Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-An’am Ayat 88

ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Arab-Latin: żālika hudallāhi yahdī bihī may yasyā`u min 'ibādih, walau asyrakụ laḥabiṭa 'an-hum mā kānụ ya'malụn

Terjemah Arti: Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Hidayah tersebut adalah taufik Allah yang telah memberikan taufik untuk itu kepada orang yang dikehendakiNya diantara para hambaNya. Sekiranya para nabi itu melakukan perbuatan syirik kepada Allah, (sekedar sebagai pengandaian dan perumpamaan saja) pastilah akan lenyap dari mereka amal-amal kebaikan mereka, sebab sesungguhnya Allah tidak menerima amalan yang di sertai dengan kesyirikan.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

88. Bimbingan yang mereka terima itu berasal dari Allah, Dia membimbing hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki. Dan sekiranya mereka menyekutukan Allah dengan yang lain niscaya amal perbuatan mereka akan sia-sia. Karena perbuatan syirik dapat membatalkan amal saleh.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

88. ذٰلِكَ هُدَى اللهِ (Itulah petunjuk Allah)
Yakni hidayah, karunia, dan pemilihan sebagaimana yang telah disebutkan.

يَهْدِى بِهِۦ (Dia memberi petunjuk)
Yakni Allah.

مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۚ( kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya)
Mereka adalah orang-orang yang diberi taufik dalam melakukan kebaikan dan mengikuti kebenaran.

وَلَوْ أَشْرَكُوا۟( seandainya mereka mempersekutukan Allah)
Yakni mereka yang disebutkan sebelumnya itu.

لَحَبِطَ عَنْهُم (niscaya lenyaplah dari mereka)
Yakni terhapuslah amalan-amalan kebaikan yang telah mereka kerjakan.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

Allah menyebutkan di dalam surah al-An'am (18 nama Nabi), kemudian Dia -جل جلاله- mengatakan : { وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُ } "Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan", dari itu kita memahami bahwa ikhlash memiliki kedudukan yang tinggi dan merupakan hak Allah secara muthlaq, dan tidak sedikit pun untuk manusia jatah darinya, ikhlash adalah kedudukan : "mengkhususkan Tauhid hanya kepada Allah".

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim

88 Itulah petunjuk, anugerah, serta limpahan dari Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Mereka adalah orang-orang yang senantiasa berbuat kebaikan dan mengikuti kebenaran Seandainya mereka yang telah disebut itu mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan baik yang telah mereka kerjakan.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Oleh karena itu, mintalah petunjuk kepada-Nya.

Syirk menghapuskan amalan dan mengekalkan pelakunya di neraka, jika orang-orang pilihan itu berbuat syirk tentu hapuslah amalan mereka. Orang-orang pilihan saja dapat hapus amalnya jika berbuat syirk apalagi selain mereka.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Itulah petunjuk Allah yang amat tinggi nilainya, yang dengan itu dia memberi petunjuk, yaitu kemampuan dan kemudahan untuk melaksanakannya, kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang dia kehendaki karena telah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meraihnya. Sekiranya mereka yaitu yang telah disebutkan nama-namanya di atas mempersekutukan Allah, pasti lenyaplah, yakni sia-sia dan tidak berguna, aneka amalan yang telah mereka kerjakan. Peringatan bahkan ancaman tersebut wajar diberikan karena mereka itulah orang-orang yang telah kami berikan kitab baik secara langsung kepada mereka maupun tidak langsung yaitu mereka terima melalui rasul yang lain, dan hikmah, yaitu kemampuan mengamalkan petunjuk Allah tersebut dengan bijak, dan juga kenabian. Jika orang-orang, yakni penduduk mekah, yang engkau seru, wahai nabi Muhammad, itu mengingkarinya, maka kami akan menyerahkannya kepada kaum yang tidak mengingkarinya di antara mereka adalah para shiddiqun, syuhada, dan para ulama yang menjadi penerus tugas para nabi.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-An’am Ayat 89 Arab-Latin, Surat Al-An’am Ayat 90 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-An’am Ayat 91, Terjemahan Tafsir Surat Al-An’am Ayat 92, Isi Kandungan Surat Al-An’am Ayat 93, Makna Surat Al-An’am Ayat 94

Category: Surat Al-An'am

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!