Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Yunus Ayat 44

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَٰكِنَّ النَّاسَ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Arab-Latin: Innallāha lā yaẓlimun-nāsa syai`aw wa lākinnan-nāsa anfusahum yaẓlimụn

Terjemah Arti: Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Sesungguhnya Allah tidak berbuat zhalim kepada manusia sedikitpun dengan menambah kesalahan-kesalahan mereka atau mengurangi kebaikan-kebaikan mereka. Akan tetapi manusialah yang berbuat kezhaliman terhadap diri mereka sendiri dengan berbuat kekafiran, maksiat, dan melanggar perintah Allah dan laranganNya.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

44. Sesungguhnya Allah bersih dari tindakan zalim (semena-mena) kepada hamba-hamba-Nya. Dia tidak pernah menzalimi mereka sedikitpun. Tetapi merekalah yang gemar menzalimi diri mereka sendiri dengan cara menjerumuskan diri ke dalam jurang kehancuran, akibat terlalu fanatik kepada kebatilan, sombong dan angkuh.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

44. إِنَّ اللهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْـًٔا وَلٰكِنَّ النَّاسَ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ (Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri)
Karena keangkuhan mereka terhadap kebenaran mereka menjadi orang-orang yang menzalimi diri sendiri, dan sama sekali tidak menzalimi Allah. Dan Allah menciptakan bagi mereka perasaan yang dapat memahami sesuatu dengan baik, dan memberi mereka panca indra yang dapat mereka gunakan untuk mendapat sesuatu yang mereka inginkan, dan menyiapkan bagi mereka kemaslahatan agama, namun hal itu hanya membawa keburukan bagi mereka.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

44 Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim atau menghukum seseorang dengan semena-mena, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri dengan tidak mempergunakan indera dan hati mereka untuk menuju jalan kebenaran

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Dia tidak menambahkan keburukan mereka dan tidak akan mengurangi kebaikan mereka.

Ketika kebenaran datang kepada mereka, mereka tidak mau menerimanya, sehingga Allah menghukum mereka dengan mengecap hati mereka, dan penglihatan serta pendengaran mereka pun ditutup.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, karena dia sudah memberikan petunjuk menuju jalan kebenaran dan melarang ke jalan kesesatan serta memberi kebebasan kepada manusia untuk menentukan pilihan, tetapi manusia itulah yang menzalimi dirinya sendiri dengan berbuat kejahatan dan mengabaikan kebenaran. Setelah dijelaskan pada ayat sebelumnya bahwa Allah tidak sedikit pun menzalimi hamba-Nya, lalu dijelaskan tentang kebenaran ajaran Al-Qur'an, diantaranya adalah datangnya hari pembalasan. Dan ingatlah pada hari ketika Allah mengumpulkan mereka di padang mahsyar, mereka merasa seakan-akan tidak pernah berdiam di dunia kecuali sesaat saja pada siang hari, pada waktu mereka saling berkenalan. Sungguh rugi orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan siksa dan pahala dari Allah dan mereka itulah orang-orang yang benar-benar tidak mendapat petunjuk.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Yunus Ayat 45 Arab-Latin, Surat Yunus Ayat 46 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Yunus Ayat 47, Terjemahan Tafsir Surat Yunus Ayat 48, Isi Kandungan Surat Yunus Ayat 49, Makna Surat Yunus Ayat 50

Category: Surat Yunus

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!