Surat Al-Qalam Ayat 43

خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۖ وَقَدْ كَانُوا يُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ وَهُمْ سَالِمُونَ

Terjemah Arti: (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.

TAFSIR AYAT

43. Pandangan mereka menunduk karena takut. Mereka tidak mengangkat pandangan. Kehinaan dan penyesalan yang sangat besar meliputi mereka. Sungguh mereka telah diseru di dunia untuk melaksanakan sujud (shalat) dan mereka masih sehat dan mampu.

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah mengabarkan tentang mereka orang-orang musyrik yang dengan pandangan-pandangan mereka di hari kiamat membuat mereka ketakutan dengan ketakutan yang sangat dan (akan) kengerian (hari kiamat). Wajah mereka menunduk kebawah dengan penuh kehinaan. Mereka dahulu diseur untuk sujud di dunia agar mereka diampuni dan dimaafkan; Akan tetapi mereka justru menyombongkan diri dan mengolok-olok; Maka mereka di hukum dengan ketidakmampuan mereka untuk bisa sujud di akhirat.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Yakni dipanggil shalat dengan ucapan, “Hayya ‘alash shalaah” (artinya: Marilah kita shalat).

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Dan pandangan mereka tertunduk ke bawah pertanda penyesalan dan rasa takut yang menyelimuti hati mereka, dan mereka juga diliputi kehinaan. Dan, sungguh, dahulu di dunia mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat tetapi mereka tidak melakukan. 44-45. Setelah menjelaskan sanksi yang akan diterima para pembangkang, kini Allah menasihati nabi Muhammad, maka serahkanlah kepada-ku wahai nabi urusannya dan orang-orang yang mendustakan ai-qur'an ini. Kelak akan kami hukum mereka berangsur-angsur menuju kebinasaan dari arah yang tidak mereka ketahui, dan aku sendiri yang memutuskan untuk memberi tenggang waktu kepada mereka, dan aku pula yang menetapkan jatuhnya siksa atas mereka. Sungguh, rencana-ku sangat teguh.

Tafsir Ringkas Kemenag