Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-An’am Ayat 18

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ

Arab-Latin: Wa huwal-qāhiru fauqa 'ibādih, wa huwal-ḥakīmul-khabīr

Terjemah Arti: Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan Dia lah Allah yang Maha berkuasa, yang berada di atas sekalian hamba-hambaNya. semua makhluk tunduk kepadaNya dan hinalah para pembangkang di hadapanNya. Dia yang maha bijaksana yang meletakkan semua perkara pada tempaat semestinya sesuai dengan hikmahNya, juga Maha teliti yang tidak ada sesuatu pun yang samar bagiNya. Dzat yang memiliki sifat-sifat demikian, maka wajib untuk tidak disekutukan dengan apapun. Dalam ayat ini terkandung petunjuk sifat fauqiyyah Allah (maksudnya, Allah berada diatas) seluruh makhlukNya secara mutlak yang sesuai dengan keagunagan Allah .

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

18. Dia lah Tuhan Yang Maha Menang terhadap hamba-hamba-Nya serta Żāt yang menundukkan mereka. Mahatinggi dari mereka dalam segala hal dan tidak bisa dilemahkan oleh apa pun, serta tidak terkalahkan oleh siapa pun. Semuanya tunduk kepadaNya. Dia berada di atas hamba-hamba-Nya dalam bentuk yang sesuai dengan keagungan-Nya -Subḥānahu-. Dia lah Yang Maha Bijaksana dalam menciptakan sesuatu, mengatur makhluk-Nya dan menetapkan syariat-Nya, lagi Maha Mengetahui, sehingga tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

18. وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِۦ ۚ (Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya)
Yakni mengusai mereka dengan mampu memaksa mereka. Dan dalam kata memaksa terdapat makna lebih yang tidak terkandung dalam kata berkuasa, yaitu kemampuan untuk menolak seseorang mencapai keinginannya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

Allah mengatakan : { فَوْقَ عِبَادِهِ } "diatas segala hamba-hamba Nya" adalah karena Dia mensifati diri-Nya dengan penguasa dan penakluk bagi mereka, dan diantara sifat penguasa adalah senantiasa diatas dan meninggi.

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim

18. Allahlah Dzat yang Maha Menaklukkan, lagi Maha Luhur di atas hamba-hambaNya dengan keluhuran, kuasa dan kemenangan. Dialah Dzat yang Maha Bijaksana dalam tindakanNya dan Maha Pemberi kabar tentang sesuatu yang baik bagi hamba-hambaNya

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Oleh karena itu, tidaklah manusia bertindak, bergerak atau diam kecuali dengan kehendak-Nya. Semua makhluk tidak keluar dari kerajaan-Nya dan kekuasaan-Nya.

Dalam perintah dan larangan-Nya, memberi balasan dan menyiksa, dan dalam hal mencipta dan menetapkan taqdirnya.

Semua rahasia, perkara yang samar dan yang disembunyikan. Ini semua termasuk dalil tauhid-Nya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Allah menjelaskan dan menegaskan bahwa dialah yang berkuasa atas hamba-hamba-Nya, baik yang beriman maupun yang kufur, semuanya tunduk kepada Allah di akhirat. Dan dia mahabijaksana dalam penciptaan dan perbuatan-Nya, serta maha mengetahui segala sesuatu yang tampak maupun yang tersembunyi dari pandangan manusiakatakanlah, wahai rasulullah, kepada orang-orang musyrik ini, siapakah yang lebih kuat kesaksiannya dalam mengukuhkan kebenaranku sebagai utusan Allah' katakanlah, Allah. Dia menjadi saksi antara aku tentang apa yang aku sampaikan kepada kamu bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan tidak ada ibadah kecuali kepada-Nya, dan apa yang kamu ucapkan kepadaku berupa penolakan, kesombongan, dan olokolokan. Al-qur'an ini diwahyukan kepadaku sebagai bukti bahwa aku adalah utusan Allah agar dengan Al-Qur'an ini aku memberi peringatan kepadamu tentang hidup sesudah mati, pertanggungjawaban manusia di hadapan Allah, dan aku memperingatkan pula dengan Al-Qur'an ini kepada orang yang sampai Al-Qur'an kepadanya, meskipun tidak berjumpa dan tidak sezaman denganku. Dapatkah kamu benar-benar bersaksi dengan menunjukkan bukti-bukti yang meyakinkan bahwa ada tuhan-tuhan lain bersama Allah' katakanlah, wahai rasulullah kepada orang-orang musyrik itu, aku tidak dapat bersaksi untuk membuktikan ada tuhan-tuhan lain selain Allah. Katakanlah, kepada orang-orang yang menolak itu, sesungguhnya hanya dialah tuhan yang maha esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada tuhan yang memberi manfaat dan mudarat kepada manusia selain Allah, dan aku berlepas diri secara total dari apa yang kamu persekutukan, dewa-dewa dan berhala yang kalian anggap sejajar dengan Allah.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-An’am Ayat 19 Arab-Latin, Surat Al-An’am Ayat 20 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-An’am Ayat 21, Terjemahan Tafsir Surat Al-An’am Ayat 22, Isi Kandungan Surat Al-An’am Ayat 23, Makna Surat Al-An’am Ayat 24

Category: Surat Al-An'am

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!