Quran Surat Al-Qalam Ayat 15

إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ

Arab-Latin: Iżā tutlā 'alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn

Terjemah Arti: Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala".

Tafsir Quran Surat Al-Qalam Ayat 15

10-15. Janganlah engkau (wahai Rasul) menaati setiap orang yang banyak bersumpah, pembohong lagi rendah, banyak mengghibah orang, berjalan di antara mereka dengan menyebarkan namimah (adu domba), yaitu menukil pembicaraan sebagian dari mereka ke sebagian lainnya untuk merusak hubungan mereka, kikir dan bakhil dalam urusan harta, tidak memberikannya untuk kebenaran, kuat menghalang-halangi kebaikan, melampaui batas dalam melanggar hak manusia dan memakan yang diharamkan, banyak berdosa, kuat kekafirannya, keji dan buruk, dinasabkan bukan kepada bapaknya; hanya karena dia punya harta kekayaan dan anak-anak, dia menyombongkan diri di depan kebenaran. Bila salah satu ayat al-Quran dibacakan kepadanya, dia mendustakannya. Dia berkata, “Ini adalah kebatilan dan khurafat orang-orang dulu.”
Ayat-ayat ini walaupun walaupun turun pada sebagian orang-orang musyrik seperti al-Walid bin al-Mughirah, hanya saja ia mengandung peringatan bagi Muslim agar tidak menyamai orang yang memiliki sifat-sifat tercela ini.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

15. Jika dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berkata, “Ini adalah yang ditulis dari khurafat-khurafat orang-orang terdahulu.”

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

15. Dia sangat angkuh dan tidak tau diri, sehingga dia berkata tentang ayat-ayat al-Qur’an, “Itu hanyalah dongeng-gongeng dan khurafat dari orang-orang terdahulu.”

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

15. Ketika ayat-ayat Al-Qur’an dibacakan kepadanya, dia berkata: “Itu adalah tahayul dan kebohongan orang-orang terdahulu.”

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

Allah menjelaskan jika dibacakan ayat Al Qur’an kepada mereka (orang yang mengajak berunding), mereka berkata : Tidaklah ini kecuali hanya dongeng dan hikayat, serta khurafat dari orang-orang yang terdahulu.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

15. Ayat-ayat ini meski turun berkenaan dengan perihal sebagian orang-orang musyrik seperti al-Walid bin al-Mughirah atau lainnya, berdasarkan firman Allah “karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak. Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat kami, ia berkata, ‘ (Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala’,” yaitu disebabkan oleh banyaknya harta dan anak, ia pun melampaui batas dan bersikap sombong terhadap kebenaran serta menolaknya ketika kebenaran itu datang padanya dan dianggap sebagai dongeng orang-orang dahulu yang bisa dipercaya dan juga bisa didustakan, tapi ayat ini bersifat umum dan berlaku pada siapa saja yang memiliki sifat serupa, karena al-Quran turun untuk memberi petunjuk pada seluruh manusia, sehingga umat yang pertama dan yang terakhir masuk dalam cakupan ayat-ayat ini yang bisa saja sebagian ayat-ayat al-Quran turun karena sebab tertentu atau permasalahan sebagian orang, agar kaidah umum bisa terlihat jelas sehingga masalah-masalah cabang yang tercakup dalam permasalahan-permasalahan umum bisa diketahui.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

14-16. Di antara faktor yang menyebabkan orang tersebut berperangai buruk adalah karena dia merasa diri sebagai pemilik harta yang banyak, kaya dan juga memiliki banyak anak. Namun dia mengingkari ajaran Allah, maka apabila ayat-ayat kami dibacakan kepadanya, dia berkata, 'lni adalah dongeng-dongeng orang dahulu. ' sungguh buruk sifat orang ini! kelak dia akan kami beri tanda pada belalai yaitu hidung-Nya, diberikan tanda tersebut sebagai bentuk penghinaan kepadanya

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Lainnya: Al-Qalam Ayat 16 Arab-Latin, Al-Qalam Ayat 17 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Al-Qalam Ayat 18, Terjemahan Tafsir Al-Qalam Ayat 19, Isi Kandungan Al-Qalam Ayat 20, Makna Al-Qalam Ayat 21

Terkait: « | »

Kategori: 068. Al-Qalam