Surat Ad-Dhuha Ayat 6

أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

Tafsir Al-Mukhtashar

6. dan sungguh kami dapati kamu di waktu kecil yang telah ditinggal mati ayahmu, maka dijadikan untukmu perlindungan, sebagaimana kasih sayang dan kelembutan hati kakekmu Abdul Muththalib, kemudian pamanu Abu Thalib.

Tafsir Al-Muyassar

Bukankah tuhanmu mendapatimu sebagai anak yatim yang bapakmu wafat saat kamu masih dalam Rahim ibumu lalu tuhanmu menjaga dan melindungimu?

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Pada beberapa ayat setelahnya Allah ﷻ kemudian menyebutkan kembali nikmat-Nya yang Ia anugerahkan kepada Nabi-Nya untuk meyakinkan Rasulullah akan janji-Nya yang mulia itu, Allah ﷻ berfirman : { أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ , وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ , وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَىٰ } beberapa nikmat yang Allah ﷻ berikan kepada Nabi-Nya, maka yang memberikan kenikmatan ini didunia tentu akan memberikan yang lebih baik bagi Rasulullah dinakhirat nanti.

{ أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ } Sebelum lahirnya Rasulullah ﷺ kedunia dia telah menjadi anak yatim dengan wafatnya sang ayah, kemudian setelah beberapa tahun hidup bersama sang ibu, atas taqdir Allah ibu Rasulullah ﷺ meninggal dunia saat beliau masih berusia 6 tahun, dan kepengasuhan beralih kepada kakeknya Abdul Muththolib, ketika kakek beliau wafat pamannya Abu Thalib pun mengambil Rasulullah untuk diasuh, Rasulullah ﷺ kemudian diasuh oleh pamannya sejak kecil, hingga beliau ﷺ diangkat oleh Allah menjadi Rasul dan pamanya kerap mendukung dan membela beliau dalam berdakwah, bahkan pamannya yang belum bersyahadat itu pun sering melindungi beliau dari kejailan kaum kafir, dan apa yang dilakukan oleh pamannya adalah bentuk kasih sayang Allah kepada Rasul-Nya dengan menjadikan pamannya tunduk dan menjaganya dengan penuh kasih sayang, Abu Thalib yang sampai akhir hayatnya belum beriman kepada Allah ﷻ , adalah orang yang terhormat dan ditaati di kaumnya, Allah menjdikannya sebagai pelindung bagi Rasul-Nya dari keburukan kaumnya.

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)



أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ

Tafsir Hidayatul Insan

Apa yang disebutkan dalam ayat ini dan setelahnya merupakan bukti perhatian Allah Subhaanahu wa Ta'aala kepada Beliau.

Allah Subhaanahu wa Ta'aala mendapati Beliau dalam keadaan yatim-piatu; Beliau ditinggal wafat ibu dan bapaknya ketika Beliau tidak bisa mengurus diri Beliau, maka Allah Subhaanahu wa Ta'aala melindunginya, menyerahkan kepada kakeknya Abdul Muththalib, dan setelah kakeknya wafat Dia menyerahkan kepada pamannya Abu Thalib sampai kemudian Allah Subhaanahu wa Ta'aala membantu Beliau dengan pertolongan-Nya kemudian dengan kaum mukmin.

Tafsir Kemenag

Bukankah dia mendapatimu sebagai seorang yatim ketika kedua orang tuamu wafat, lalu dia melindungimu dalam asuhan kakek dan pamanmu' ayah nabi wafat ketika beliau dalam kandungan dan ibunya wafat ketika beliau berumur 6 tahun. Allah melindungi nabi dalam asuhan kakeknya, 'abdul muttalib, sampai usia 8 tahun, dilanjutkan oleh pamannya, ab' t'lib, hingga sang paman wafat. 7. Dan bukankah dia juga mendapatimu sebelum menjadi nabi sebagai seorang yang bingung karena belum mengetahui akidah dan hukum yang benar, lalu dia memberikan petunjuk melalui wahyu dan membimbingmu sampai akhir hayatmu'.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018