Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qalam Ayat 34

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ

Arab-Latin: Inna lil-muttaqīna 'inda rabbihim jannātin na'īm

Terjemah Arti: Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

34. Sesungguhnya orang-orang yang takut dari hukuman Allah dengan melaksanakan apa yang Allah perintahkan kepada mereka dan meninggalkan apa yang Allah larang, bagi mereka di sisi Tuhan mereka di akhirat surga-surga yang berisi kenikmatan yang abadi.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

34. Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, di sisi Rabb mereka terdapat Surga-surga yang penuh kenikmatan, mereka bersenang-senang di dalamnya, kenikmatannya tak pernah berhenti.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

34-35. Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa di sisi Tuhan mereka di akhirat kelak adalah surga-surga yang dapat mereka nikmati selama-lamanya. Apakah (pantas) kami akan menyamakan tempat tinggal dan balasan orang-orang muslim dengan orang-orang kafir?!

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Ketahuilah oleh kalian bahwasanya Allah menyiapkan bagi orang-orang yang bertakwa, yang mana diantara mereka dan adzab ada sesuatu yang mencegahnya (dari adzab), yaitu dengan ketauhidannya, kemudian dengan mengerjakan apa yang diperintah Allah dan menjauhi apa yang Allah larang. Allah berikan mereka surga, yang di dalamnya tidak pernah dilihat oleh mata, tidak juga telinga pernah mendengarnya dan tidak juga ada kekhawatian di dalam hati manusia.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

34-41. Allah mengabarkan apa yang dipersiapkan bagi orang-orang yang bertakwa yang menjaga diri dari kekufuran dan berbagai kemaksiatan, berupa berbagai macam kenikmatan dan kehidupan sentosa di dekat Allah, Dzat Yang Mahamulia. Kebijaksanaan Allah tidak menyamakan antara orang-orang yang bertakwa yang menunaikan hak-hak Rabb mereka, tunduk pada perintah-perintahNya dan yang meniti ridhaNya seperti orang-orang pendosa yang larut dalam kemaksiatan, mengkufuri ayat-ayatNya, membangkang rasul-rasulNya dan memerangi para kekasihNya.
Jika ada yang mengira balasan kedua golongan tersebut sama, tentu hukum yang berlaku tidak adil. Hukumnya batil dan pandangannya tidak benar. Jika para pendosa mengira demikian, mereka sama sekali tidak memiliki sandaran. Bukan kitab yang mereka pelajari dan baca yang menyebutkan bahwa mereka adalah penghuni surga, mereka mendapatkan apa saja yang mereka inginkan dan pilih, mereka juga tidak memiliki janji dan sumpah sempurna di sisi Allah pada Hari Kiamat bahwa mereka akan mendapatkan apa pun yang mereka putuskan, mereka juga tidak memiliki sekutu dan teman yang membantu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika mereka memiliki sekutu dan teman, silahkan mereka datangkan jika mereka adalah orang-orang yang benar. Sebagaimana diketahui, semua hal itu tidak ada. Mereka tidak memiliki kitab dan janji di sisi Allah akan mendapatkan keselamatan, mereka juga tidak memiliki sekutu yang akan menolong mereka. Maka dapat diketahui bahwa klaim mereka batil belaka. Allah berfirman, “Tanyakanlah kepada mereka, ‘Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu’.” Maksudnya, siapa yang bertanggung jawab atas klaim yang jelas-jelas batil ini. Tidak akan ada seorang pun yang mau mengakui dan bertanggung jawab.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Allah Subhaanahu wa Ta'aala memberitahukan apa yang disiapkan-Nya untuk orang-orang yang bertakwa yang menjauhi kekafiran dan kemaksiatan yaitu kenikmatan dan kehidupan yang sejahtera di sisi Allah Subhaanahu wa Ta'aala, dan bahwa kebijaksanaan-Nya tidak menghendaki untuk menjadikan orang-orang yang taat kepada Tuhan mereka dan tunduk kepada perintah-Nya serta mengikuti keridhaan-Nya sama dengan orang-orang yang berdosa yang menjatuhkan dirinya ke lembah kemaksiatan, kekafiran kepada ayat-ayat-Nya, menentang para rasul-Nya dan memerangi para wali-Nya, dan bahwa siapa saja yang mengira bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyamakan balasannya, maka dia telah salah memutuskan dan keputusannya adalah batil, pandangannya salah dan bahwa orang-orang yang berdosa itu ketika menyangka begitu sama sekali tidak punya sandaran, mereka tidak punya kitab yang mereka pelajari dan mereka baca bahwa mereka termasuk penghuni surga dan bahwa untuk mereka segala yang mereka minta dan mau. Mereka sama sekali tidak mempunyai perjanjian dengan Allah Subhaanahu wa Ta'aala bahwa untuk mereka semua yang mereka tetapkan dan mereka juga tidak memiliki sekutu-sekutu dan para pembantu yang membantu mereka untuk tercapainya apa yang mereka inginkan. Jika mereka memiliki sekutu-sekutu dan para pembantu, maka hendaklah mereka hadirkan kalau mereka memang orang-orang yang benar. Sudah maklum, bahwa semua itu tidak mereka miliki; mereka tidak memiliki kitab, tidak memiliki perjanjian untuk selamat di sisi Allah dan tidak mempunyai sekutu yang membantu mereka, sehingga dakwaan mereka adalah batil dan rusak.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


34-35. Bagi yang durhaka maka azab yang pedih akan menjadi balasannya, sedangkan bagi yang bertakwa balasannya seperti yang diuraikan pada ayat ini. Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa disediakan surga yang penuh kenikmatan di sisi tuhannya. Kaum kafir merasa bahwa mereka akan memperoleh yang lebih baik dari yang dijanjikan kepada kaum muslim tersebut, maka ayat ini menyanggah anggapan tersebut. Apakah patut kami memperlakukan orang-orang lslam itu seperti orang-orang yang berdosa yaitu orang-orang kafir' tentu saja tidak mungkin keduanya dipersamakan

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qalam Ayat 35 Arab-Latin, Surat Al-Qalam Ayat 36 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qalam Ayat 37, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qalam Ayat 38, Isi Kandungan Surat Al-Qalam Ayat 39, Makna Surat Al-Qalam Ayat 40

Category: Surat Al-Qalam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!