Surat Al-Mursalat Ayat 33

Text Bahasa Arab dan Latin

كَأَنَّهُ جِمَالَتٌ صُفْرٌ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Seolah-olah ia iringan unta yang kuning.

Tafsir Hidayatul Insan

Ada yang mengartikan kata ‘Shufr’ di sini dengan ‘hitam’. Menurut Syaikh As Sa'diy, yaitu “(Seperti iring-iringan unta) yang hitam yang mengarah kepada warna yang di sana ada kuningnya.” Hal ini menunjukkan bahwa neraka itu gelap, gejolaknya, baranya dan bunga apinya, dan bahwa ia adalah hitam, tidak enak dilihat dan sangat panas. Kita berlindung kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala darinya.”

Tafsir Kemenag

32-34. Kedahsyatan lain dari siksa neraka dijelaskan pada ayat ini, . Sungguh, neraka itu menyemburkan bunga api sebesar dan setinggi istana, seakan-akan iring-iringan unta yang kuning dalam bentuk dan warnanya. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan kebenaran

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018