Surat Asy-Syura Ayat 53

صِرَٰطِ ٱللَّهِ ٱلَّذِى لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ أَلَآ إِلَى ٱللَّهِ تَصِيرُ ٱلْأُمُورُ

Arab-Latin: ṣirāṭillāhillażī lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, alā ilallāhi taṣīrul-umụr

Artinya: (Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.

« Asy-Syura 52Az-Zukhruf 1 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Kandungan Berharga Tentang Surat Asy-Syura Ayat 53

Paragraf di atas merupakan Surat Asy-Syura Ayat 53 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai kandungan berharga dari ayat ini. Terdapat berbagai penafsiran dari beragam mufassirun terhadap isi surat Asy-Syura ayat 53, sebagiannya sebagaimana berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

52-53 Sebagiamana Kami telah mewahyukan kepada nabi-nabi sebelummu (wahai nabi), Kami juga mewahyukan alqur’an kepadamu dari sisi Kami. Sebelumnya kamu tidak mengetahui apa itu kitab-kitab terdahulu, apa itu iman, dan apa itu syariat ilahiyah? Akan tetapi Kami menjadikan al-qur’an sebagai cahaya bagi manusia, dengannya Kami memberi petunjuk kepada siapa yang Kami kehendaki dari hamba-hamba Kami ke jalan yang lurus. Dan Sesungguhnya kamu (wahai rasul) benar-benar menujukan dan membimbing dengan izin Allah ke jalan yang lurus (yaitu islam), jalan Allah yang memiliki segala kerajaan yang ada di langit dan di bumi, tiada sekutu bagiNYa dalam hal itu. Hanya kepada Allah (wahai manusia) segala urusan kalian akan berpulang, yang baik maupun yang buruk, lalu Dia akan membalas masing-masing dengan amalnya, bila baik maka dengan balasan baik, bila buruk maka dengan balasan buruk.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

53. Yaitu jalan Allah yang memiliki segala yang ada di langit dan memiliki segala yang ada di bumi, baik dalam penciptaannya, penguasaannya dan pengurusannya. Tidak ada keraguan bahwa hanya kepada Allah semata segala sesuatu akan dikembalikan, baik dalam takdirnya maupun urusannya.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

53. yaitu agama Allah, pemiliki kekuasaan atas segala yang ada di langit dan bumi. Ingatlah bahwa hanya kepada Allahlah segala sesuatu itu dikembalikan tanpa melalui wasilah apapun, Dia memberi pahala orang yang berbuat kebaikan dan menghukum orang yang berbuat keburukan.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{jalan Allah yang milikNyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ketahuilah bahwa hanya kepada Allahlah segala urusan kembali} kembali


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

53. kemudian Allah menjelaskan jalan yang lurus tersebut, seraya berfirman “yaitu jalan Allah yang kepunyaanNya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi,” maksudnya, jalan yang dibentangkan oleh Allah untuk hamba-hambaNYa dan menyampaikan kepada mereka bahwa ia bisa mengantarkan mereka kepadaNYa dan kepada negeri karamahNya.”ingatlah, bahwa kepada Allah lah semua urusan kembali,” maksudnya, semua perkara kebaikan dan keburukan kembali kepadaNya, lalu Dia akan memberikan balasan kepada masing-masing menurut amal perbuatannya, jika baik dibalas dengan kebaikan dan jika buuk dibalas dengan keburukan.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 51-53
Ini tentang tingkatan-tingkatan wahyu jika dikaitkan dengan Dzat Allah SWT, yaitu terkadang Dia melemparkan sesuatu ke dalam diri Nabi SAW sesuatu yang tidak diragukan Nabi SAW bahwa hal itu dari Allah SWT
Firman Allah SWT (atau di belakang tabir) Sebagaimana Allah SWT berbicara kepada nabi Musa, lalu nabi Musa meminta kepadaNya. Agar dia dapat melihat DzatNya sesudah pembicaraan itu, tetapi pandangannya terhalang tabir.
Firman Allah: (atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat), lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki) Sebagaimana Dia menurunkan malaikat Jibril dan malaikat lainnya kepada para nabi (Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana) Allah Maha Tinggi, Maha Mengetahui, Maha Mengetahui, dan Maha Bijaksana. Firman Allah SWT (Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur'an) dengan perintah Kami) yaitu Al-Qur'an (Sebelumnya tidaklah kamu mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu) yaitu secara rinci, yang telah disyaratkan untukmu dalam Al-Qur'an (tetapi Kami menjadikan Al-Qur’an itu) yaitu Al-Qur’an (cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba kami) sebagaimana firmanNya: (Katakanlah, "Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedangkan Al-Qur’an itu suatu kegelapan bagi mereka Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh") (Surah Fushshilat: 44).
Firman Allah SWT: (Dan sesungguhnya kamu) wahai Muhammad (benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus) yaitu jalan yang benar lagi lurus. Kemudian dijelaskan dengan firmanNya SWT ((yaitu) jalan Allah) yaitu syariat yang telah diperintahkan Allah SWT (yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) yaitu Tuhan, Dzat yang Merajai, dan Mengatur keduanya, dan Hakim yang tidak ada yang menghalangi keputusanNya (Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan) yaitu semua urusan akan dikembalikan kepadaNya, lalu Dia akan menjelaskan dan menghukuminya. Maha Tinggi dan Maha Suci Allah dari apa yang dikatakan orang-orang yang zalim dan orang-orang yang ingkar dengan ketinggian yang setinggi-tingginya


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Asy-Syura ayat 53: (Yaitu jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) sebagai milik-Nya, makhluk-Nya dan hamba-hamba-Nya. (Ingatlah, bahwa kepada Allahlah kembali semua urusan) semua urusan dikembalikan.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Jalan tersebut menghubungkan kepada Allah dan kepada surga-Nya.

Yakni milik-Nya, ciptaan-Nya dan hamba-Nya.

Semua perkara baik maupun buruk dikembalikan, maka Dia akan memberikan balasan sesuai amal yang dilakukan seseorang; jika baik maka dibalas dengan kebaikan dan jika buruk, maka akan dibalas dengan keburukan.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Asy-Syura Ayat 53

Yaitu jalan Allah yang milik-Nyalah kewenangan dan kekuasaan terhadap apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, segala urusan kembali kepada Allah tanpa perantara, lalu dia memberi ganjaran pahala kepada mereka yang telah melakukan kebajikan dan menghukum mereka yang telah berbuat dosa. 1. H' m'm. Kedua huruf ini termasuk huruf-huruf yang terletak pada permulaan sebagian dari surah-surah al-quran seperti: alif l'm m'm, alif l'm r', alif l'm m'm s'd, dan sebagainya. Di antara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena di pandang termasuk ayat-ayat mutasyabihat, dan ada pula yang menafsirkannya. Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surah, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan al-quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa al-quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa al-quran di turunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad semata-mata, maka cobalah mereka buat semacam al-quran itu.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Itulah bermacam penjelasan dari banyak ahli ilmu terkait makna dan arti surat Asy-Syura ayat 53 (arab-latin dan artinya), moga-moga membawa faidah bagi kita bersama. Sokonglah syi'ar kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Paling Sering Dikaji

Telaah berbagai konten yang paling sering dikaji, seperti surat/ayat: Ayat Kursi, Ar-Rahman, Al-Mulk, Shad 54, Do’a Sholat Dhuha, Al-Kautsar. Juga Asmaul Husna, Al-Kahfi, Al-Baqarah, Yasin, Al-Waqi’ah, Al-Ikhlas.

  1. Ayat Kursi
  2. Ar-Rahman
  3. Al-Mulk
  4. Shad 54
  5. Do’a Sholat Dhuha
  6. Al-Kautsar
  7. Asmaul Husna
  8. Al-Kahfi
  9. Al-Baqarah
  10. Yasin
  11. Al-Waqi’ah
  12. Al-Ikhlas

Pencarian: al baqarah 284-286, al baqarah 155, surah almaun, surat al maidah ayat 32, surat al lahab

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: