Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat As-Shaff Ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Arab-Latin: Yā ayyuhallażīna āmanụ lima taqụlụna mā lā taf'alụn

Terjemah Arti: Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

2. Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan RasulNya serta melaksanakan SyariatNya, mengapa kalian menjanjikan sesuatu dan mengucapkan sesuatu yang kalian tidak lakukan? Ini adalah pengingkaran terhadap orang yang perbuatannya menyelisihi perkataaannya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

2. Wahai orang-orang mukmin, kenapa kalian berkata: “Sungguh kami telah melakukan sesuatu”, sedangkan kalian tidak melakukannya?. Hal ini sebagai teguran atas kebohongan mereka saat meminta (perintah) jihad atau ibadah lainnya. Ibnu Jarir dari Ibnu Abbas berkata: “Sebelum ada perintah jihad, orang-orang mukmin berkata:”Kami senang jika Allah menunjukkan kami amalan-amalan yang paling dicintaiNya, maka kami akan mengerjakannya”. Kemudian Allah memberitahu NabiNya bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah beriman kepadaNya tanpa ragu, berjihad melawan orang-orang yang selalu berbuat maksiat yang menolak beriman kepadaNya, dan mengakui risalah NabiNya SAW. Saat perintah jihad turun, orang-orang mukmin tersebut tidak menyukainya dan membuat mereka terpecah belah. Kemudian Allah menurunkan ayat ini”

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

2-3. Allah memperingatkan atas ibadah seorang hamba yang beriman untuk meninggalkan persetujuan atas amalan yang hanya berupa perkataan, Allah berkata : Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kenapa kalian katakan dari kebaikan atas apa yang tidak kalian kerjakan ? Sungguh besar perbuatan jahat ini di sisi Allah, yaitu kalian yang mengatakan, tapi kalian tidak mengamalkan. Karena sebuah amanah yang diberikan kepada manusia yang lain adalah petunjuk bagi kejujuran dan kemulian atas tabiat manusia dan baiknya kebiasaan yang mengatakan. Diriwayatkan dari hadits yang dikeluarkan oleh Ahmad dan Tirmidzi dari Abdullah bin Sallam : Bahwasanya para lelaki dari para sahabat berkata : Seandainya kami mengetahui sebuah amalan yang utama, yang dicintai Allah ketika seorang hamba mengamalkannya, sungguh kami pasti mengamalkannya. Kemudian Allah menurunkan : Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? {Ash Shaf 1-2}. Berkata Abdullah bin Sallam : Maka Rasulullah ﷺ membacakan ayat tersebut kepada kami.
Ini adalah hadits yang disebutkan Ibnu Katsir dalam tafsirnya, kemudian Ibnu Katsir berkata : Sesungguhnya ucapan yang tanpa pembenaran dengan amal, menjadi penyebab celaan dan sesuatu yang tidak disenangi, ia adalah sebesar-besar sesuatu yang dibenci dan membuat kemurkaan.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Yakni mengapa kamu berkata tentang kebaikan dan mendorong orang lain kepadanya, bahkan terkadang kamu berbangga dengannya, namun kamu tidak melakukannya, dan kamu melarang mengerjakan keburukan bahkan terkadang kamu menganggap bersih dirimu, namun ternyata kamu malah dilumuri oleh dosa-dosa? Apakah keadaan yang tercela ini layak bagi orang-orang mukmin? Atau bukankah yang demikian termasuk sangat dibenci Allah, yakni mengatakan apa yang tidak dikerjakannya? Oleh karena itu, sepatutnya bagi orang yang memerintahkan kepada kebaikan menjadi orang yang pertama melakukannya, dan orang yang melarang keburukan menjadi orang yang pertama paling jauhi darinya. Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman, “Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca kitab? Maka tidakkah kamu berpikir?” (Terj. Al Baqarah: 44).

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya! mengapa kamu mengatakan secara terbuka di hadapan orang banyak atau secara tertutup sesuatu yang tidak kamu kerjakan' apakah kamu merasa tidak bersalah melakukannya'3. Perbuatan kamu, wahai orang-orang yang beriman, yang tidak melakukan apa yang sudah dikatakan atau disampaikan kepada orang lain sangatlah dibenci di sisi Allah, jika kamu mengikuti kebiasaan orang-orang munafik, mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan, bermuka dua, tidak ada kesatuan kata dan perbuatan dan tidak ada integritas.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat As-Shaff Ayat 3 Arab-Latin, Surat As-Shaff Ayat 4 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat As-Shaff Ayat 5, Terjemahan Tafsir Surat As-Shaff Ayat 6, Isi Kandungan Surat As-Shaff Ayat 7, Makna Surat As-Shaff Ayat 8

Category: Surat As-Shaff

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

As Shaff Ayat 2 Isi Kandungan Surat Ash-shaff Ayat 2-3 Surat As Shaff Ayat 2 Dan 3 As Shaff 2 Artinya Surah As-shaff Ayat 2-3 Beserta Artinya