Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Maryam Ayat 43

يَا أَبَتِ إِنِّي قَدْ جَاءَنِي مِنَ الْعِلْمِ مَا لَمْ يَأْتِكَ فَاتَّبِعْنِي أَهْدِكَ صِرَاطًا سَوِيًّا

Arab-Latin: Y& abati innī qad j&`anī minal-'ilmi mā lam ya`tika fattabi'nī ahdika ṣirāṭan sawiyyā

Terjemah Arti: Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Wahai ayahku, sesungguhnya Allah telah memberiku ilmu yang tidak diberikanNYa kepadamu, maka terimalah ajakan dariku, dan ikutilah aku menuju ajaran yang aku seru engkau kepadanya, niscaya aku akan menunjukimu menuju jalan lurus yang engkau tidak akan mengalami kesesatan di dalamnya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

43. Wahai ayahku! Sungguh telah sampai kepadaku sebagian ilmu lewat perantaraan wahyu Allah yang tidak diberikan kepadamu, maka ikutilah aku niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

43. يٰٓأَبَتِ إِنِّى قَدْ جَآءَنِى مِنَ الْعِلْمِ مَا لَمْ يَأْتِكَ (Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu)
Nabi Ibrahim memberitahu ayahnya bahwa telah mendapat sebagian ilmu berupa wahyu dari Allah dan ilmu tersebut belum sampai pada ayahnya. Dan ilmu yang telah ia dapatkan dapat mengantarkannya kepada kebenaran dan mampu digunakan untuk memberi petunjuk orang yang tersesat.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

43. Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku melalui wahyu beberapa ilmu pengetahuan yang tidak engkau terima. Yaitu ilmu dan pentuntun menuju jalan kebenaran, yang menyelamatkan dari kesesatan. Maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus. Jalan yang bisa menyelamatkan dari segala kesusahan dan membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Kata-kata Nabi Ibrahim ‘alaihis salam sangat lembut, Beliau tidak mengatakan, “Wahai ayahku! Aku mengetahui sedangkan engkau tidak mengetahui”, bahkan mengatakan, “Sungguh, telah sampai kepadaku sebagian ilmu yang tidak diberikan kepadamu.”

Yaitu beribadah kepada Allah saja dan menaati-Nya dalam semua keadaan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Untuk lebih meyakinkan ayahnya bahwa berhala tidak layak disembah, ibrahim berkata dengan santun, 'wahai ayahku, sungguh telah sampai kepadaku sebagian ilmu yang tidak diberikan kepadamu, yaitu tentang tauhid atau keyakinan kepada tuhan yang layak disembah, maka ikutilah aku dengan penuh keikhlasan dan berimanlah kepada Allah yang esa, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus, yaitu jalan yang akan membawamu menuju kebenaran dan kebahagiaan. '44. Nabi ibrahim menerangkan betapa tidak bermanfaatnya ibadah ayahnya selama ini. Dia berkata, 'wahai ayahku, janganlah engkau menyembah setan, yaitu patung dan berhala itu atau lainnya, dan jangan engkau ikuti bisikan makhluk pengingkar itu. Setan selalu ingin manusia tersesat dan mengingkari Allah. Sesungguhnya setan itu sejak dulu durhaka kepada tuhan yang maha pengasih.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Maryam Ayat 44 Arab-Latin, Surat Maryam Ayat 45 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Maryam Ayat 46, Terjemahan Tafsir Surat Maryam Ayat 47, Isi Kandungan Surat Maryam Ayat 48, Makna Surat Maryam Ayat 49

Category: Surat Maryam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!