Surat Al-Infitar Ayat 14

وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ

Arab Latin: Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm

Terjemahan Arti: Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.

TERJEMAH TAFSIR

14-16. Dan sesungguhnya orang orang durhaka yang melalaikan hak-hak Allah dan hak-hak para hamba NYA berada di neraka jahim, Apinya membakar mereka dihari pembalasan. Mereka tidak akan lolos dari azab neraka jahanam,baik dengan keluar atau dengan kematian.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

13-14. Sungguh, orang yang beriman dengan teguh akan mendapatkan balasan kenikmatan surga. Adapun mereka yang ingkar dan mengabaikan hukum Allah akan mendapatkan siksa neraka

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

13-14. Kemudian Allah mengkabarkan bahwasanya penilaian (hasil akhir) adalah apa yang dicatat oleh para malaikat (dari amalan-amalan yang dikerjakan) seorang hamba. Maka bagi orang-orang mukmin yang mentaati Rabbnya di dunia, mereka akan mendapatkan balasan kemenangan dan kesenangan. Adapun orang-orang kafir yang bermaksiat kepada Rabb mereka di dunia, maka tempat kembalinya adalah di neraka, mereka dibakar di dalamnya dan di azab di dalamnya. Mereka tidaklah hidup tidak pula mati.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

14. Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka yang membakar mereka.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Ayat 13-19

Yang dimaksud dengan orang-orang baik adalah mereka yang menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak hambaNya, yang selalu konsisten dengan kebaikan dalam aktivitas hati maupun anggota badan. Balasan mereka adalah kenikmatan di hati, ruh, dan badan di dunia, di alam barzakh, dan di negeri keabadian.
“Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka,” yang tidak menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak hamba secara sempurna, mereka yang hati dan amalnya berdosa, “benar-benar berada dalam neraka,” yaitu dalam azab yang pedih di dunia, di alam barzakh dan di negeri keabadian. “Mereka masuk ke dalamnya,” dan disiksa dengan sekeras-kerasnya, “pada Hari Pembalasan,” yaitu pada hari Hari Pembalasan amal perbuatan. “Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu,” yaitu mereka tetap berada di dalamnya dan tidak bisa keluar. “Tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu? Sekali lagi, tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu?” dalam ayat ini terdapat pemberitahuan yang memperbesar huru-hara hari yang sulit yang membuat akal risau, “(yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain,” meski dekat dan berteman tulus, masing-masing disibukkan oleh diri sendiri dan tidak ingin meminta tolong dari yang lain. “Dan segala urusan pada hari itu dalam kekusaan Allah,” Dia-lah yang menghukumi antara manusia dan mengambilkan hak orang yang dizhalimi dari orang yang menzhalimi.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka berada dalam azab dunia, dan azab kubur, dan di akhirat mereka akan mendapati diri mereka penuh dengan azab dan siksaat, dalam diri mereka penuh dengan siksaan, hati mereka terasa sempit dan tertekan, hati mereka penuh dengan kegelisaan, bahkan diantara mereka ada yang bunuh diri karena merasa berada dalam siksaan didunia, itulah keadaan orang-orang durhaka didunia.

Dan didalam kubur api menyala-nyala diatas mereka, kubur mereka menjadi lubang dari lubang neraka.

Dan pada hari kiamat mereka ditempatkan di neraka jahannam, mereka selalu berada dalam siksaan.

Maka jangan dibayangkan bahwa mereka akan mendapat azab dan siksaan hanya ketika kiamat itu tiba, akan tetapi didunia pun mereka disiksa, hidup mereka penuh dengan siksaan dan kesempitan, Allah berfirman : { وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ } ( Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. ) [ Thaha : 124 ] , penghidupan yang sempit, dan mereka menyangka bahwa mereka sedang berada dalam limpahan harta, akan tetapi hati mereka terasa sempit dan tersiksa.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ “dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.” Al-Fujjaar mereka adalah orang-orang kafir, kebalikan al-Abraar لَفِي جَحِيمٍ Maknanya: Neraka yang menyala

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Yaitu mereka yang tidak memenuhi hak Allah dan hak hamba-hamba-Nya; yang buruk hati dan amalnya.

Yakni azab yang pedih, baik di dunia, di alam barzakh maupun di akhirat.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka kepada Allah, enggan menaati-Nya, bahkan mengingkari, mendurhakai, dan menyekutukan-Nya, benar-benar berada dalam neraka yang penuh siksaan yang sangat mengerikan. 15. Mereka yang durhaka itu masuk ke dalamnya pada hari pembalasan, di mana semua manusia harus mempertanggungjawabkan tiap detail perbuatannya.

Tafsir Ringkas Kemenag