Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Falaq Ayat 3

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

Arab-Latin: Wa min syarri gāsiqin iżā waqab

Terjemah Arti: Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan dari keburukan malam yang sangat gelap apabila ia datang dan menyebar,dan yang  ada padanya dari keburukan-keburukan dan gangguan-ganguan

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

3-4. Dan Aku berlindung kepada Allah dari keburukan malam saat aku bertemu makhluk (jahat) dalam kegelapannya. “Al-Ghasiq” adalah malam yang kegelapannya sangat pekat. Dan kata “Waqab” artinya adalah kegelapan malam menjadi semakin pekat. Aku berlindung kepada Allah dari keburukan para tukang sihir yang merusak manusia dengan sihirnya. “An-Nafatsat” adalah bentuk jamak dari kata “An-Nafatsah”. An-Naftsu adalah tiupan ringan. ‘Uqad adalah jamak dari kata “’uqdah” yaitu sesuatu yang dijerat menggunakan tali atau semacamnya, sehingga ikatan itu terurai. Allah memerintahkan Jibril untuk membantu Rasulallah SAW, lalu dia berkata:”Dengan menyebut nama Allah, aku membantumu dari setiap hal yang menyakitimu, yaitu dari pendengki dan pengintai, dan Allah akan menyembuhkanmu”. Maka berkuranglah pengaruh sihir ini terhadap Nabi yang semata-mata terjadi di urusan dunia saja (tidak berhubungan dengan wahyu) ketika beliau dalam keadaan agak sakit. Itu menunjukan gambaran peristiwa itu. Gambaran itu terjadi ketika dalam keadaan bermimpi.

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah (juga) memerintahkannya agar berkata kepada manusia : Sungguh aku berlindung kepada Allah dari keburukan malam jika datang kegelapannya yang sangat, yang menutupi bumi. Karena jika malam telah tiba, menyebarlah segala makhluk dan setan, dan memperbanyak keburukan dan kemaksiatan. Oleh sebab itu dikatakan : Malam lebih tersembunyi dibandingkan kebinasaan.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

3. Aku berlindung kepada Allah dari keburukan yang nampak di malam hari dan dari keburukan binatang dan maling.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

1 ). { وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ } Yakni : jika malam telah masuk, dan siapapun yang mengamati bagaimana kejahatan itu terjadi, dia akan mendapati kebanyakan kejadiannya pada malam hari, pada waktu itu juga para syaithon-syaithon bertebaran, juga mereka yang berkeinginan jahat pada orang lain, maka patutlah bagi orang-orang beriman mendapati hidupnya dalam kebahagiaan karena malam mereka dihabiskan dengan ibadah, mereka menghindari begadang yang tidak bermanfaat,.

2 ). { وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ } "Ghosiqin" yakni malam, dan Allah telah memerintahkan hamba-Nya agar mereka memohon perlindungan kepada-Nya dari kejahatan makhluk-Nya, adapun penyebutan malam pada surah secara khusus; karena kebanyakan terjadinya kemaksiatan dan kejahatan pada malam hari, pencurian banyak terjadi pada malam hari, hama juga keluar pada malam hari, dan ulama mengatakan : pengaruh dari sihir kebanyakan terjadi pada malam hari.

Li Yaddabbaru Ayatih / Lajnah Ilmiah Markaz Tadabbur

3. Kemudian Allah menyebutkan secara khusus setelah menyebutkan secara umum seraya berfirman, “Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,” yakni dari kejahatan apa pun yang ada di malam hari ketika kegelapan menutupi manusia dan kala banyak ruh-ruh jahat gentayangan, dan binatang-binatang yang menyakitkan bertebaran.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

غَاسِقٍ : Malam apabilah menjadi gelap gulita, dan matahari pun pergi, maka ketika malam telah tiba dengan gelapnya, pada saat itu akan bermunculan begitu banyak keburukan dan kejahatan, sehingga bahaya yang ditimbulkan oleh kejahatan tersebut berdampak buruk pula pada manusia, oleh karena itu kita dianjurkan untuk meminta perlindungan kepada Allah dari segala bahaya kejahatan yang terjadi pada malam yang gelap gulita, baik itu kejahatan yang ditimbulkan oleh perbuatan manusia, ataupun kejahatan yang disebabkan oleh ulah para syaithon, bahkan setiap kita harus meminta perlindungan dari keburukan yang disebabkan oleh diri kita sendiri.

( وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ) ( Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita ) غَاسِقٍ adalah : الظلام yakni gelap , Allah berfirman : { أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ } ( Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam ) [ Al-Isra' : 78 ] .

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Dan aku berlindung pula dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita pada waktu malam muncul hewan-hewan yang membahayakan dan pada waktu itu pula rencana jahat biasa disusun. 4. Dan aku berlindung pula dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul dengan rapalan-rapalan yang dilafalkannya. Mereka bekerja sama dengan setan untuk menimpakan keburukan kepada orang yang di sihir melalui cara cara tertentu, di antaranya dengan meniup buhul-buhul.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Falaq Ayat 4 Arab-Latin, Surat Al-Falaq Ayat 5 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat An-Nas Ayat 1, Terjemahan Tafsir Surat An-Nas Ayat 2, Isi Kandungan Surat An-Nas Ayat 3, Makna Surat An-Nas Ayat 4

Category: Surat Al-Falaq

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!