Surat Ali ‘Imran Ayat 57


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Arab-Latin: Wa ammallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti fa yuwaffīhim ujụrahum, wallāhu lā yuḥibbuẓ-ẓālimīn

Terjemah Arti: Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan rosul-rosul Nya dan mengerjakan amal sholeh, maka Allah akan memberi mereka pahala amal-amal mereka secara sempurna tanpa pengurangan. Dan Allah tidak mencintai orang-orang yang zalim dengan berbuat syirik dan kekufuran.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

57. Sedangkan orang-orang yang beriman kepadamu dan kepada kebenaran yang engkau bawa kepada mereka, dan mereka mau melaksanakan amal saleh, seperti salat, zakat, puasa, menjalin persaudaraan dan lain-lain, maka Allah akan memberi mereka ganjaran atas amal perbuatan itu secara sempurna, tanpa ada pengurangan sedikitpun. Pembicaraan tentang para pengikut Isa Al-Masih ini adalah pengutusan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- yang telah dikabarkan sendiri oleh Al-Masih. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. Salah satu kezaliman yang paling besar ialah menyekutukan Allah -Ta'ālā- dan mendustakan Rasul-Nya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

57. فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ ( maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka)
Yakni Allah akan membalas pahala mereka secara penuh dan sempurna.

وَاللهُ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِينَ ( dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim)
Yakni sebagai bentuk sindiran akan kemurkaan atas mereka.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

57 Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh yang diperintahkan Allah, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala dari amalan-amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim kepada diri mereka sendiri yang kafir kepada Allah dan rasul-Nya dan membangkang atas perintah tuhannya.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

56-57. Balasan dalam ayat ini bersifat umum atas semua orang yang bersifat seperti itu dari seluruh pemeluk agama-agama dahulu. Kemudian ketika diutusnya penghulu para Rasul dan penutup para nabi di mana syariatnya menghapus seluruh syariat terdahulu dan agamanya menghapus seluruh agama-agama terdahulu, maka barangsiapa yang berpegang pada selain agama tersebut, maka ia termasuk orang-orang yang celaka.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

Baik amal shalih yang terkait dengan hati, lisan maupun anggota badan yang diajarkan rasul, dan mereka melakukannya dengan niat mencari ridha Allah Rabbul 'alamin.

Ayat ini pun menunjukkan bahwa di dunia mereka akan mendapatkan pahala terhadap amal mereka, baik dengan dimuliakan, ditolong dan mendapatkan kehidupan yang bahagia, hanya saja pahala secara sempurna akan diberikan pada hari kiamat, di mana mereka akan mendapatkan kebaikan yang mereka kerjakan semuanya ada di hadapan, lalu diberikan balasannya dan diberikan tambahan oleh Allah dari karunia dan kepemurahan-Nya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Adapun orang yang beriman kepada Allah dengan mengikuti ajaran utusan-Nya, termasuk nabi isa, dan diwujudkan dengan melakukan kebajikan, maka dia akan memberikan pahala kepada mereka dengan sempurna di akhirat berupa surga. Allah tidak menyukai orang zalim yaitu mereka yang melanggar batas-batas kebenaran yang telah Allah tetapkan, antara lain menganggap nabi isa sebagai tuhan atau anak tuhandemikianlah, kami bacakan kepadamu, wahai nabi Muhammad, sebagian ayat-ayat atau bukti-bukti kebenaran risalahmu melalui kisahkisah umat terdahulu, antara lain, kisah nabi isa bin maryam dan nabi zakaria, dan peringatan yang penuh hikmah; itulah Al-Qur'an.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Related: Surat Ali ‘Imran Ayat 58 Arab-Latin, Surat Ali ‘Imran Ayat 59 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Ali ‘Imran Ayat 60, Terjemahan Tafsir Surat Ali ‘Imran Ayat 61, Isi Kandungan Surat Ali ‘Imran Ayat 62, Makna Surat Ali ‘Imran Ayat 63

Category: Surat Ali 'Imran


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!