Surat As-Saffat Ayat 54

قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ

Arab-Latin: Qāla hal antum muṭṭali'ụn

Artinya: Berkata pulalah ia: "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"

« As-Saffat 53As-Saffat 55 »

Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang

Tafsir Mendalam Terkait Surat As-Saffat Ayat 54

Paragraf di atas merupakan Surat As-Saffat Ayat 54 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada pelbagai tafsir mendalam dari ayat ini. Terdokumentasikan pelbagai penjelasan dari beragam mufassir mengenai kandungan surat As-Saffat ayat 54, di antaranya sebagaimana berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

54-55 Orang mukmin yang masuk surga itu berkata kepada rekan-rekannya, ”apakah kalian berkenan untuk menengok sehingga kalian bisa melihat nasib rekan tersebut?” lalu dia melongok dan melihat rekannya berada di tengah-tengah api neraka.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

54-55. Maka orang yang beriman itu berkata kepada para penghuni surga yang lain: “Apakah kalian mau melihatnya bersamaku di neraka, agar kita menyaksikan keadaan dan kesudahan temanku itu?” Maka dia menyaksikan temannya di dunia itu berada di tengah neraka yang berkobar.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

54. Temannya yang beriman itu berkata kepada rekan-rekannya di Surga, “Mari kita lihat nasib temanku itu yang dulu mengingkari kebangkitan.”


Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

54. قَالَ (Berkata pulalah ia)
Orang yang beriman itu.

هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ(Maukah kamu meninjau (temanku itu)?)
Yakni lihatlah bersamaku para penghuni neraka agar aku dapat menunjukkan kepada kalian teman itu.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

54. Orang mukmin itu berkata kepada penduduk surga: “Apakah kalian mau meninjau ke neraka bersamaku supaya kita bisa melihat kondisi teman yang mengatakan itu?”


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Dia berkata} orang mukmin itu berkata kepada saudaranya di antara penghuni surga {“Maukah kalian menengok


Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

50-59. Setelah Allah menjelaskan kenikmatan mereka dan puncak kebahagiaan mereka dengan berbagai makanan, minuman, istri-istri yang cantik jelita, dan tempat-tempat duduk yang baik, maka Allah menjelaskan percakapan dan dialog di antara mereka tentang masalah masalah yang sudah berlalu, dan bahwasanya mereka terus dalam perbincangan dan saling bercakap-cakap hingga hal itu menyebabkan salah seorang di antara mereka berkata, “sesungguhnya aku dahulu mempunyai seorang teman” di dunia, ia mengingkari kehidupan setelah mati, dan ia mencelaku karena aku membenarkannya.
dan ia mengatakan, “Apakah kamu sungguh sungguh termasuk orang orang yang membenarkan? apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar benar diberi pembalasan,?” maksudnya, apakah kita akan diberi balasan atas amal perbuatan kita?! Artinya, bagaimana kamu membenarkan perkara yang tidak mungkin ini, yang benar benar sangat aneh ini!? Yaitu, apabila kita telah tercabik cabik dan menjadi tanah dan tulang belulang kita akan dibangkitkan dan dihidukan kembali, lalu kita dihisab dan diberi pembalasan sesuai dengan amal perbuatan kita? seorang penghuni surge ini berkata kepada rekan rekannya, inilah kisah dan berita dariku dengan temanku, dan aku tetap dan terus beriman lagi meyakini, sedangkan dia tetap dan terus mendustakan lagi mengingkari kebangkitan, hingga kita mati lalu kita dibangkitkan, dan kemudian aku sampai kepada apa yang kalian lihat sekarang berupa berbagai kenikmatan yang telah diinformasikan oleh para rasul, sedangkan dia sudah tidak diragukan lagi telah sampai ada azab.
Maka apakah “kalian mau meninjau “ supaya kita bisa melihatnya hingga kita makin merasa senang dan bahagia dengan apa yang sedang rasakan ini, dan agar itu benar benar menjadi pandangan dengan kasat mata!? Nampaknya bahwa di antara perihal keadaan para penghuni surge dan kebahagiaan sebagian dengan sebagian yang lain, adalah bahwa mereka pun pergi mengikutinya untuk meninjau temannya. ”Maka ia meninjau” dan melihat temannya tersebut “di tengah tengah mereka yang menyala nyala.” Maksudnya, di tengah tengah azab dan siksaannya. Azab benar benar telah mengelilinginya. Lalu orang itu berkata seraya mencela temannya atas keadaannya dan bersyukur kepada Allah atas karuniaNya, Karena telah menyelamatkan dirinya dari tipu muslihat temannya, “Demi Allah, sesungguhnya kamu benar benar hampir mencelakakanku.” Maksudnya, engkau hampir membinasakanku disebabkan kerancuan-kerancuan pemikiran yang kamu masukkan kepadaku berdasarkan anggapanmu.
“JIkalau tidak karena nikmat Rabbku,” kepadaku dengan meneguhkan pendirianku pada Islam, “pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret” di dalam azab bersamamu.
“Maka apakah kita tidak akan mati melainkan hanya kematian kita yang pertama saja, dan kita tidak akan disiksa?” maksudnya, orang yang beriman itu berkata kepadanya dengan membanggakan nikmat Allah kepada para penghuni surge dengan kekal abadi dan selamat dari azab. Ini adalah bentuk kalimat Tanya yang bermakna pengukuhan dan penetapan.
Dan FirmanNya, “Lalu sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain sambil bercakap-cakap,” ma’mul (objek) dalam kalimat ini dihapus, sedangkan konteksnya adalah kelezatan dan kesenangan. Maka ini menunjukkan bahwa mereka bila membicarakannya dan juga tentang masalah-masalah yang diperselisihkan serta rumit. Sebagaimana sudah dimakhlumi bahwa kelezatan para ahli ilmu adalah dengan memperbincangkan ilmu dan membahasnya melebihi kelezatan-kelezatan yang terjadi dalam perbincangan masalah dunia. Di sisi ini, di dalam surge, mereka mempunyai bagian yang sangat besar, mereka dapat menyingkap berbagai kenyataan-kenyataan ilmiah di dalam surge yang tidak mungkin di ungkapkan.


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat As-Saffat ayat 54: 54-57. Dan di ujung pembicaraan mereka, ia meminta teman-temannya ketika di surga, untuk melihat temannya ketika bersamanya di dunia yang ia berada di pertengahan neraka, yang akirnya (temannya tersebut) terhina dan tercela atas sangkaan buruknya terhadap Allah, Ia berkata : Sungguh hampir-hampir aku celaka, kalau saja Allah tidak memberikan kepadaku kenikmatan dan karunia, serta kekokohan di atas kebenaran maka aku tidak akan bisa melewati kebathilan, yang aku diseru kepadanya saat itu; Dan sungguh aku akan mendapatkan adzab bersamanya dengan dimasukkannya ke dalam neraka yang pedih karena sebab kufurnya ia (temanku) dan pengingkarannya.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yakni untuk melihatnya. Zahir ayat ini adalah, bahwa saudara-saudaranya akhirnya bersama-sama pergi mengikutinya untuk meninjau dan melihat orang yang diceritakannya itu.


Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat As-Saffat Ayat 54

Demikianlah cerita salah sorang penghuni surga kepada kawan-kawannya. Dia pun berkata, 'maukah kamu pergi bersamaku untuk meninjau temanku yang dulu mengingkari hari kebangkitan itu''55. Maka dia bersama temannya meninjaunya, lalu dia melihat teman-Nya itu tersiksa di tengah-tengah neraka yang menyala-Nyala.


Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang

Itulah beraneka penjelasan dari berbagai mufassirin terkait isi dan arti surat As-Saffat ayat 54 (arab-latin dan artinya), semoga membawa faidah bagi kita bersama. Sokonglah dakwah kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Cukup Sering Dicari

Terdapat ratusan konten yang cukup sering dicari, seperti surat/ayat: Al-Insyirah 8, Al-Baqarah 148, Al-Isra 26-27, At-Takwir, Al-Alaq 1-5, Ath-Thalaq 2-3. Ada pula Al-Insyiqaq, At-Taubah 105, At-Taubah 122, Al-Mu’minun, At-Tahrim 8, Al-Hujurat 10-12.

  1. Al-Insyirah 8
  2. Al-Baqarah 148
  3. Al-Isra 26-27
  4. At-Takwir
  5. Al-Alaq 1-5
  6. Ath-Thalaq 2-3
  7. Al-Insyiqaq
  8. At-Taubah 105
  9. At-Taubah 122
  10. Al-Mu’minun
  11. At-Tahrim 8
  12. Al-Hujurat 10-12

Pencarian: surah an najm ayat 62, al araf 58, arti surah yunus ayat 40-41, al baqarah ayat 40-50 latin, surat al imron ayat 133

Dapatkan pahala jariyah dan juga dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis

Surat dan Ayat Rezeki

Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah: