Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Ar-Rum Ayat 44

مَنْ كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُ ۖ وَمَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِأَنْفُسِهِمْ يَمْهَدُونَ

Arab-Latin: Mang kafara fa 'alaihi kufruh, wa man 'amila ṣāliḥan fa li`anfusihim yam-hadụn

Terjemah Arti: Barangsiapa yang kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan barangsiapa yang beramal saleh maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan),

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

barangsiapa kafir, maka dia memikul hukuman atas kekafirannya, yaitu dia dikekalkan di dalam api neraka. Tetapi barangsiapa beriman dan beramal shalih, maka itu adalah untuk diri mereka sendiri, Allah menyiapkan tempat-tempat tinggal di surga untuk mereka, disebabkan keteguhan mereka dalam menjalankan ketaatan kepada tuhan mereka.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

44. Barangsiapa kafir kepada Allah, maka bahaya kekafirannya -yaitu kekal di Neraka- kembali kepada dirinya sendiri, dan barangsiapa mengerjakan amal saleh demi mengharapkan wajah Allah, maka manfaatnya kembali kepada diri mereka sendiri, mereka mempersiapkan diri untuk masuk ke Surga dan mendapat kenikmatan yang ada di dalamnya, kekal di dalamnya selama-lamanya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

44. مَن كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُۥ ۖ (Barangsiapa yang kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu)
Yakni balasan atas kekafirannya berupa neraka.

وَمَنْ عَمِلَ صٰلِحًا فَلِأَنفُسِهِمْ يَمْهَدُونَ(dan barangsiapa yang beramal saleh maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan)
Yakni mereka menyiapkan bagi diri mereka sendiri tempat tinggal di surga dengan amalan keshalihan.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

44. Barangsiapa mengingkari Allah, maka baginya itu malapetaka atas kekufurannya, yaitu neraka yang abadi. Dan barangsiapa beriman dan beramal shalih untuk menaati apa yang diperintahkan Allah, maka bagi diri mereka itu dihamparkan atau disiapkan tempat tinggal di surga

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah mengabarkan barangsiapa yang kufur dan menolak ayat-ayat Tuhannya, maka baginya akan menerima akibat dari perbuatannya itu, yaitu kekal di dalam neraka jahannam selamanya. Adapun bagi siapa yang mentauhidkan Allah dan beriman kepada-Nya serta mengikuti para Rasul-Nya; Mereka akan mendapatkan kebahagiaan dan kemenangan dengan ridha Allah dan kenikmatan di dalam surga-Nya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Baik terkait dengan hak Allah maupun hak hamba, demikian pula yang wajib maupun yang sunat.

Di samping itu, mereka tidak diberi balasan hanya sebatas yang mereka kerjakan, bahkan Allah akan menambahkan lagi dari karunia-Nya dan kepemurahan-Nya yang tidak dicapai oleh amal mereka. Hal itu, karena Allah mencintai mereka, dan apabila Dia mencintai seorang hamba, maka Dia melimpahkan ihsan dan pemberian yang membanggakan, serta memberikan nikmat yang banyak, baik nikmat zahir (lahir) maupun batin. Berbeda dengan orang kafir, maka Allah membenci dan murka kepada mereka, Dia akan menghukum dan mengazab mereka. Oleh karena itu pada lanjutan ayatnya, Allah berfirman, “Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar (kafir).”

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Di akhirat nanti setiap manusia akan memperoleh balasan perbuatannya dengan adil. Barang siapa kafir maka dia sendirilah yang menanggung akibat kekafirannya itu, dan barang siapa mengerjakan kebajikan dengan penuh keimanan maka pada dasarnya mereka telah menyiapkan untuk diri mereka sendiri tempat yang menyenangkan di surga sebagai tempat kebahagiaan abadi. 45. Allah memasukkan mereka ke surga agar Allah memberi balasan pahala kepada orang-orang yang beriman dan diwujudkan dengan mengerjakan kebajikan dari sebab karunia-Nya, bukan semata-mata keimanan dan amal salehnya. Sungguh, kenikmatan surga bagi orang mukmin sebagai wujud rahmat-Nya dan azab neraka bagi orang-orang kafir sebagai benuk keadilan-Nya, karena sesungguhnya dia tidak menyukai orang-orang yang kafir.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Ar-Rum Ayat 45 Arab-Latin, Surat Ar-Rum Ayat 46 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Ar-Rum Ayat 47, Terjemahan Tafsir Surat Ar-Rum Ayat 48, Isi Kandungan Surat Ar-Rum Ayat 49, Makna Surat Ar-Rum Ayat 50

Category: Surat Ar-Rum

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!