Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Az-Zumar Ayat 4

لَوْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا لَاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ

Arab-Latin: Lau arādallāhu ay yattakhiża waladal laṣṭafā mimmā yakhluqu mā yasyā`u sub-ḥānah, huwallāhul-wāḥidul-qahhār

Terjemah Arti: Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Sekiranya Allah hendak mengangkat seorang anak, niscaya Dia memilih siapa yang Dia kehendaki dari makhlukNya maha suci Allah lagi maha tinggi dari kepemilikan terahadap anak, karena Dia maha esa lagi maha tunggal, dimana seluruh makhluk bergantung kepadaNya, yang maha perkasa yang menundukan seluruh makhlukNya dengan kuasaNya, maka segala sesuatu tunduk dan patuh kepadaNYa.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

4. Seandainya Allah hendak mengangkat anak, niscaya Allah akan memilih siapa yang Dia kehendaki dari makhluk-Nya, lalu menjadikannya seperti anak. Mahasuci Allah lagi Mahatinggi dari perkataan kaum musyrikin. Allah Maha Esa pada Żat, nama-nama dan sifat-sifat-Nya, tidak ada sekutu bagi Allah, Mahakuat atas segala makhluk-Nya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

4. لَّوْ أَرَادَ اللهُ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا لَّاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ (Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan-Nya)
Yakni Allah memilih di antara makhluk-makhluk-Nya siapa yang Dia kehendaki sehingga Dia tidak butuh terhadap seorang anak. Dan juga tidak ada sesuatu di dunia ini selain-Nya melainkan ia adalah makhluk-Nya, dan makhluk tidak layak menjadi anak dari Sang Pencipta, sehingga tidaklah Allah memilih seseorang kecuali dia adalah hamba-Nya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

4. Apabila Allah ingin mengambil anak, sebagaimana yang disangkakan oleh kaum musyrik, maka Allah akan memilih anak dari yang Dia kehendaki dari makhlukNya. Dan mereka semua lainnya bertanya: para malaikat itu adalah anak Allah, Uzairanak Allah, Masih (Isa) anak Allah, menunjukkan bahwa keistimewaan bagi Allah untuk mengambil anak. Dialah Allah yang Maha Esa yang Maha Perkasa Bagi setiap makhluk ciptaanNya. Maksudnya: ketika Allah berkehendak mengambil anak, maka Allah harus lebih Qadim dibanding ayahnya, dan mustahil, makhluk yang diciptakan lebih Qadim dari Penciptanya

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

(Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak) seperti apa yang mereka katakan, yaitu sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya, "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak..." (Q.S. Al-Anbiya, 26) (tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang diciptakan-Nya) untuk dijadikan-Nya anak; bukan seperti apa yang telah mereka katakan, bahwa para malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah, Uzair itu putra Allah dan juga Al-Masih adalah putra Allah (Maha Suci Allah) kalimat ini memahasucikan-Nya dari mengambil anak (Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan) semua makhluk-Nya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Sebagaimana yang disangka oleh orang-orang yang kurang akal.

Dari mempunyai anak.

Baik zat-Nya, nama-Nya, sifat-Nya maupun perbuatan-Nya. Sehingga tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya. Sekiranya Dia mempunyai anak, tentu anak itu akan sama dalam keesaannya, karena bagian darinya. Ternyata tidak demikian.

Dia berkuasa terhadap alam semesta, baik alam bagian atas maupun alam bagian bawah, sekiranya Dia mempunyai anak tentu anak tersebut tidak akan terkalahkan. Dengan demikian, Allah Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang semua makhluk bergantung kepada-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Sekiranya Allah hendak mengambil anak, sebagaimana anggapan orang-orang musyrik, tentu dia akan memilih apa yang dia kehendaki dari apa yang telah diciptakan-Nya, bukan menuruti apa yang menjadi anggapan orang musyrik. Mahasuci dia dari segala yang menyerupai-Nya. Dialah Allah yang maha esa tanpa sekutu, mahaperkasa dalam menciptakan alam raya. 5. Di antara bukti kuasa Allah menciptakan, mengurus, dan mengatur alam semesta adalah bahwa dia menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar. Dia senantiasa memasukkan malam atas siang sehingga gelap berganti terang, dan senantiasa memasukkan siang atas malam sehingga terang berganti gelap, dan menundukkan matahari dan bulan; masing-masing patuh pada hukum Allah, beredar pada porosnya, dan berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah, Allah menyempurnakan dan membaguskan ciptaan-Nya. Dialah yang mahamulia, maha pengampun, lagi maha penyayang.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Az-Zumar Ayat 5 Arab-Latin, Surat Az-Zumar Ayat 6 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Az-Zumar Ayat 7, Terjemahan Tafsir Surat Az-Zumar Ayat 8, Isi Kandungan Surat Az-Zumar Ayat 9, Makna Surat Az-Zumar Ayat 10

Category: Surat Az-Zumar

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Az Zumar Ayat 4