Surat Al-Infitar Ayat 13

Text Bahasa Arab dan Latin

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa yang menegakkan hak-hak Allah dan hak-hak hamba-hamba NYA benar-benar dalam kenikmatan.

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

الأبرار : Yaitu orang-orang yang banyak beramal shalih mereka berada dalam kenikmatan yang berlimpah... kapan ? mereka akan mendapatkan kenikmatan didunia dan ketika didalam kubur serta ketika mereka dibangkitkan dari kubur mereka, mereka akan selalu berada dalam kenikmatan, mereka berada dalam kebahagiaan dan kelapangan hati, mereka bersenag-senang dengan ketaatan mereka kepada Allah didunia, dan mereka pun akan bersenang-senang dengan ganjaran dari amalan mereka didalam kubur dan di akhirat nanti.

Orang-orang yang banyak beramal shalih berada dalam kenikmatan yang berlimpah, walaupun dia miskin harta, akan tetapi pada hakikatnya dia dalam kenikmatan yang tidak terputus, karena kenikmatan yang sesungguhnya itu dihati yang tenang dan bukan pada harta yang banyak, boleh jadi dia yang dikelilingi dengan harta dunia yang berlimpah akan tetapi pada hakikatnya hidup mereka penuh dengan kegundahan hati.

Tafsir Hidayatul Insan

Yaitu mereka yang memenuhi hak Allah dan hak hamba-hamba-Nya; yang senantiasa melazimi kebaikan baik pada hati mereka maupun amal mereka.

Baik kenikmatan bagi hati, ruh maupun badan. Demikian pula baik di dunia, di alam barzakh maupun di akhirat.

Tafsir Kemenag

Semua perbuatan manusia tercatat dalam buku catatan amal yang kelak akan diperlihatkan kepada mereka di akhirat. Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti, beriman, dan beramal saleh, benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan tiada tara, tak terbayangkan, apalagi terbandingkan dengan kenikmatan duniawi. 14. Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka kepada Allah, enggan menaati-Nya, bahkan mengingkari, mendurhakai, dan menyekutukan-Nya, benar-benar berada dalam neraka yang penuh siksaan yang sangat mengerikan.

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018