Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Anfal Ayat 21

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ قَالُوا سَمِعْنَا وَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ

Arab-Latin: Wa lā takụnụ kallażīna qālụ sami'nā wa hum lā yasma'ụn

Terjemah Arti: Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (munafik) vang berkata "Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan janganlah kalian wahai kaum mukminin, menjadi orang-orang yang terjerumus dalam penentangan terhadap Allah dan rasulNya seperti kaum musyrikin dan kaum munafikin yang bila mendengar kitabullah dibacakan kepada mereka, mereka berkata, ”kami telah mendengarnya dengan telinga-telinga kami,” namun mereka sebenarnya tidak merenungi apa yang mereka dengar dan tidak memikirkannya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

21. Dan janganlah kalian -wahai orang-orang mukmin- bersikap seperti orang-orang munafik dan orang-orang musyrik yang apabila dibacakan ayat-ayat Allah kepada mereka maka mereka berkata, “Kami mendengar dengan telinga kami ayat-ayat Al-Qur`ān yang dibacakan kepada kami.” Akan tetapi mereka tidak mendengarnya sambil merenungkan maknanya dan mengambil pelajaran lalu mendapatkan manfaat darinya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

21. وَلَا تَكُونُوا۟ كَالَّذِينَ قَالُوا۟ سَمِعْنَا (dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (munafik) vang berkata “Kami mendengarkan)
Mereka adalah orang-orang munafik atau orang-orang Yahudi. Karena mereka mendengar seruannya dengan telinga mereka namun tidak memahami dan tidak menjalankannya maka mereka seperti orang yang tidak mendengar.
Atau yang dimaksud adalah bahwa mereka mendengar seruan namun tidak menjawab dan hanya berkata “kami mendengar namun kami tidak mentaatinya”.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

Begitu banyak diantara manusia yang mengatakan tatkala ia mendengarkan ayat-ayat Allah : ayat ini diturunkan pada orang-orang kafir atau munafiq, bukan pada orang seperti saya yang beriman, dan jika saja dalam mereka ada sifat yang dilarang oleh ayat itu, dan ayat itu memberi peringatan kepada mereka dari sifat-sifat itu dan dari perbuatan itu, maka sesungguhnya mereka menyadari bahwa diri mereka termasuk ke dalam golongan orang-orang yang : { قَالُوا سَمِعْنَا وَهُمْ لَا يَسْ } "vang berkata "Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan".

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim

21. Janganlah kamu menjadi seperti orang-orang munafik dan musyrik serta Yahudi vang berkata dan menunjukkan “Kami mendengarkan,” padahal mereka tidak mendengarkan. Mereka mendengar dengan teling tapi tidak faham dan tidak mengerjakan. Selamanya mereka tidak mendengarkan dengan sungguh-sungghuh dan kefahaman sedikitpun.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Yakni tidak mendengar sambil mentadaburi dan mengambil pelajaran daripadanya. Maksud ayat ini adalah janganlah kita hanya menyampaikan di lisan dakwaan yang tidak ada hakikatnya, karena yang demikian tidak diridhai Allah dan Rasul-Nya, dan lagi iman bukan sekedar angan-angan dan hiasan, akan tetapi iman sesungguhnya yang menancap di hati dan dibenarkan oleh amalan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang munafik atau musyrik yang berkata, kami mendengarkan, yakni mengetahui apa yang disampaikan kepada kami, padahal mereka terus-menerus tidak mendengarkan dan tidak mengamalkan karena hati mereka mengingkarinya. Ayat ini secara tidak langsung menyindir orang-orang yang mendengar tuntunan agama tetapi enggan mengamalkannya, yaitu dengan mengingatkan bahwa sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk, termasuk manusia, dalam pandangan Allah ialah mereka yang tuli, sehingga tidak dapat mendengar tuntunan dan memahami kebenaran, dan bisu sehingga tidak dapat berbicara, yaitu orang-orang yang tidak mengerti. Mereka memang tidak mau mendengar, mengatakan, dan memikirkan yang benar.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Anfal Ayat 22 Arab-Latin, Surat Al-Anfal Ayat 23 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Anfal Ayat 24, Terjemahan Tafsir Surat Al-Anfal Ayat 25, Isi Kandungan Surat Al-Anfal Ayat 26, Makna Surat Al-Anfal Ayat 27

Category: Surat Al-Anfal

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!