Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qalam Ayat 22

أَنِ اغْدُوا عَلَىٰ حَرْثِكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَارِمِينَ

Arab-Latin: Anigdụ 'alā ḥarṡikum ing kuntum ṣārimīn

Terjemah Arti: "Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya".

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

21-22. Karena itu sebagian memanggil sebagian yang lain saat pagi, “Pergilah segera ke kebun kalian, bila kalian memang hendak memanen buah.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

22. Sambil berkata, “Keluarlah segera menuju kebun kalian sebelum kedatangan orang-orang fakir jika kalian ingin memetik hasil kebun kalian.”

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

22. أَنِ اغْدُوا۟ عَلَىٰ حَرْثِكُمْ (“Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu)
Yakni pergilah di waktu pagi buta menuju kebun sebelum orang-orang miskin datang.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

22. Maka sebaiknya mereka cepat-cepat keluar di pagi hari melihat buah-buahan dan tanaman mereka, jika menginginkan hasil buah yang hitam, memanen dan memetik buah-buah itu. Pergilah kalian di waktu yang kalian tentukan, yaitu waktu pagi. Al-Hirtsu adalah sesuatu yang dihasilkan bumi, berupa buah-buahan yang tumbuh dari pohon-pohon dan tanaman kebun

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

21-22. Maka ketika muncul matahari, maka sebagian dari mereka menyeru kepada sebagian yang lain : Mari kita pergi pagi-pagi sekali ke kebun untuk mengambil buah-buahan sebelum datang orang-orang miskin (faqir) jika memang kalian orang-orang yang bersemangat.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

21-22. Begitulah, namun mereka tidak merasakan kenyataan pahit ini. Karena itu mereka saling memanggil satu sama lain di pagi harinya, mereka saling berkata satu sama lain, “Pergilah di waktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya.”

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

21-24. Mereka belum mengetahui bahwa kebun sudah hancur. Sesuai dengan rencana mereka, lalu dengan penuh rahasia pada pagi hari mereka saling memanggil, 'pergilah pagi-pagi ke kebunmu jika kamu hendak memetik hasil sesuai dengan yang telah kita rencanakan. " maka mereka pun berangkat dengan diam-diam sambil berbisik-bisik dengan meng-ingatkan, 'pada hari ini jangan sampai ada seorang miskin pun masuk ke dalam kebunmu. ' khususnya pada saat sedang memetik hasilnya. Kalau sampai ada, itu akan merusak rencana

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qalam Ayat 23 Arab-Latin, Surat Al-Qalam Ayat 24 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qalam Ayat 25, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qalam Ayat 26, Isi Kandungan Surat Al-Qalam Ayat 27, Makna Surat Al-Qalam Ayat 28

Category: Surat Al-Qalam

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!