Surat Maryam Ayat 12

يَٰيَحْيَىٰ خُذِ ٱلْكِتَٰبَ بِقُوَّةٍ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ ٱلْحُكْمَ صَبِيًّا

Arab-Latin: Yā yaḥyā khużil-kitāba biquwwah, wa ātaināhul-ḥukma ṣabiyyā

Artinya: Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak,

« Maryam 11Maryam 13 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Menarik Berkaitan Surat Maryam Ayat 12

Paragraf di atas merupakan Surat Maryam Ayat 12 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam kandungan menarik dari ayat ini. Diketemukan aneka ragam penafsiran dari beragam mufassir terkait makna surat Maryam ayat 12, di antaranya seperti berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

maka ketika Yahya dilahirkan, dan dia telah mencapai usia yang mampu memahami ucapan yang ditujukan kepadanya, maka Allah memerintahkannya untuk mengambil kitab taurot dengan sungguh-sungguh melalui firmanNya: “Wahai yahya, ambilah kitab taurat dengan penuh keseriusan dan kasungguhan dengan menghafal teks-teksnya, memahami makna-maknanya, dan mengamalkannya. Dan Kami telah berikan kepadanya hikmah dan pemahaman yang baik saat dia masih kanak-kanak.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

12-14. Dan kabar gembira itu menjadi kenyataan dengan kelahiran Yahya. Dan setelah dia mencapai usia berakal, Allah memerintahkannya: “Hai Yahya, ambillah Taurat dengan penuh kesungguhan”.

Kami telah memberinya hikmah sejak dia masih kecil, dan Kami juga memberinya rahmat, kewibawaan, rezeki, dan keistiqamahan dari sisi Kami. Dia adalah orang yang taat kepada segala perintah Allah dan selalu menjauhi segala larangan-Nya. Dan dia adalah anak yang sangat berbakti kepada kedua orangtuanya dan tidak pernah angkuh dan berpaling dari Tuhannya.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

12. Lalu lahirlah Yahya. Ketika ia telah mencapai usia yang bisa memahami suatu perintah, Kami katakan padanya, "Wahai Yahya! Ambil dan pelajarilah Taurat ini dengan tekun dan sungguh-sungguh." Dan Kami berikan padanya pemahaman, ilmu, ketekunan dan kesungguhan sejak ia masih berusia kanak-kanak.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

12. يٰيَحْيَىٰ خُذِ الْكِتٰبَ بِقُوَّةٍ ۖ (Hai Yahya, ambillah Al Kitab itu dengan sungguh-sungguh)
Yakni Maka lahirlah seorang anak bagi Zakariya, hingga anak tersebut sampai pada umur yang sudah dapat diajak bicara. Maka Kami firmankan kepadanya: “wahai Yahya…”
Makna al-Kitab di sini adalah kitab Taurat.

وَءَاتَيْنٰهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا (Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak)
Makna (الحكم) adalah hikmah, yaitu kemampuan untuk memahami kitab. Pendapat lain mengatakan yakni kenabian yang diberikan ketika dia belum melewati usia anak-anak.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

1 ). { خُذِ ٱلْكِتَٰبَ بِقُوَّةٍ ۖ } "ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh" dan sungguh al-Quran telah mengguncangkan bumi ini ketika ia mengguncangkannya dengan makna yang terkandung di dalamnya, dan ketika penduduk bumi ini telah membuka dunia dengannya ketika al-Qur'an membuka akal pikiran mereka, dan mereka juga telah menguasai dunia ini har ketika prinsip al-Qur'an menguasai akhlak mereka, maka dengan ini semua sejarah kembali mencatat keajaiban al-Qur'an sebagaimana yang tela terjadi pada abad-abad pertama.

2 ). { وَءَاتَيْنَٰهُ ٱلْحُكْمَ صَبِيًّا } "Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak" Mu'ammar bin Rasyid berkata : aku diceritakan bahwasanya beberapa orang anak kecil mendatangi Yahya bin Zakaria dan berkata kepadanya : bawalah kami untuk bermain, lalu beliau menjawab : aku tidak dciptakan untuk bermain-main!

Bermain pada dasarnya tidak diharamkan secara mutlak; akan tetap hendaknya seorang hamba lebih mengutamakan tujuan penciptaan dirinya ketimbang lainnya.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

12. Ketika Yahya lahir dan mencapai usia baligh, Kami seru dan katakan kepadanya: “Hai Yahya, genggamlah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Kami berikan kepadanya hikmah berupa pemahaman atas rahasia Taurat selagi ia masih kanak-kanak.”


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{“Wahai Yahya, ambillah kitab} Taurat {itu dengan kuat} sungguh-sungguh dan serius {Kami menganugerahkan hikmah kepadanya} pemahaman, ilmu, kesungguhan dan tekad {ketika masih kanak-kanak


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

12. Pembicaraan yang telah lewat menunjukkan kelahiran, masa remaja, dan pertumbuhan Yahya. Pada saat dia sudah mencapai usia yang memungkinkannya untuk memahami arah pembicaraab, maka Allah memerintahkannya untuk mengambil kitab dengan penuh kekuatan, maksudnya dengan ketelatenan dan kesungguhan. Yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam menghafal lafazh-lafazhnya, memahami makna-maknanya dan menaati semua perintah dan larangan-larangannya. Inilah wujud kesempurnaan mengambil kitab dengan penuh kekuatan. Lantas, Yahya menaati perintah Rabbnya, memberi perhatian kepadanya, menghafal dan memahaminya. Lalu Allah meletakkan kecerdasan dan kepandaian pada Yahya yang tidak ditemukan pada orang lain. Oleh karena itu, Allah berfirman, “Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi dia masih kanak-kanak,” [maksudnya, mengetahui hukum-hukum Allah serta hikmah-hikmahNya saat masih kecil, dan kekanak-kanakan].


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 12-15
Ayat ini juga mengandung sesuatu yang dibuang yang bentuknya adalah dia mendapatkan anak laki-laki yang diberitakan dalam kabar gembira itu kepadanya yaitu Yahya, dan sesungguhnya Allah mengajarinya Al-Kitab, yaitu kitab Taurat, yang mereka pelajari di antara mereka, dan digunakan dalam memutuskan hukum oleh para nabi terhadap orang-orang yang menerima agama Yahudi, para pendeta, dan uskup. Saat itu nabi Yahya masih kecil, karena itu disebutkan dengan jelas dan merupakan nikmat yang dianugerahkan Allah kepadanya, dan kedua orang tuanya. Jadi Allah berfirman: (Hai Yahya, ambillah Al-Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh) yaitu pelajarilah kitab itu dengan kuat yaitu dengan kemampuanmu dan dengan sungguh-sungguh (Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih anak-anak) yaitu pemahaman, ilmu, kesungguhan, tekad, penerimaan terhadap kebaikan dan ketekunan dalam hal itu dengan segala kemampuannya, sedangkan dia masih kecil.
Firman Allah: (dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami) yaitu rahmat dari sisi Kami. Demikian juga dikatakan Ikrimah, Qatadah, dan Adh-Dhahhak, dan ditambahkan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat menilainya selain Kami. Qatadah menambahkan bahwa semoga Allah merahmati nabi Zakaria
Mujahid berkata tentang firmanNya: (dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami) yaitu belas kasihan dari Tuhannya kepadanya.
Ikrimah berkata tentang firmanNya: (dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami) dia berkata bahwa makannnya adalah kecintaan kepadanya.
Ibnu Zaid berkata bahwa hannan maknannya adalah kecintaan.
yang tampak dari konteks ayat ini bahwa firmanNya, ("Hanaan") di’athafkan kepada firmanNya: (Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak) yaitu Kami memberinya hikmah, belas kasihan dan kesucian. yaitu, Kami menjadikan dia mempunyai belas kasihan dan kesucian. Makna hannan adalah kecintaan dengan belas kasihan dan rasa rindu. Sebagaimana yang dikatakan orang Arab, "Hannat an-naqatu 'ala waladiha" (Unta betina itu menyayangi anaknya) dan "Hannat al-mar’atu 'ala zaujiha" (Wanita itu merindukan suaminya) Termasuk dalam hal ini bahwa seorang istri disebut hannah berasal dari kata Al-hannah. Dikatakan, "Hanna ar-rajulu ila wathanihi" (Lelaki itu merindukan tanah airnya) Termasuk di dalamnya adalah belas kasihan dan kasih sayang, sebagaimana yang dikatakan penyair:
“Kasihanilah aku, semoga Tuhan memberimu petunjuk, karena sesungguhnya pada setiap kedudukan itu ada caranya tersendiri”
Firman Allah: (dan kesucian (dari dosa)) di’athafkan kepada (hanaanan). Az-zakah maknannya adalah bersih dari kotoran dan dosa.
Qatadah berkata bahwa az-zakah adalah amal shalih.
Firman Allah: (dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka (14)) Allah SWT menyebutkan tentang ketaatan nabi Yahya kepada Tuhannya, dan sesungguhnya Allah menciptakannya sebagai orang yang memiliki kasih sayang, suci dan bertakwa. Di=an dihubungkan dengan itu adalah ketaatan dan baktinya kepada kedua orang tuanya, serta menjauhi hal-hal yang menyakitkan keduanya, baik secara ucapan maupun perbuatan, baik perintah maupun larangan. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka) Kemudian setelah menyebutkan sifat yang bagus, Allah berfirman tentang balasanNya kepadanya atas hal itu: (Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali (15)) yaitu dia dalam keadaan aman pada tiga keadaan itu.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Maryam ayat 12: Ayat ini ditujukkan kepada Yahya setelah Beliau lahir dan semakin besar, yaitu pada saat Beliau sudah dapat memahami pembicaraan, maka Allah memerintahkan Yahya untuk mempelajari kitab Taurat dengan sungguh-sungguh, baik dengan menghapalnya, memahami maknanya, mengamalkan perintah dan menjauhi larangannya.

Yakni pelajarilah Taurat itu, amalkan isinya, dan sampaikan kepada umatmu.

Maksudnya kenabian atau pemahaman terhadap Taurat dan pendalaman agama.

Menurut sebagian ahli tafsir, bahwa ketika itu usia Yahya 3 tahun.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Maryam Ayat 12

Usai menjelaskan tanda-tanda yang meyakinkan nabi zakaria tentang anugerah berupa anak yang diberi nama yahya, pada ayat ini Allah beralih menguraikan kejadian setelah anak ini dewasa. Allah berfirman, 'wahai yahya! ambillah dan pelajarilah kitab taurat itu. Pahami kandungannya dan laksanakan tuntunannya dengan sungguh-sungguh. ' kami telah mengajarinya isi taurat dan kami berikan hikmah kepadanya selagi dia masih kanak-kanak, sehingga saat dewasa ia telah paham betul kitab itu dan tidak pernah lalai dalam melaksanakannya. 13. Selain pemahaman tentang kandungan taurat, kami jadikan pula dia pemuda yang santun dan memiliki rasa kasih sayang kepada sesama. Inilah anugerah dari kami dan kami jadikan dia orang yang bersih dari dosa. Dan dia pun seorang yang bertakwa dan taat pada aturan-aturan Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian berbagai penjelasan dari kalangan mufassirin mengenai kandungan dan arti surat Maryam ayat 12 (arab-latin dan artinya), semoga bermanfaat bagi kita semua. Sokonglah kemajuan kami dengan mencantumkan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Banyak Dikunjungi

Kaji berbagai konten yang banyak dikunjungi, seperti surat/ayat: Luqman 13, Dua (2) Terakhir al-Baqarah, Al-Baqarah 285-286, Al-Fatihah 6, Maryam, An-Naas. Ada pula Al-Lail, Yasin 9, ‘Abasa, Al-Ma’idah 32, Al-Hujurat 10, At-Taubah 40.

  1. Luqman 13
  2. Dua (2) Terakhir al-Baqarah
  3. Al-Baqarah 285-286
  4. Al-Fatihah 6
  5. Maryam
  6. An-Naas
  7. Al-Lail
  8. Yasin 9
  9. ‘Abasa
  10. Al-Ma’idah 32
  11. Al-Hujurat 10
  12. At-Taubah 40

Pencarian: surah al ahzab ayat 59 latin, jus dalam al quran, wadkhuli jannati surah, surat al isra ayat 26-27 beserta artinya, surat al maun ayat 6

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: