Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Anfal Ayat 4

أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَهُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Arab-Latin: Ulā`ika humul-mu`minụna ḥaqqā, lahum darajātun 'inda rabbihim wa magfiratuw wa rizqung karīm

Terjemah Arti: Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Mereka yang mengerjakan amal-amal tersebut, itulah orang-orang Mukmin sejati, secara lahir dan batin terhadap wahyu yang Allah turunkan kepada mereka. Bagi mereka tempat-tempat tinggal yang tinggi d sisi Allah, dan ampunan terhadap dosa-dosa mereka, serta rizki yang mulia, yaitu surga.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

4. Orang-orang semacam itulah yang disebut orang-orang mukmin sejati. Karena mereka dapat memadukan antara perilaku iman (yang batin) dan ajaran Islam yang lahiriah. Dan balasan bagi mereka ialah tempat yang tinggi di sisi Rabb mereka, pengampunan atas dosa-dosa mereka, dan rezeki yang mulia. Itulah kenikmatan yang Allah siapkan untuk mereka.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

4. أُو۟لٰٓئِكَ (merekalah)
Yakni orang-orang yang memiliki sifat-sifat yang disebutkan tadi.

هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ( yang beriman dengan sebenar-benarnya)
Memiliki keimanan yang sempurna, yang telah sampai pada derajat keimanan yang paling tinggi.

لَّهُمْ دَرَجٰتٌ(Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian)
Yakni derajat-derajat kebaikan dan kemuliaan surga yang sebagiannya lebih tinggi dari yang lain sesuai dengan keimanan dan amal shalih penghuninya.
Dan sifat derajat tersebut di sisi Allah yakni sebagai penambahan atas kemuliaan mereka.

وَمَغْفِرَةٌ (dan ampunan)
Atas dosa-dosa mereka.

وَرِزْقٌ كَرِيمٌ(serta rezeki (nikmat) yang mulia)
Dari keluasan karunia-Nya dan banyaknya kemurahan-Nya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

4. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya tanpa keraguan. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya di surga dan ampunan serta rezeki nikmat yang mulia di surga

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Karena mereka menggabung antara Islam dengan iman, antara amalan batin dengan amalan zhahir (nampak), antara ilmu dengan amal, antara hak Allah dan hak hamba-hamba Allah. Ayat ini menunjukkan, bahwa sepatutnya seorang hamba memperhatikan imannya dan menguatkannya, yang di antara caranya adalah dengan mentadabburi (memikirkan) kitab Allah dan memperhatikan maknanya.

Di surga, yaitu yang Allah siapkan untuk penghuni surga berupa sesuatu yang belum pernah terlihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga dan belum pernah terlintas di hati manusia.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Setelah menjelaskan beberapa bentuk amal yang berkaitan dengan hati, anggota tubuh dan harta, Allah menjelaskan bahwa mereka yang memiliki sifat-sifat seperti tersebut di atas itulah orang-orang yang benarbenar beriman, lahir dan batin, yang sempurna lagi mantap imannya. Mereka akan memperoleh derajat-derajat yang tinggi di sisi tuhannya, sesuai dengan amal mereka. Dan ampunan atas segala dosa mereka serta rezeki yang mulia berupa kehidupan yang baik di dunia dan kehidupan yang membahagiakan di akhirat. Sesungguhnya kemenangan itu bersumber dari Allah, tempat bergantungnya segala urusan. Persengketaan orang-orang beriman menyangkut soal pembagian harta rampasan perang itu mirip keadaan mereka ketika Allah memberi perintah kepada mereka untuk memerangi orang-orang musyrik di badar. Sebagaimana keadaan kaum muslim ketika berselisih soal pembagian harta rampasan, lalu Allah dan rasulnya mengambil alih pembagian itu, demikian pula ketika tuhanmu menyuruhmu pergi dari rumahmu di madinah untuk menghadang kafilah quraisy dan berperang di badar dengan cara dan tujuan yang benar melalui wahyu, meskipun sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu benar-benar tidak menyukainya ikut keluar menghadang musuh. Ketidaksenangan mereka sekarang soal pembagian harta rampasan sama dengan ketidaksenangan mereka dahulu ketika diperintah ke badar, tetapi kemudian terbukti pilihan Allah-lah yang menghasilkan kemenangan dan kebahagiaan.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Anfal Ayat 5 Arab-Latin, Surat Al-Anfal Ayat 6 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Anfal Ayat 7, Terjemahan Tafsir Surat Al-Anfal Ayat 8, Isi Kandungan Surat Al-Anfal Ayat 9, Makna Surat Al-Anfal Ayat 10

Category: Surat Al-Anfal

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!