Surat Ad-Dhuha Ayat 7

وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.

Tafsir Al-Mukhtashar

7. Dan kami dapati kamu tidak mengetahui apa itu al-Kitab dan Iman, kemudian kami ajari kamu apa yang tidak kamu ketahui.

Tafsir Al-Muyassar

Tuhanmu mendapatimu tidak mengetahui apa itu al-qur’an dan apa itu iman, lalu dia mengajarimu apa yang kamu tidak ketahui dan membingbingmu kepada amal terbaik?

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

{ وَوَجَدَكَ ضَالًّا } Dan dia ( Tuhanmu ) mendapati dirimu tidak mengetahui apapun tentang wahyu ini, Allah ﷻ berfirman : { وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنْتَ تَدْرِي مَا الْكِتَابُ وَلَا الْإِيمَانُ } ( Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu ) [ Asy Syura : 52 ] .

Dan bukan maksud dari kata { ضَالًّا } adalah sesat kekafiran, akan tetapi maksud dari kata itu adalah ketidak tahuan Rasulullah tentang syariat islam dan wahyu, Allah ﷻ berfirman : { وَمَا كُنْتَ تَتْلُو مِنْ قَبْلِهِ مِنْ كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًا لَارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ } ( Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu). ) [ Al-Ankabut : 48 ] , dan Allah juga berkata : { وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُنْ تَعْلَمُ ۚ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا } ( dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu ) Annisa : 113 ] .

{ فَهَدَىٰ } Kemudian Allah ﷻ mengajarkan kepada Nabi-Nya dan membimbingnya dengan hidayah-Nya menuju jalan yang benar, Dia ﷻ memperlihatkan Rasul-Nya jalan yang jauh dari kesesatan, semua ini adalah salah satu nikmat Allah ﷻ yang paling besar yang Dia karuniakan kepada Nabi dan ummatnya .

Tafsir Hidayatul Insan

Yang dimaksud dengan bingung di sini ialah kebingungan untuk mendapatkan kebenaran yang tidak bisa dicapai oleh akal; Beliau tidak tahu apa itu kitab dan apa itu iman, lalu Allah Subhaanahu wa Ta'aala mengajarkan kepada Beliau apa yang Beliau tidak ketahui; menurunkan wahyu kepada Beliau dan memberikan Beliau taufiq kepada amal dan akhlak yang paling baik.

Tafsir Kemenag

Dan bukankah dia juga mendapatimu sebelum menjadi nabi sebagai seorang yang bingung karena belum mengetahui akidah dan hukum yang benar, lalu dia memberikan petunjuk melalui wahyu dan membimbingmu sampai akhir hayatmu'8. Dan bukankah dia juga mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu dia memberikan kecukupan kepadamu dengan mengelola dagangan khadijah dan dengan harta lainnya, seperti ganimah, serta membekalimu dengan sifat kanaah dan kesabaran atas pemberian-Nya'.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018

Surat Ad Dhuha Ayat 7