Surat An-Nahl Ayat 50

يَخَافُونَ رَبَّهُم مِّن فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ ۩

Arab-Latin: Yakhāfụna rabbahum min fauqihim wa yaf'alụna mā yu`marụn

Terjemah Arti: Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka).

Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Surat An-Nahl Ayat 50

Ditemukan sekumpulan penjabaran dari berbagai ahli tafsir terhadap makna surat An-Nahl ayat 50, antara lain sebagaimana berikut:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Malaikat-malaikat takut kepada tuhan mereka yang berada di atas mereka dengan Dzat, kekuasaan, dan kesempurnaan sifat-sifatNya, dan mereka mengerjakan perintah yang ditunjukan kepada mereka untuk taat kepadaNya.
Di dalam ayat ini terkandung penetapan sifat ‘uluw(Allah mahatinggi) dan fauqiyyah(berada di atas makhlukNya) bagi Allah diatas seluruh makhlukNya sesuai dengan keagungan dan kesempurnaanNya.


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

50. Para Malaikat, di samping mereka senantiasa beribadah dan taat kepada Allah, mereka juga takut kepada Rabb mereka yang ada di atas mereka dengan Zat, kekuasaan dan kekuatan-Nya, para Malaikat itu melakukan apa yang Rabb mereka perintahkan, yaitu menaati-Nya.


Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

50. يَخَافُونَ رَبَّهُم مِّن فَوْقِهِمْ (Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka)
Yakni mereka takut dari Allah yang ada di atas mereka.

وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ(dan melaksanakan apa yang diperintahkan)
Yakni para malaikat atau seluruh yang disebutkan tadi taat kepada Allah.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

50. Para malaikat takut kepada Tuhan mereka yang memiliki kewenangan dan kuasa tinggi atas mereka. Mereka menaati Allah atas segala yang diperintahkan kepada mereka


Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

50. “mereka takut kepada Rabb mereka yang berkuasa atas mereka” setelah Allah menyanjung mereka atas banyaknya amalan ketaatan mereka dan ketundukan mereka kepada Allah, maka Allah juga memuji mereka atas rasa takut mereka kepada Allah yang berada di atas mereka, dengan Dzatnya, kekuasaanNya dan kesempurnaan sifat sifatNya. Mereka itu makhluk makhluk lemah di bawah kekuasaanNya “dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)” maksudnya apapun yang Allah perintahkan kepada mereka, maka mereka menaati perintahNya, dengan kerelaan dan kemauan sendiri.
Dan sujud para makhluk pada Allah terbagi menjadi dua: sujud terpaksa daan tunduk atas sifat sifat kesempurnaanNya. sujud jenis ini bersifat umum, mencakup seluruh makhluk, baik seorang Mukmin maupun kafir, orang baik dan jelek, makhluk yang berbicara atau tidak. Dan (kedua) sujud (dengan kerelaan) berdasarkan pilihannya, yang khusus terjadi pada wali waliNya dan hamba hambaNya yang beriman dari kalangan malaikat dan makhluk lainnya.


Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Makna kata:
(مِّن فَوۡقِهِمۡ) min fauqihim : “yang di atas mereka” dari atas mereka, karena Dia Maha Tinggi di atas segala sesuatu secara dzat, kekuasaan, dan kekuatan.
(مَا يُؤۡمَرُونَ) maa yu`maruun : “apa yang diperintahkan kepada mereka.” apa yang Rabb mereka ta’ala perintahkan.

Makna ayat:
“mereka takut kepada Rabb mereka yang ada di atas mereka” karena Dia-lah Yang Maha Tinggi dan Yang Tertinggi, seluruh makhluk berada di bawahnya “dan melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka.” mereka tidak membangkang dari perintah Rabb mereka. Jika seperti ini keadaan para malaikat, maka bagaimana jika kaum musyrikin yang mereka terus melakukan kerusakan, menyombongkan diri, dan penentangan sedangkan mereka adalah makhluk yang paling rendah serta yang paling buruk, jika mereka terus berada di atas kekufuran dan kesyirikan mereka.

Pelajaran dari ayat:
• Disyari’atkannya sujud pada ayat ini jika seorang qari` selesai membaca atau orang yang mendengar “merasa takut kepada Rabb mereka yang ada di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka.” maka ia bersujud—jika dalam keadaan suci—mengarah kiblat jika memungkinkan, bertasbih ketika sujud, bertakbir ketika turun dan naik (dari sujud) tanpa salam, namun tidak sujud ketika matahari terbit dan terbenam.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat An-Nahl ayat 50: Baik zat maupun kekuasaan-Nya.

Dengan sukarela.


Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat An-Nahl Ayat 50

Mereka, para malaikat, selalu takut kepada tuhan yang kekuasaannya berada di atas kekuasaan mereka, dan mereka senantiasa melaksanakan apa saja yang diperintahkan. Tidak pernah sekali pun mereka menyepelekan apalagi melanggarnya. Bukti-bukti ini menunjukkan betapa Allah mahakuasa dan maha esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan Allah memperingatkan manusia untuk mengesakan-Nya dengan berfirman, janganlah sekali-kali kamu menyembah dua tuhan dengan menyekutukan Allah dengan yang lain. Ketahuilah bahwa hanyalah dia tuhan yang hak dan maha esa dalam zat, sifat, dan perbuatan-Nya. Maka hendaklah kepada-ku saja kamu takut karena hanya aku yang dapat memberi kamu kebaikan dan pertolongan. Janganlah kamu takut kepada yang lain, seperti berhalaberhala yang kamu sembah, karena mereka tidak berdaya menyelamatkan kamu dari azab-ku.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Demikian beraneka penafsiran dari para mufassir berkaitan kandungan surat An-Nahl ayat 50, moga-moga menambah kebaikan untuk ummat. Bantulah kemajuan kami dengan memberikan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Lainnya: An-Nahl Ayat 51 Arab-Latin, An-Nahl Ayat 52 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti An-Nahl Ayat 53, Terjemahan Tafsir An-Nahl Ayat 54, Isi Kandungan An-Nahl Ayat 55, Makna An-Nahl Ayat 56

Terkait: « | »

Kategori: 016. An-Nahl

Artikel: Topik, Serial, Doa Dzikir, Lain-lain, Updates