Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Ayat Memanggil Ikan

Ikan adalah hewan yang Allah ciptakan dengan keunikan tersendiri, yakni mereka hidup di alam yang tidak bisa dihuni oleh manusia. Tepatnya di alam air: laut, sungai, samudera, kolam. Ini adalah salah satu kelebihan yang Allah berikan kepada ikan.

Manusia adalah salah satu makhluk yang memiliki kebutuhan terhadap hewan yang satu ini. Mereka perlu untuk memakan dagingnya dan telurnya, karenanya ikan sangat mereka sukai. Muncul pertanyaan, adakah ayat khusus di dalam al-Qur’an untuk memanggil ikan? Mungkin terdengar lucu, … ayat untuk memanggil ikan, adakah? Sebagian orang mengatakan ada ayat seperti itu. Akan tetapi tentu yang benar adalah tidak ada ayat yang Allah turunkan khusus untuk memanggil ikan.

Adapun yang dikatakan oleh sebagian orang bahwa QS Fathir ayat 2 dan 3 sebagai ayat untuk memanggil ikan, bukan itu peruntukannya. Berikut tafsir untuk kedua ayat tersebut:

مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۖ وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Arab-Latin: mā yaftaḥillāhu lin-nāsi mir raḥmatin fa lā mumsika lahā, wa mā yumsik fa lā mursila lahụ mim ba'dih, wa huwal-'azīzul-ḥakīm

Terjemah Arti: Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Apa yang Allah anugerahkan untuk manusia berupa rizki, hujan, kesehatan, ilmu dan nikmat-nikmat lainnya, tidak seorang pun yang kuasa untuk menahan rahmat tersebut, sedangkan apa yang Allah tahan darinya, maka tidak seorang pun mampu melepaskannya sesudahNya. Allah Mahaperkasa yang mengalahkan segala sesuatu, Mahabijaksana yang mengirimkan rahmat dan menahannya sesuai dengan hikmahNya. (Tafsir al-Muyassar)

2. مَّا يَفْتَحِ اللهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۖ (Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya) Yakni apa yang Allah berikan bagi mereka berupa hujan, rezeki, dan kebaikan, tidak ada seorangpun yang dapat menolaknya. وَمَا يُمْسِكْ(dan apa saja yang ditahan oleh Allah) Yakni dan tidak ada yang mampu memberi hal-hal itu jika Allah menahannya. Disebutkan dari Mughirah bin Syu’bah bahwa Rasulullah jika selesai mengerjakan shalat, beliau berdoa: اللهم لا مانع لما أعطيت ولا معطي لما منعت ولا ينفع ذا الجد منك الجد “Ya Allah tidak ada Dzat yang mampu menghalangi terhadap orang yang Engkau berikan se-suatu kepadanya. Dan tidak ada Dzat yang mampu mem¬berikan sesuatu kepada orang yang Engkau halangi. Dan tiada berguna orang yang mempunyai keberuntungan di hadapan keberuntungan dari pada-Mu” Pendapat lain mengatakan maknanya adalah bahwa rasul-rasul diutus sebagai rahmat bagi manusia, dan tidak ada yang mampu mengutus mereka kecuali Allah. (Zubdatut Tafsir)

2. Nikmat yang dibukakan dan diberikan Allah kepada manusia seperti kesehatan, keamanan, rejeki, pengetahuan, kenabian dan kebijaksanaan, maka tidak ada seorangpun yang mampu mencegahnya. Dan sesuatu berupa kebaikan yang dicegah Allah dari mereka, maka tidak ada seorangpun yang bisa mencegah terjadinya setelah itu kecuali Allah. Dia adalah Dzat yang Maha Kuat lagi Maha perkaya yang tidak dapat ditaklukkan dan Maha Bijaksana dalam tindakan dan pengaturannya sehingga tidak mungkin salah (Tafsir al-Wajiz)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ ۚ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ

yā ayyuhan-nāsużkurụ ni'matallāhi 'alaikum, hal min khāliqin gairullāhi yarzuqukum minas-samā`i wal-arḍ, lā ilāha illā huwa fa annā tu`fakụn

Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?

Wahai manusia, ingatlah nikmat Allah kepada kalian dengan hati, lisan dan anggota badan kalian, tidak ada Khaliq bagi kalian selain Allah yang memberi rizki kepada kalian dari langit dengan hujan dan dari bumi dengan air, barang tambang dan lainnya. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, tiada sekutu bagiNya, maka bagaimana kalian bisa dipalingkan dari tauhid dan ibadah kepadaNya? (Tafsir al-Muyassar)

3. يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ ۚ (Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu) Agar nikmat itu terus mengalir dan bertambah serta untuk mensyukurinya. هَلْ مِنْ خٰلِقٍ غَيْرُ اللهِ يَرْزُقُكُم مِّنَ السَّمَآءِ(Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit) Yakni dengan hujan. وَالْأَرْضِ ۚ( dan bumi?) Dengan tanaman dan lainnya. فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ (maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?) Yakni mengapa kalian berpaling dari kebenaran, yaitu dengan mengesakan Allah dan bersyukur kepada-Nya. (Zubdatut Tafsir)

3. Wahai seluruh manusia, ingat-ingatlah nikmat Allah yang diberikan kepada kalian. Jagalah itu dengan mengenali kebenarannya dan bersyukur kepadaNya atas nikmat itu. Pikirkanlah apakah ada pencipta lain selain Allah? Maknanya tidak ada pencipta lain selain Allah . Dia memberi rejeki kalian dari langit dan bumi, lalu bagaimana bisa kalian menyekutukanNya dengan yang lain? Tidak ada Tuhan yang dapat disembah dengan haq kecuali Dia. Bagaimana bisa kalian menghindar untuk mengesakanNya sedangkan kalian juga memberitahukan bahwa Dialah sang Pencipta dan Pemberi Rejeki?! (Tafsir al-Wajiz)

Related: Ayat Tentang Muamalah Arab-Latin, Ayat Tentang Tolong Menolong Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Ayat Tentang Ibu Hamil, Terjemahan Tafsir Ayat Tentang Takbiran, Isi Kandungan Ayat Tentang Aqidah, Makna Ayat Tentang Hijab

Category: Tafsir Topik

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Doa Memanggil Ikan Doa Untuk Memanggil Ikan Ayat Memangil Ikan Haditz Suarat Memanggil Ikan