Surat Al-Buruj Ayat 21

بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ مَّجِيدٌ

Arab-Latin: Bal huwa qur`ānum majīd

Artinya: Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia,

« Al-Buruj 20Al-Buruj 22 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Berharga Berkaitan Dengan Surat Al-Buruj Ayat 21

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Buruj Ayat 21 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beragam pelajaran berharga dari ayat ini. Ditemukan beragam penjelasan dari kalangan ulama terkait kandungan surat Al-Buruj ayat 21, misalnya sebagaimana termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

17-22. Apakah kamu sudah mendengar (wahai rasul), kabar orang orang kafir yang mendustakan nabi nabi mereka? Yaitu Fir’aun dan Tsamud dan azab serta hukuman yang menimpa mereka,tetapi mereka tidak mengambil pelajaran darinya, Sebaliknya orang orang kafir itu selalu dalam pendustaan secara berkesinambungan, seperti itulah orang-orang sebelum mereka. Allah meliputi mereka secara pengetahuan dan kekuasaan, tidak ada yang samar bagiNYA dari amal perbuatan mereka sedikitpun. Dan al-Qur’an bukan sebagaimana yang diklaim oleh orang-orang musyrik bahwa ia adalah syair dan sihir, lalu mereka mendustakannya, sebaliknya ia adalah al-qur’an yang agung lagi mulia, Di lauhil mahfuzh, tidak tersentuh perubahan dan penyelewengan.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

21. Dan Al-Qur`ān itu bukanlah syair dan bukan pula sajak sebagaimana dikatakan oleh para pendusta, justru ia adalah Al-Qur`ān yang mulia.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

21. بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ مَّجِيدٌ (Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia)
Yakni sangat mulia dan membawa berkah, dan ia bukan seperti yang dituduhkan orang-orang kafir bahwa itu adalah syair, perdukunan, dan sihir.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

21. Bahkan Alquran ini adalah kitab yang mulia agung dang diagungkan. Tidak seperti yang mereka kira bahwa Alquran hanyalah susunan syair, atau sihir, atau hanya ramalan belaka


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Bahkan Al-Qur’an yang mulia


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Ayat 21-22
“Bahkan yang didustakan mereka itu ialah al-Qur’an yang mulia,” yakni, luas dan agung maknanya dan banyak kebaikan serta ilmunya, “yang tersimpan dalam Lauhul Mahfudz,” yang terjaga dari perubahan, penambahan, dan pengurangan dan terpelihara dari setan. Itulah Lauhul Mahfudz tempat Allah menegaskan sesuatu. Hal ini menunjukkan kemuliaan, kekuatan, dan tingginya derajat al-Qur’an di sisi Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 11-22
Allah SWT berfirman tentang para hambaNya yang beriman, bahwa: (bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai) berbeda dengan apa yang Dia sediakan bagi musuh-musuhNya, yaitu api yang membakar dan neraka Jahim; Oleh karena itu Allah berfirman: (itulah keberuntungan yang besar) Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras (12)) yaitu, sesungguhnya azab dan pembalasanNya terhadap musuh-musuhNya yang telah mendustakan para rasulNya dan menentang perintahNya benar-benar keras, besar. dan kuat, karena sesungguhnya Allah SWT memiliki kekuatan Yang Maha Kokoh, yang segala sesuatu yang Dia kehendaki pasti terjadi sesuai dengan kehendakNya dalam sekejap atau lebih cepat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya Dialah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). (13)) yaitu kekuatan dan kekuasaanNya yang sempurna dapat menciptakan makhluk dan menghidupkannya kembali sebagaimana Dia memuai penciptaannya. tanpa ada yang dapat menghalangi atau mencegahNya (Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih (14)) Dia mengampuni dosa orang yang bertaubat dan tunduk kepadaNya bagaimanapun dosanya. Dan (al-wadud) menurut Ibnu Abbas dan lainnya adalah Maha Pengasih.
(Yang mempunyai 'Aray) yaitu pemilik 'Arsy yang agung dan tinggi di atas semua makhluk. Dan (al-majid) itu ada dua bacaan, yaitu rafa karena menjadi sifat dari “Ar-Rabb”; dan jar karena menjadi sifat dari 'Arsy. Keduanya maknanya benar.
(Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendakiNya (16)) yaitu, apa pun yang hendak Dia lakukan tidak ada yang mencegah keputusanNya; dan tidak ada yang menanyakan apa yang Dia perbuat karena keagungan, keperkasaan, kebijaksanaan, dan keadilanNya.
Firman Allah SWT: (Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang (17) (yaitu kaum) Fira'un dan (kaum) Tsamud? (18)) yaitu apakah kamu pernah mendengar pembalasan yang ditimpakan Allah kepada mereka dan azab yang Dia turunkan kepada mereka tanpa ada seorang pun yang dapat menolaknya dari mereka? Hal ini merupakan penegasan dari firmanNya: (Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras (12)) yaitu Jika Dia menghukum orang zalim, maka Dia menghukumnya dengan hukuman yang pedih dan keras, layaknya hukuman dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa.
Firman Allah SWT: (Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan (19)) yaitu mereka selalu berada dalam keraguan, kebimbangan, kekafiran, dan keingkaran (padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka (20)) yaitu Dia berkuasa dan mengalahkan mereka, serta mereka tidak luput dariNya dan tidak dapat melemahkanNya (Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al-Qur'an yang mulia (21)) yaitu yang agung dan mulia (yang (tersimpan) dalam Lauhil Mahfuz (22)) yaitu, Al-Qur'an itu di kalangan para malaikat terpelihara dari penambahan, pengurangan, penyimpangan, dan perubahan.


📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Lajnah Daaimah (Komite Fatwa Majelis Ulama KSA)

{ بَلْ هُوَ } Apa yang telah dibawaka oleh Muhammad { قُرْآنٌ مَجِيدٌ } adalah Qur'an yang diagugkan, yaitu wahyu yang merupakan syari'at dari Allah ﷻ Tuhan semesta alam, bukan kitab yang dengan orang-orang bodoh berdusta, dan sesungguhnya Al-Qur'an itu dijaga dan lindungi oleh pemiliknya : { إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ } ( Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. ) [ Al-Hijr : 9 ] . Tidak siapapun yang boleh mempermainkannya, atau sekedar menambahkan atau mengurangi dari apa yang telah ditetapkan didalamnya.

Itulah Al-Qur'an yang merupakan salah satu nikmat Allah yang paling besar bagi manusia.


📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, ulama besar abad 14 H

بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ“Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia, yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh.
” Maknanya: Bahwa yang dibawa oleh Rasul ‘alaihissolaatu wassalaam adalah قُرْآنٌ مَجِيدٌ “quran yang mulia” Maknanya: memiliki keagungan dan kemuliaan. AL-Quran di sifati dengan mulia tidak berarti sekedar Al-Quran saja yang mulia, tatapi disamping Al-Quran mulia, yang membawanya lalu menegakan kewajibannya berupa membaca dengan sebenar-benar bacaan, maka orang-orang yang seperti ini pun mendapatkan kemuliaan, keagungan dan kedudukan yang tinggi.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Buruj ayat 21: 21-22. Kemudian Allah tutup surat ini dengan penjelasan atas mereka yang mendustakan Al Qur’an, (padahal ia) terjaga dari perubahan, dan tertulis di Lauh Al Mahfudz dan sebagai ummul kitab di sisi Allah. Allah menafikan apa yang mereka tuduhkan kepada Al Qur’an, mereka katakan : Al Qur’an adalah syair dan ia adalah dongeng-dongeng belaka.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yakni luas maknanya, banyak kebaikannya dan pengetahuannya.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Buruj Ayat 21

Bahkan yang didustakan oleh kaummu yang kafir itu ialah Al-Qur'an yang mulia, yang tinggi kedudukannya di antara kitab-kitab suci lain, kalam tuhan yang mahaagung. Betapapun didustakan dan dianggap sebagai kumpulan dongeng orang kuno oleh kaummu yang kafir itu, Al-Qur'an tetap tidak ternodai kemuliaannya. 22. Itulah kitab suci yang tersimpan dalam tempat yang terjaga, lauh mahf'z. Itulah tempat paling rahasia yang tidak diketahui hakikatnya oleh manusia. Di dalamnya terdapat detail peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam semesta. Tempat ini terjaga dari setan yang berusaha mengintai dan mencari tahu isinya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian kumpulan penjelasan dari berbagai ulama berkaitan makna dan arti surat Al-Buruj ayat 21 (arab-latin dan artinya), semoga membawa manfaat untuk kita bersama. Bantulah usaha kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Link Sering Dibaca

Baca banyak topik yang sering dibaca, seperti surat/ayat: Seribu Dinar, An-Naba, Do’a Setelah Adzan, Al-Fatihah, Al-Kafirun, Yusuf 28. Serta Al-Hujurat 13, Al-Falaq, Al-Qadr, Al-Isra 32, Adh-Dhuha, Al-A’la.

  1. Seribu Dinar
  2. An-Naba
  3. Do’a Setelah Adzan
  4. Al-Fatihah
  5. Al-Kafirun
  6. Yusuf 28
  7. Al-Hujurat 13
  8. Al-Falaq
  9. Al-Qadr
  10. Al-Isra 32
  11. Adh-Dhuha
  12. Al-A’la

Pencarian: surah al an'am ayat 152, surah al mu'min, surah alashr, surah al hajj, surat at taubah 105

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.