Surat Yasin Ayat 76

فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ

Arab-Latin: Fa lā yaḥzungka qauluhum, innā na'lamu mā yusirrụna wa mā yu'linụn

Artinya: Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.

« Yasin 75Yasin 77 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Hikmah Penting Mengenai Surat Yasin Ayat 76

Paragraf di atas merupakan Surat Yasin Ayat 76 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada pelbagai hikmah penting dari ayat ini. Ditemukan pelbagai penjabaran dari kalangan ahli ilmu terhadap isi surat Yasin ayat 76, di antaranya seperti tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Maka janganlah kamu (wahai rasul) bersedih karena kekafiran mereka kepada Allah, pendustaan mereka kepadamu dan penghinaan mereka kepadamu. Seseungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka simpan dan apa yang mereka tampakkan dan Kami akan membalas mereka atasnya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

76. Hai Rasulullah, janganlah kekafiran mereka terhadap Allah, dan pendustaan dan penghinaan mereka terhadapmu membuatmu sedih; sebab Kami mengetahui perkataan dan perbuatan yang mereka rahasiakan dan yang mereka tampakkan, dan Kami akan membalas semua itu.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

76. Wahai Rasul! Jangan kamu bersedih karena ucapan mereka yang menyatakan, "Sesungguhnya kamu bukanlah seorang utusan, atau sesungguhnya kamu adalah penyair," dan kebohongan-kebohongan lainnya. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka perlihatkan, tidak ada sesuatu yang samar bagi Kami, dan Kami akan membalas mereka atasnya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

76. فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ (Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu)
Sebab mereka pasti mengatakan “itu adalah tuhan-tuhan kami, yang menjadi sekutu Allah untuk disembah” dan perkataan lainnya.

إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ(Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan)
Dan Kami kelak akan membalas mereka atas semua itu.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

76. Maka jangan sampai ucapan mereka menempatkanmu dalam kesedihan, yaitu “Sesungguhnya mereka adalah tuhan-tuhan Kami”. Maka sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang menyekutukan Allah dalam beribadah. Sesungguhnya Kami mengetahui rahasia mereka, sesuatu yang ada dalam hati mereka dan sesuatu yang mereka tampakkan serta mereka ucapkan menggunakan lisan mereka, Lalu Kami membalas mereka atas hal itu.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Maka jangan sampai ucapan mereka membuatmu bersedih. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

76. maksudnya, maka hendaknya jangan sampai ucapan orang-orang yang didustakan itu menjadikan kamu sedih, wahai Rasul. Yang dimaksud ucapan disini adalah apa yang dimaksud oleh konteks ayat, yaitu setiap ucapan yang dengannya mereka mencemoohkan Rasulullah, atau apa yang beliau bawa. Artinya, maka kamu jangan menyibukkan hatimu dengan rasa sedih terhadap mereka.
“sesungguhnya kami mengetahui apa yang mereka rahasikan dan apa yang mereka nyatakan,” lalu kami akan memberikan pembalasan kepada mereka sesuai dengan pengetahuan kami tentang mereka. Dan sesungguhnya ucapan mereka sama sekali tidak memudaratkanmu.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 74-76
Allah SWT berfirman seraya mengingkari sikap orang-orang musyrik yang menjadikan tandingan-tandingan yang disembah bersama Allah. Mereka berbuat demikian dengan agar tandingan-tandingan itu dapat membantu, memberi rezeki, dan mendekatkan diri mereka kepada Allah SWT. Lalu Allah SWT berfirman: (Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka) yaitu sembahan-sembahan itu tidak mampu menolong orang-orang yang menyembahnya, bahkan lebih lemah, lebih hina, lebih rendah, dan lebih kecil; bahkan untuk menolong diri sendiri dan membalas orang yang bertujuan jahat terhadap dirinya. Karena berhala-berhala itu benda mati, tidak dapat mendengar, dan berpikir.
Firman Allah: (padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka) Mujahid berkata bahwa maknanya adalah di hari perhitungan, Allah bermaksud mengumpulkan semua berhala pada hari kiamat, semuanya dihadirkan saat hari perhitungan terhadap orang-orang yang menyembahnya, agar hal itu memperberat kesedihan mereka dan lebih menunjukkan kepada mereka ditegakkannya hujjah atas mereka.
Qatadah berkata tentang firmanNya: (Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka) yaitu sembahan-sembahan (mereka itu tidak dapat membantu mereka. padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka) Orang-orang musyrik itu marah demi berhala-berhala sesembahan di dunia. Padahal berhala-berhala itu tidak mendatangkan suatu kebaikan bagi mereka, tidak menolak suatu keburukan dari mereka, karena sesungguhnya berhala-berhala itu adalah patung-patung. Pendapat ini baik, dan itu adalah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir.
Firman Allah SWT: (Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu) yaitu pendustaan kalian terhadapmu dan kekafiran mereka kepada Allah (Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan) yaitu, Kami mengetahui semua yang ada pada diri mereka, dan Kami akan membalas, menggambarkan, dan berlaku kepada mereka atas hal itu dengan balasan setimpal pada hari dimana tidak ada sesuatupun dari perbuatan mereka, baik yang agung, hina, besar, dan kecil yang luput. Bahkan semua amal perbuatan mereka dahulu dan yang akan datang ditampakkan.


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Yasin ayat 76: Allah memerintahkan agar rasul jangan bersedih atas ucapan orang-orang musyrik ini dan atas celaan mereka atasnya, karena sesungguhnya Allah Maha Mengetahui secara sempurna atas mereka, dan akan dibalas bagi mereka serta akan dihisab atas perlakuan mereka kepada rasul.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yakni ucapan yang isinya mencela Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan mencela apa yang Beliau bawa. Misalnya ucapan mereka, bahwa Beliau bukanlah seorang rasul, dsb.

Maksudnya sibuk dengan kesedihan.

Yakni oleh karena itu, Kami akan memberinya balasan.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yasin Ayat 76

Maka dari itu, wahai nabi Muhammad, jangan sampai ucapan me-reka yang penuh kekafiran kepada Allah dan pendustaan kepadamu itu membuat engkau bersedih hati. Sungguh, kami mengetahui apa yang me-reka rahasiakan dalam hati mereka dan apa yang mereka nyatakan dalam bentuk perbuatan. Mereka akan diminta pertanggungjawaban atasnya pada hari kiamat dan pasti akan menerima balasannya. 77. Beralih dari uraian tentang pendustaan kaum kafir kepada nabi Muhammad, Allah melalui ayat ini menjelaskan keniscayaan hari kebangkitan. Ayat ini turun untuk menjawab kelancangan al-''' bin w'il yang menantang rasulullah untuk membuktikan kemampuan Allah membangkitkan kembali tulang lapuk yang dibawanya. Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa kami menciptakannya dari setetes mani, kemudian setelah melalui berbagai proses ia lahir ke dunia dan tumbuh menjadi manusia sempurna, lalu ternyata dia menjadi musuh yang nyata! mereka berubah menjadi musuh dengan mengingkari hari kebangkitan. Sungguh, sikap ini tidak sejalan dengan akal sehat.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah beraneka penjelasan dari banyak ulama terkait makna dan arti surat Yasin ayat 76 (arab-latin dan artinya), moga-moga membawa faidah bagi kita bersama. Bantu dakwah kami dengan memberi link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Konten Terbanyak Dikunjungi

Baca ratusan materi yang terbanyak dikunjungi, seperti surat/ayat: Al-A’la, Al-Qadr, Yusuf 28, Al-Kafirun, An-Naba, Do’a Setelah Adzan. Ada juga Seribu Dinar, Al-Fatihah, Al-Falaq, Al-Isra 32, Al-Hujurat 13, Adh-Dhuha.

  1. Al-A’la
  2. Al-Qadr
  3. Yusuf 28
  4. Al-Kafirun
  5. An-Naba
  6. Do’a Setelah Adzan
  7. Seribu Dinar
  8. Al-Fatihah
  9. Al-Falaq
  10. Al-Isra 32
  11. Al-Hujurat 13
  12. Adh-Dhuha

Pencarian: yunus ayat 40 41, al a'la ayat 17, surat 1 ayat 4, wamal hayatud dunya illa mata'ul ghurur meaning in arabic, surat al a'raf dan artinya

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: