Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qalam Ayat 9

وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ

Arab-Latin: Waddụ lau tud-hinu fa yud-hinụn

Terjemah Arti: Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

9. Mereka ingin dan berharap bila kamu bersikap lunak dan berbaik hati kepada mereka sehingga mereka juga bersikap lunak kepadamu.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

9. Mereka berkeinginan kamu bersikap lemah lembut kepada mereka dengan mengorbankan agama, sehingga mereka juga bersikap lemah lembut kepadamu.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

9. وَدُّوا۟ لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ (Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu))
Yakni mereka berharap kamu dapat bersikap lunak sehingga mereka dapat bersikap lunak juga.
Pendapat lain mengatakan: maknanya adalah mereka berharap kamu dapat condong kepada mereka dan berharap kamu meninggalkan kebenaran yang ada padamu itu, oleh sebab itu mereka menampakkan kelembutan padamu agar kamu menjadi condong kepada mereka.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

9. Mereka berangan-angan supaya kamu berlemah-lembut dan mengagungkan tuhan-tuhan mereka. Kemudian mereka berlemah lembut kepadamu dengan menghentikan fitnah tentang risalahmu dan melakukan kesepakatan (denganmu). Law adalah huruf yang menjadikan fiil setelahnya berposisi sebagai mashdar.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah menjelaskan bahwa orang-orang kafir, mereka berharap seandainya engkau lemah lembut kepada mereka, dan tidak memperingatkan mereka di atas kebathilan mereka, dimana mereka akan memperlakukanmu dengan tidak menganggapmu musuh, tidak juga membencimu dengan mengatakan kepadamu orang gila dan selainnya. Berkata Syaikh Al Jazairi : Al Adhan adalah engkau memudahkan atas sesuatu yang berkaitan dengan urusan agamamu; Dan ini menyelisihi Al Mudaraat yang ia adalah engkau memudahkan sesuatu dari urusan agamamu dengan sebab (prioritas) kepada agamamu. Berkata DR Walid Al Furayyan : Al Mudaahanah adalah membiarkan (diam) atas kemungkaran yang diiringi dengan kemampuan untuk merubahnya; Menyembunyikan untuk sebuah ketenangan karena sebab diperintah atau urusan yang lain.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

9. Karena itu Allah berfirman, “Maka mereka menginginkan,” yakni, orang-orang musyrik, “supaya kamu bersikap lunak,” maksudnya, setuju terhadap keyakinan mereka baik perkataan, tindakan, maupun bersikap diam dari apa yang seharusnya dikatakan, “lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).” Tetapi tegaklah dengan perintah Allah dan tampakkan Agama Islam, karena kesempurnaan penampakan Islam adalah kebalikan dari lawannya dan mencela agama yang menentangnya.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Yakni sepakat dengan yang mereka pegang, baik dengan ucapan, perbuatan maupun dengan mendiamkan, sehingga mereka akan bersikap lunak terhadap Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam.

Akan tetapi Beliau diperintahkan untuk menerangkan perintah Allah dan menerangkan agama-Nya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


8-9. Karena sudah jelas siapa yang sesat dan siapa yang lurus, maka janganlah engkau patuhi orang-orang kafir yang menuduhmu gila, yaitu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah. Mereka sangat menginginkan dengan keinginan yang kuat agar engkau bersikap lunak terhadap tuhan-tuhan mereka, maka dengan sikap lunakmu itu mereka akan bersikap lunak pula kepadamu. 10-13. Untuk mengukuhkan larangan tersebut, Allah menyifati me-reka dengan sifat-sifat buruk seperti yang dirinci dalam ayat ini. Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah baik dalam kebenaran maupun kebatilan, dan berkepribadian buruk karena suka menghina, lagi suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah untuk memecah belah anggota masyarakat, dan yang suka merintangi segala bentuk perbuatan yang baik dengan bersikap kikir, selain itu dia juga gemar bersikap melampaui batas dan banyak dosa baik terhadap tuhan maupun terhadap sesama manusia, yang bertabiat kasar, selain itu juga yang lebih buruk lagi adalah ia terkenal dengan kejahatannya. Di antara tokoh yang dimaksud pada ayat ini adalah al-walid bin al-Mugirah atau abu jahl bin hisyam.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qalam Ayat 10 Arab-Latin, Surat Al-Qalam Ayat 11 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qalam Ayat 12, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qalam Ayat 13, Isi Kandungan Surat Al-Qalam Ayat 14, Makna Surat Al-Qalam Ayat 15

Category: Surat Al-Qalam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!