Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qalam Ayat 35

أَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ

Arab-Latin: A fa naj'alul-muslimīna kal-mujrimīn

Terjemah Arti: Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)?

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

35-36. Apakah patut Kami menjadikan orang-orang yang tunduk dengan ketaatan kepada Allah itu sama dengan orang-orang kafir?
Ada apa dengan kalian? Mengapa kalian menetapkan hukum yang zhalim ini dengan menyamakan keduanya dalam pahala?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

35. Maka apakah Kami akan menyamakan orang-orang Islam dengan orang-orang kafir dalam pemberian balasan sebagaimana yang dikira oleh orang-orang musyrik dari penduduk Makkah?

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

35. أَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ (Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa)
Pemuka-pemuka kafir Quraisy berkata: “jika memang yang dikatakan Muhammad itu benar, niscaya keadaan kita dan keadaan orang-orang beriman akan seperti keadaan kita semua di dunia, kita akan mendapatkan kenikmatan surga di akhirat sebagaimana mereka juga mendapatkannya.” Maka Allah mengabarkan bahwa bukanlah suatu keadilan jika antara orang yang taat dengan orang yang durhaka disamaratakan.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

34-35. Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa di sisi Tuhan mereka di akhirat kelak adalah surga-surga yang dapat mereka nikmati selama-lamanya. Apakah (pantas) kami akan menyamakan tempat tinggal dan balasan orang-orang muslim dengan orang-orang kafir?!

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

35-36. Allah berkata dengan maksud pengingkaran : Apakah Aku menjadikan muslim yang jujur sama dengan kafir yang musyrik ? Atau adakah kamu (berbuat demikian sebagaimana orang-orang muslim), bagaimanakah kamu mengambil keputusan wahai orang-orang musyrik atas perbuatanmu yang menyimpang (bengkok) dan sewenang-wenang ? Dan itulah orang-orang musyrik Mekkah, mereka mengatakan : Jika disana terdapat akhirat dan hari kebangkitan, maka tidaklah serta merta menjadikan Muhammad dan pengikutnya lebih baik keadaannya dibandingkan kami. Dan atas keburukan mereka, kami akan bandingkan (di antara mereka dengan orang yang beriman). Inilah tipuan mereka yang tak jelas dan bujuk rayu mereka kepada kaum muslimin.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

34-41. Allah mengabarkan apa yang dipersiapkan bagi orang-orang yang bertakwa yang menjaga diri dari kekufuran dan berbagai kemaksiatan, berupa berbagai macam kenikmatan dan kehidupan sentosa di dekat Allah, Dzat Yang Mahamulia. Kebijaksanaan Allah tidak menyamakan antara orang-orang yang bertakwa yang menunaikan hak-hak Rabb mereka, tunduk pada perintah-perintahNya dan yang meniti ridhaNya seperti orang-orang pendosa yang larut dalam kemaksiatan, mengkufuri ayat-ayatNya, membangkang rasul-rasulNya dan memerangi para kekasihNya.
Jika ada yang mengira balasan kedua golongan tersebut sama, tentu hukum yang berlaku tidak adil. Hukumnya batil dan pandangannya tidak benar. Jika para pendosa mengira demikian, mereka sama sekali tidak memiliki sandaran. Bukan kitab yang mereka pelajari dan baca yang menyebutkan bahwa mereka adalah penghuni surga, mereka mendapatkan apa saja yang mereka inginkan dan pilih, mereka juga tidak memiliki janji dan sumpah sempurna di sisi Allah pada Hari Kiamat bahwa mereka akan mendapatkan apa pun yang mereka putuskan, mereka juga tidak memiliki sekutu dan teman yang membantu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika mereka memiliki sekutu dan teman, silahkan mereka datangkan jika mereka adalah orang-orang yang benar. Sebagaimana diketahui, semua hal itu tidak ada. Mereka tidak memiliki kitab dan janji di sisi Allah akan mendapatkan keselamatan, mereka juga tidak memiliki sekutu yang akan menolong mereka. Maka dapat diketahui bahwa klaim mereka batil belaka. Allah berfirman, “Tanyakanlah kepada mereka, ‘Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu’.” Maksudnya, siapa yang bertanggung jawab atas klaim yang jelas-jelas batil ini. Tidak akan ada seorang pun yang mau mengakui dan bertanggung jawab.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Maksudnya, apakah sama balasan yang disediakan Allah untuk masing-masing mereka? Tentu tidak sama.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


34-35. Bagi yang durhaka maka azab yang pedih akan menjadi balasannya, sedangkan bagi yang bertakwa balasannya seperti yang diuraikan pada ayat ini. Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa disediakan surga yang penuh kenikmatan di sisi tuhannya. Kaum kafir merasa bahwa mereka akan memperoleh yang lebih baik dari yang dijanjikan kepada kaum muslim tersebut, maka ayat ini menyanggah anggapan tersebut. Apakah patut kami memperlakukan orang-orang lslam itu seperti orang-orang yang berdosa yaitu orang-orang kafir' tentu saja tidak mungkin keduanya dipersamakan. 36-38: kecaman atas anggapan kaum musyrik itu masih dilanjutkan dalam ayat ini. Mengapa kamu berbuat demikian, mempersamakan antara kaum muslim dengan orang kafir' bagaimana kamu mengambil keputusan yang tidak adil itu' logika apa yang kamu gunakan' kalau kamu tidak memiliki dalil aqli yang dapat diterima akal sehat, atau apakah kamu mempunyai kitab yang diturunkan Allah yang kamu pelajari, sehingga menemukan ketentuan bahwa sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya'.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qalam Ayat 36 Arab-Latin, Surat Al-Qalam Ayat 37 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qalam Ayat 38, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qalam Ayat 39, Isi Kandungan Surat Al-Qalam Ayat 40, Makna Surat Al-Qalam Ayat 41

Category: Surat Al-Qalam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!