Surat Al-Qamar Ayat 33

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍۭ بِٱلنُّذُرِ

Arab-Latin: Każżabat qaumu lụṭim bin-nużur

Artinya: Kaum Luth-pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya).

« Al-Qamar 32Al-Qamar 34 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Kandungan Mendalam Berkaitan Surat Al-Qamar Ayat 33

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Qamar Ayat 33 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi kandungan mendalam dari ayat ini. Didapatkan variasi penafsiran dari beragam ahli tafsir terkait isi surat Al-Qamar ayat 33, di antaranya seperti berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Kaum Luth juga mendustakan ayat-ayat yang dengannya mereka diperingatkan.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

33-39. Kaum Nabi Luth mendustakan peringatan Nabi mereka, sehingga mereka berhak mendapat azab. Kami mengirim kepada mereka angin yang menghempaskan bebatuan kepada mereka semua; kecuali keluarga Nabi Luth -bukan termasuk istrinya-, Kami menyelamatkan mereka pada akhir malam sebagai kenikmatan dari Kami bagi mereka. Demikianlah Kami membalas orang yang bersyukur dengan perkataan dan perbuatan mereka.

Sungguh Nabi Luth telah memperingatkan mereka bahwa Kami akan memberi mereka siksaan, namun mereka meragukan hal itu. Dan sungguh mereka telah meminta Nabi Luth -tanpa rasa malu- agar mereka dapat berbuat keji dengan para malaikat yang menjadi tamunya, sehingga Kami membutakan mereka. Maka rasakanlah siksaan dan peringatan-Ku yang telah disampaikan Luth kepada kalian.

Dan sungguh pada waktu subuh telah datang kepada mereka azab yang membinasakan seluruh orang-orang kafir, dan azab itu akan bersambung dengan azab di akhirat. Maka rasakanlah azab-Ku yang berat dan peringatan-Ku yang tegas.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

33. Kaum Nabi Lūṭ telah mendustakan apa yang diingatkan oleh Rasul mereka, Lūṭ -'alaihissalām-.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

33. Kaum Luth mendustakan peringatan-peringatan nabi mereka, Luth AS tentang azab Allah atas kekejian dan kekufuran


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Kaum Luth telah mendustakan peringatan-peringatan} terhadap apa yang diperingatkan oleh rasul mereka Luth AS


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

33-40. “Kaum Luth pun telah mendustakan,” Luth ketika menyeru mereka untuk menyembah Allah semata, yang tidak ada sekutu bagiNya, ketika Luth melarang mereka melakukan kesyirikan dan kekejian yang belum pernah dilakukan seorang pun dari seluruh alam, mereka mendustakan Nabi Luth dan tetap berada dalam kesyirikan dan perbuatan keji hingga para malaikat yang datang menemui Luth dalam wujud tamu pun ketika berita itu terdengar oleh kaumnya, mereka segera mendatangi dan ingin melakukan kekejian terhadap mereka, semoga Allah melaknat dan memperburuk mereka, dan Nabi Luth pun menyembunyikan tamu-tamunya dari kaumnya. Kemudian Allah memerintahkan Jibril, kemudian Jibril mencolok mata mereka dengan sayapnya dan Luth juga mengancam mereka akan hantaman dan siksaan Allah.
“Maka mereka membantah ancaman-ancaman.” “Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka),” Allah membalik tanah mereka, yang atas dijadikan bawah dan mereka dihujani batu yang berasal dari neraka yang menyala-nyala yang diberi tanda dari sisi Rabbmu bagi orang-orang yang melampaui batas. Allah menyelamatkan Nabi Luth dan keluarganya dari siksaan besar sebagai balasan bagi mereka dan rasa syukur mereka terhadap Rabb mereka serta ibadah mereka kepada Allah semata, yang tidak ada sekutu bagiNya.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 33-40
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang kaum nabi Luth, bagaimana mereka mendustakan dan menentang rasul mereka serta mengerjakan hal yang dibenci, yaitu mendatangi laki-laki. Itu adalah perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh seorang penduduk alam. Oleh karena itu Allah membinasakan mereka dengan sehancur-hancurnya. Allah SWT belum pernah menghancurkan suatu umat dengan seperti itu. Sesungguhnya Allah SWT memerintahkan kepada malaikat Jibril untuk mengangkat kota mereka ke langit, lalu dibalikkan atas mereka, lalu menghujani mereka dengan batu-batu dari tanah yang dibakar secara bertubi-tubi. Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu) yaitu batu-batu ((yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan di waktu sebelum fajar menyingsing) yaitu mereka keluar dari sani di penghujung malam, jadi mereka selamat dari apa yang menimpa kaumnya. Tidak ada seorang lelaki pun dari kaum nabi Luth yang beriman kepadanya, sampai istrinya tertimpa azab yang menimpa kaumnya. Nabi Luth keluar bersama anak-anak perempuannya dari mereka dengan selamat tanpa tersentuh apapun. Oleh karena itu Allah berfirman: (Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur (35) Dan sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami) yaitu sesungguhnya sebelum azab menimpa mereka, mereka telah diberi peringatan akan pembalasan dan azab Allah. Akan tetapi, mereka tidak mempedulikan peringatan itu dan tidak mau mendengarnya, bahkan mereka meragukan dan mendustakannya
(Dan sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka)) Demikian itu terjadi di malam kedatangan para malaikat. Maka nabi Luth menerima mereka sebagai tamu-tamunya dan mempersilahkan mereka masuk ke rumahnya daripada semua tempat.
Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya pada esok harinya mereka ditimpa azab yang kekal (38)) yaitu tidak ada keluar dan melarikan diri bagi mereka dari azab itu (Maka rasakanlah azabKu dan ancaman-ancamanKu (39) Dan se­sungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (40))


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Qamar ayat 33: Kemudian Allah mulai mengabarkan bahwa kaum Luth hidup dari tahun ke tahun dengan mendustakan Rasul mereka yang mereka termasuk dari kaum-kaum yang terdahulu; Mereka mendustakan Nabi mereka Luth, mereka juga tidak mengimaninya, dan tidak juga mengambil pelajaran dari peringatannya.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yaitu ketika Nabi Luth ‘alaihis salam mengajak mereka beribadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala dan melarang mereka berbuat syirk serta perbuatan keji yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh seorang pun di alam semesta. Tetapi mereka malah mendustakannya dan tetap di atas syirk dan perbuatan kejinya, sampai tiba saat dimana mereka akan dibinasakan, yaitu dengan datangnya para malaikat kepada mereka dalam rupa manusia yang menjadi tamu-tamu Nabi Luth. Ketika kaum Luth mendengar kedatangan mereka, maka mereka (kaum Luth) segera datang untuk melakukan perbuatan keji dengan para tamu itu dan membujuk Luth agar menyerahkan para tamu itu, maka Allah memerintahkan malaikat JIbril ‘alaihis salam menghapus penglihatan (membuat buta) mereka dengan sayapnya, dan Nabi Luth memperingatkan mereka dengan azab Allah dan hukuman-Nya.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Qamar Ayat 33

Beralih dari kisah kaum samud dan azab yang menimpa mereka, Allah lalu bertutur tentang kisah nabi lut. Kaum lut pun telah mendustakan peringatan nabinya itu. 34-35. Akibat keingkaran mereka, sesungguhnya kami kirimkan kepada mereka badai yang berembus amat kencang dan membawa batu-batu untuk kami timpakan kepada mereka, kecuali keluarga lut. Kami selamatkan mereka dari bencana itu sebelum fajar menyingsing. Kami lakukan itu semua sebagai nikmat dari kami. Demikianlah kami selalu memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikian berbagai penjelasan dari beragam mufassir terhadap kandungan dan arti surat Al-Qamar ayat 33 (arab-latin dan artinya), semoga bermanfaat bagi kita semua. Support perjuangan kami dengan mencantumkan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Terbanyak Dilihat

Terdapat banyak topik yang terbanyak dilihat, seperti surat/ayat: At-Talaq 3, Yusuf 87, An-Nahl 97, Al-Baqarah 255, Luqman 12, Ali ‘Imran 173. Ada pula Tiga (3) Terakhir al-Baqarah, An-Nahl, Al-Kautsar 2, At-Taubah 103, Az-Zalzalah 7-8, Al-Baqarah 156.

  1. At-Talaq 3
  2. Yusuf 87
  3. An-Nahl 97
  4. Al-Baqarah 255
  5. Luqman 12
  6. Ali ‘Imran 173
  7. Tiga (3) Terakhir al-Baqarah
  8. An-Nahl
  9. Al-Kautsar 2
  10. At-Taubah 103
  11. Az-Zalzalah 7-8
  12. Al-Baqarah 156

Pencarian: iyakanabudu waiyakanastain, al baqoroh ayat 43, apa arti surat yasin ayat 40, surat ali imran 97, ali imran 46

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: