Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Maryam Ayat 59

۞ فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

Arab-Latin: Fa khalafa mim ba'dihim khalfun aḍā'uṣ-ṣalāta wattaba'usy-syahawāti fa saufa yalqauna gayyā

Terjemah Arti: Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan,

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Lalu datanglah sepeninggal orang-orang yang telah diberi kenikmatan kepada mereka itu para pengikut yang berperilaku buruk, meningglakan semua kewajiban shalat, atau mengakhirkan waktu pelaksanaannya, atau meninggalkan rukun-rukun dan wajib-wajibnya, dan mengikuti apa saja yang sesuai dan sejalan dengan hawa nafsu mereka. Maka mereka itu akan menemui keburukan, kesesatan dan kerugian di neraka jahanam.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

59. Kemudian datanglah setelah para nabi yang terpilih itu para pengikut yang buruk dan sesat. Mereka mengabaikan salat, tidak mengerjakannya sesuai cara yang diperintahkan, dan hanya mengerjakan maksiat yang sesuai kehendak hawa nafsu mereka semisal zina. Maka sungguh mereka akan mendapatkan balasan keburukan dan kerugian di neraka Jahanam kelak.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

59. فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ (Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek))
Yakni penerus yang buruk dari umat-umat mereka, mereka mengaku beriman dan menjadi pengikut para Nabi namun perbuatan mereka menyelisihi apa yang mereka katakan.

أَضَاعُوا۟ الصَّلَوٰةَ (yang menyia-nyiakan shalat)
Oleh sebab itu mereka menyia-nyiakan shalat.
Terdapat pendapat mengatakan bahwa mereka tidak mengerjakannya sesuai dengan yang disyariatkan, yakni dengan meninggalkan sebagian syarat-syarat dan rukun-rukunnya.

وَاتَّبَعُوا۟ الشَّهَوٰتِ ۖ (dan memperturutkan hawa nafsunya)
Yakni mereka mengerjakan perbuatan-perbuatan haram yang diinginkan hawa nafsu mereka seperti zina dan perbuatan buruk lainnya.

فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا (maka mereka kelak akan menemui kesesatan)
Makna (الغي) adalah keburukan. Pendapat lain mengatakan, yakni penyesalan.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

59. Maka sesudah mereka, hadir pengganti yang buruk yang menyia-nyiakan shalat dan menuruti hawa nafsunya seperti zina dan minum khamr, maka mereka kelak akan menemui kesesatan atau balasan keburukan

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Yakni dengan meninggalkannya seperti orang-orang Yahudi dan Nasrani. Jika shalat yang menjadi tiang agama, timbangan keimanan dan keikhlasan kepada Rabbul ‘alamin, yang merupakan amalan yang paling utama setelah tauhid, maka sudah tentu amalan yang lain lebih diabaikan.

Demikianlah ketika shalat sudah ditinggalkan, ia tidak punya lagi pegangan, sehingga ketika ada arus deras yang menghampirinya, maka ia terbawa olehnya ke mana saja.

Ada yang menafsirkan, bahwa ghay adalah lembah di neraka Jahannam yang berbau busuk. Ada pula yang menafsirkan, bahwa ghay adalah azab yang berlipat ganda lagi keras.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Usai menjelaskan sifat para nabi, rasul, dan orang yang mendapat karunia Allah, pada ayat ini Allah menerangkan balasan bagi orang yang sesat dan ganjaran bagi orang yang bertobat. Kemudian datanglah setelah mereka pengganti mereka, yaitu generasi baru yang berperangai buruk. Mereka termasuk golongan yang mengabaikan salat, baik dengan meninggalkannya atau melaksanakannya secara menyimpang dari ajaran para nabi dan rasul, dan mereka selalu mengikuti keinginan hawa nafsu-Nya sehingga terjerumus ke dalam dosa. Karena perbuatan dan perilaku mereka yang buruk, maka mereka kelak di akhirat akan termasuk kelompok orang yang tersesat dan mendapat balasan neraka. 60. Orang yang sesat dan berbuat maksiat akan mendapat balasan sesuai perbuatannya, kecuali orang yang bertobat dengan sepenuh hati dan tidak mengulangi keburukannya, sedang mereka beriman dan membuktikan keimanannya dengan mengerjakan kebajikan, maka mereka itu akan masuk surga sebagai balasan atas kebaikannya, dan mereka tidak dizalimi dan dirugikan sedikit pun.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Maryam Ayat 60 Arab-Latin, Surat Maryam Ayat 61 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Maryam Ayat 62, Terjemahan Tafsir Surat Maryam Ayat 63, Isi Kandungan Surat Maryam Ayat 64, Makna Surat Maryam Ayat 65

Category: Surat Maryam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Maryam 59 Qs Maryam Ayat 59 Tafsir Ayat 59 Surat Maryam Maryam Ayat 59 Latin Q.s Maryam 59