengetahui hal itu' 44. Hanya kepada tuhanmulah dikembalikan kesudahannya, yakni ketentuan waktunya.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018