Surat At-Takatsur Ayat 2

حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ

Arab Latin: ḥattā zurtumul-maqābir

Terjemahan Arti: Sampai kamu masuk ke dalam kubur.

TERJEMAH TAFSIR

Kesibukan kalian terus demikian hingga kalian dibawa ke kuburan dan di makamkan disana.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

2-3. Sehingga kalian meninggal dan dikubur dalam kuburan. Maksudnya adalah Aku menyibukkanmu di tempat peristirahatan dunia. {Kalla} : untuk mencegah(mu) melakukan sesuatu sebelumnya seperti memperbanyak harta. Hal itu bukanlah hal yang kamu inginkan, kalian akan mengetahui buruknya hukuman atas kebanggaan kalian (atas harta) setelah meninggal dan pada hari kiamat. Sesungguhnya itu bukanlah kebahagiaan

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

1-2. Allah mengabarkan bahwa manusia telah disibukkan dari ketaatan kepada Allah dengan berbangga diri dan pamer atas banykanya harta dan anak; Sampai-sampai umurnya berakhir dan mereka binasa (hingga) menuju ke kuburan, dikuburkannya mereka di dalamnya sebelum dirinya (mampu) mendahulukan amalan yang baik (ketika di dunia). Dan ini adalah kondisi kebanyakan manusia. Kami meminta keselamatan kepada Allah.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

2. Sampai kalian meninggal dan di masukkan ke dalam kuburan.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Kalian tidak menyadari begitu jauhnya kalian mengembara untuk mengumpulkan kenikmatan dunia kecuali ketika kematian menjemput, dan kalian tidak sama sekali merasa puas dengan apa yang telah diperoleh dari harta dunia ini.

Kalian sibuk, sibuk dengan dunia hingga ajal menjemut, dan kemana kalian akan dibawa setelah kematian ? apakah kalian akan digiring ke istana-istana dan kekayaan-kekayaan yang telah kalian kumpulkan ? jasad kalian akan dibawa kemana ? jasad yang kaku itu akan ditimbun didalam kubur, kalian tidak lagi akan bersama dengan kemegahan yang berlimpah itu, melainkan sehelai kain yang membungkus badan, kalian keluar kedunia dari rahim ibu tanpa sehelai kain apapun, dan kalian akan dikeluarkan dari dunia ini kembali dengan tidak berbusana pula kecuali kain kafan sebagai penutup atau amalan shalih sebagai bekal untuk akhirat yang kekal.

Pada ayat ini dikatakan ( زرتم ) yang berarti mengunjungi, yakni manusia akan masuk kedalam kubur hanya sekedar sebagai kunjungan, karena kubur bukanlah tempat kembali yang paling terakhir, setiap manusia akan singgah di kuburnya masing-masing untuk menunggu waktu terjadinya kiamat.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Kelalaianmu dan kesibukanmu dengannya (bermegah-megahan) berlanjut terus sampai kamu masuk ke liang kubur. Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebut masuk ke dalam kubur dengan “zurtum” (kamu menziarahi) menunjukkan bahwa alam kubur atau alam barzakh bukan merupakan tempat terakhir, bahkan hanya sekedar diziarahi, kemudian ditinggalkan menuju ke tempat yang kekal (akhirat). Hal ini menunjukkan adanya kebangkitan dan pembalasan terhadap amal di negeri yang kekal yang tidak fana’. Oleh karena itu, Allah Subhaanahu wa Ta'aala menakut-nakuti mereka dengan firman-Nya, “Janganlah begitu! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),-- kemudian jangan begitu! Kelak kamu akan mengetahui.-- Janganlah begitu! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti (akibat bermegah-megahan itu),”

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Kamu tidak akan berhenti bermegah-megahan seperti itu sampai kamu mati dan masuk ke dalam kubur. 3-4. Tidak patut bagimu untuk lalai karena bermegah-megahan. Sekali-kali tidak! kelak kamu akan mengetahui dan menyadari bahwa akhirat itu lebih baik bagimu. Dan sekali-kali tidak patut bagimu berbuat demikian! kelak kamu akan mengetahui akibat dari kesibukanmu dengan dunia dan kelalaianmu dari ketaatan.

Tafsir Ringkas Kemenag