Surat Al-Balad Ayat 16

أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Atau kepada orang miskin yang sangat fakir.

Tafsir Al-Mukhtashar

16. Atau orang faqir yang tidak memiliki apapun.

Tafsir Al-Muyassar

Atau orang miskin yang tidak punya apapun.

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Atau kepada orang miskin yang sama sekali tidak memiliki apa-apa, dalam segi istilah fiqh "miskin" itu lebih tinggi diatas "faqir" , orang miskin itu masih memiliki sedikit harta yang bisa dia manfaatkan, akan tetapi Faqir adalah orang sama sekali tidak memiliki harta yang bisa ia gunakan, tetapi yang dimaksud dalam ayat ini adalah { أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ } yaitu orang miskin yang tidak memiliki harta apapun, yakni faqir yang membutuhkan bantuan darurat.

Maka perhatikanlah sedekamu agar kamu mengeluarkannya untuk mereka lebih awal kemudian selainnya, dari 4 ayat sebelumnya merupakan contoh dari kerja keras seorang hamba dalam meraih kebaikan, dan kebanyakan dari manusia belum sampai kepada derajat ini.

Tafsir Kemenag

13-16. Jalan yang mendaki dan sukar itu adalah melepaskan hamba sahaya dari perbudakan atau membantunya untuk membebaskan diri, karena perbudakan tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan, atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan kepada orang yang sangat membutuhkannya, yakni kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat sehingga dia akan mendapat dua pahala kebaikan sekaligus, yakni pahala sedekah dan silaturrahim, atau kepada orang miskin yang sangat fakir. Kepedulian kepada anak yatim dan orang miskin adalah akhlak yang sangat terpuji, namun butuh sifat kedermawanan agar seseorang bisa melakukannya. 17. Kemudian, bila dia mau menempuh jalan yang mendaki dan sukar itu maka dia termasuk orang-orang yang beriman dengan kukuh dan saling berpesan untuk bersabar dalam berbuat baik, menjauhi maksiat, serta menghadapi kesusahan hidup, dan saling berpesan untuk berkasih sayang kepada sesama makhluk.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018