Surat At-Takwir Ayat 13

وَإِذَا الْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Dan apabila surga didekatkan,

Tafsir Al-Muyassar

Dan apabila surga yang penuh kenikmatan didekatkan kepada penghuninya,(yaitu orang orang yang bertakwa).

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Dan apabila surga itu didekatkan kepada orang yang beriman, sehingga mereka pun dapat melihatnya, dan neraka juga didekatkan kepada para pelaku kekufuran, maka mereka juga melihatnya dengan jelas didepan mata mereka, Allah berfirman : { وَرَأَى الْمُجْرِمُونَ النَّارَ فَظَنُّوا أَنَّهُمْ مُوَاقِعُوهَا وَلَمْ يَجِدُوا عَنْهَا مَصْرِفًا } ( Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya. ) [ Al Kahfi : 53 ] , dalam ayat lain Allah berkata : { وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ وُقِفُوا عَلَى النَّارِ فَقَالُوا يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ } ( Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”, (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan). ) [ Al An'am : 27 ] mereka mengharap dapat kembali didunia, akan tetapi angan-angan itu tidak lagi berlaku dan tidak bermanfaat bagi mereka sama sekali.

Surga itu didekatkan kehadapan orang-orang beriman, maka mereka pun senang dan bahagia dengan apa yang mereka dapati, sedangkan orang-orang kafir menginginkan diri mereka kembali kepada kematian dan tidak ingin bertemu dengan kiamat itu.

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

وَإِذَا الْجَنَّةُ Surga: Negerinya orang-orang bertakwa, di dalamnya terdapat kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan tidak perneh terbersit di hati seorang manusia, أُزْلِفَتْ Maknanya: Didekatkan dan dihias untuk orang-orang yang beriman, lihatlah perbedaar antara neraka dan surga, nereka adalah negeri orang-orang kafir yang dinyalakan dan dikobarkan api di dalamnya, sedangkan surga negeri orang-orang beriman yang dihias dan didekatkan, وَإِذَا الْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ “dan apabila surga didekatkan,” semua itu akan terjadi di hari kiamat
Apabila kita memabaca ayat ayat ini:
إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ (1) وَإِذَا النُّجُومُ انْكَدَرَتْ (2) وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ (3) وَإِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْ (4) وَإِذَا الْوُحُوشُ حُشِرَتْ (5) وَإِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْ (6) وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ (7) وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ (8) بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ (9) وَإِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتْ (10) وَإِذَا السَّمَاءُ كُشِطَتْ (11) وَإِذَا الْجَحِيمُ سُعِّرَتْ (12) وَإِذَا الْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ
“Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan, dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan), dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, dan apabila lautan dipanaskan, dan apabila ruh-ruh dipertemukan, apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh, dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka, dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila surga didekatkan,” ayat-ayat tersebut terdiri dari 12 jumlah sampai saat ini belum datang jawabannya, karena semuanya masuk dalam konteks syarat (yang memiliki jawab syarat) إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ “Apabila matahari digulung,” Jawabannya tidak datang setelahnya, apa yang terjadi setelah kejadian-kejadian itu terjadi?

Tafsir Hidayatul Insan

Kepada orang-orang yang akan memasukinya, yaitu orang-orang yang bertakwa.

Tafsir Kemenag

8-13. Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup tanpa dosa dan kesalahan ditanya, karena dosa apa dia dibunuh. Masyarakat jahiliah merasa malu bila mempunyai anak perempuan karena wanita dianggap tidak mempunyai peran apa-apa dalam kehidupan. Untuk menutup rasa malu, mereka rela mengubur anak-anak perempuannya hidup-hidup. Dan apabila lembaran-lembaran yang berisi catatan perbuatan manusia, yang besar maupun yang kecil, dibuka lebar-lebar. Pada saat itu manusia tidak bisa mengelak dari apa yang telah dia perbuat di dunia. Dia yang menerima catatan amal dengan tangan kanan akan berbahagia. Sebaliknya, mereka yang menerima dengan tangan kiri akan celaka. Dan apabila langit dilenyapkan. Langit yang semula menjadi atap bagi penduduk bumi akan dikelupas layaknya kulit binatang dikelupas dari tubuhnya. Dan apabila neraka jahim dinyalakan dengan suhu panas yang tidak terbayangkan. Neraka itu disediakan bagi mereka yang ingkar kepada Allah. Dan apabila surga dengan segala kenikmatannya didekatkan kepada mereka yang beriman dan beramal saleh. 14. Pada saat itulah setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya di dunia, apakah perbuatan baik atau buruk.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018