Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-A’raf Ayat 47

۞ وَإِذَا صُرِفَتْ أَبْصَارُهُمْ تِلْقَاءَ أَصْحَابِ النَّارِ قَالُوا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Arab-Latin: Wa iżā ṣurifat abṣāruhum tilqā`a aṣ-ḥābin-nāri qālụ rabbanā lā taj'alnā ma'al-qaumiẓ-ẓālimīn

Terjemah Arti: Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu".

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Apabila pandangan mata orang-orang yang berada di atas al-‘araf di alihkan ke para sisi penduduk neraka, mereka mengucapkan, ”wahai tuhan kami, janganlah engkau menjadikan kami bersama kumpulan orang-orang yang zhalim akibat perbuatan syirik dan kekafiran mereka.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

47. Apabila pandangan orang-orang yang ada di Al-A'rāf dialihkan ke arah para penduduk Neraka dan menyaksikan beratnya azab yang mereka terima, mereka berdoa kepada Allah, “Wahai Rabb kami! Jangan Engkau kumpulkan kami bersama orang-orang yang zalim lantaran berbuat kufur dan menyekutukan-Mu."

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

47. وَإِذَا صُرِفَتْ أَبْصٰرُهُمْ تِلْقَآءَ أَصْحٰبِ النَّارِ قَالُوا۟ (Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka mereka berkata)
Yakni para penghuni A’raf berkata.

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِينَ (“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu”)
Mereka memohon kepada Allah agar tidak termasuk golongan orang-orang zalim.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

Pada lafazh { صرفت } menggambarkan bahwa mereka dipaksa untuk melihat kepada penghuni neraka; karena keadaan ketika itu sangat menakutkan, dan pemandangan neraka benar-benar buruk dan menakutkan, tidak satupun yang akan melihat kepadanya dengan oilihan sendiri, sedangkan mereka yang menghuni neraka itu menyeru kepada penghuni surga : { وَنَادَوْا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ } "Dan mereka menyeru penduduk surga: “Salaamun ‘alaikum".

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim

47. Ketika pandangan penduduk A’raf itu diubah ke arah penghuni neraka dan melihat azab yang ada di dalamnya, dengan mengiba mereka berkata: “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami bersama dengan kaum yang menzalimi diri sendiri itu”

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Mereka melihat pemandangan yang mengerikan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, dan orang-orang di atas a'ra'f, yaitu tempat yang tertinggi, menyeru penghuni neraka yang dahulu mendustakan ayat Allah dan rasul-Nya dan senantiasa membanggakan harta bendanya, penghuni neraka tersebut adalah orang-orang yang mereka kenal dengan tanda-tandanya, mereka berkata, wahai penghuni neraka, rasakanlah pedihnya azab Allah. Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang kamu sombongkan ketika di dunia, ternyata tidak ada manfaatnya sedikit pun buat kamu.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-A’raf Ayat 48 Arab-Latin, Surat Al-A’raf Ayat 49 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-A’raf Ayat 50, Terjemahan Tafsir Surat Al-A’raf Ayat 51, Isi Kandungan Surat Al-A’raf Ayat 52, Makna Surat Al-A’raf Ayat 53

Category: Surat Al-A'raf

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!