Surat As-Shaff Ayat 13

وَأُخْرَىٰ تُحِبُّونَهَا ۖ نَصْرٌ مِنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

Terjemah Arti: Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.

TAFSIR AYAT

13. Dan bagi kalian di sisi Allah ada pahala lain yang akan membuat kalian takjub, yaitu pertolongan Allah atas kalian, dan kemenangan yang hendak kalian dapatkan berupa penaklukan Mekah. Sampaikanlah kabar gembira wahai Nabi kepada kaum muslim tentang pertolongan dan kemenangan di dunia dan tentang surga di akhirat

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Adapun balasan di dunia terhadap perdagangan ini sebagaimana dalam ayat tersebut adalah pertolongan dari Allah terhadap musuh sehingga diperoleh kemuliaan dan kegembiraan, serta kemenangan yang dekat (waktunya).

Dari kemenangan itu wilayah Islam menjadi meluas dan kaum muslimin mendapatkan rezeki yang banyak. Ini merupakan balasan bagi kaum mukmin yang berjihad, adapun kaum mukmin yang tidak berjihad karena sudah diwakili oleh yang lain, maka Allah Subhaanahu wa Ta'aala tidak membuat mereka berputus asa karena karunia dan ihsan-Nya, bahkan Dia berfirman, “Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin.”

Yakni dengan pahala yang segera atau ditunda, masing-masing disesuaikan dengan keimanannya meskipun mereka tidak mencapai derajat para mujahid fii sabilillah sebagaimana dalam hadits berikut:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ، وَأَقَامَ الصَّلاَةَ ، وَصَامَ رَمَضَانَ ، كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ هَاجَرَ ، فِى سَبِيلِ اللَّهِ ، أَوْ جَلَسَ فِى أَرْضِهِ الَّتِى وُلِدَ فِيهَا . قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلاَ نُنَبِّئُ النَّاسَ بِذَلِكَ . قَالَ : إِنَّ فِى الْجَنَّةِ مِائَةَ دَرَجَةٍ أَعَدَّهَا اللَّهُ لِلْمُجَاهِدِينَ فِى سَبِيلِهِ ، كُلُّ دَرَجَتَيْنِ مَا بَيْنَهُمَا كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ ، فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَسَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ ، فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ وَأَعْلَى الْجَنَّةِ ، وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ ، وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ » .

Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mendirikan shalat dan berpuasa di bulan Ramadhan, maka Allah berhak memasukkannya ke surga, baik ia berhijrah di jalan Allah atau duduk di negeri tempat ia dilahirkan.” Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami memberitahukan hal itu kepada manusia.” Beliau menjawab, “Sesungguhnya di surga ada seratus derajat yang Allah siapkah bagi mujahid fi sabiilillah, di mana masing-masing derajat sebagaimana jarak antara langit dan bumi. Jika kamu meminta (surga) kepada Allah, maka mintalah surga Firdaus, karena ia adalah surga yang paling tengah dan paling tinggi, di atasnya ada singgasana Ar Rahman dan dari sana mengalir sungai-sungai surga.” (HR. Bukhari)

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Bagi orang yang beriman dan berjihad selain mendapat ampunan dan masuk surga 'adn juga akan mendapat keuntungan lain yang sangat berharga. Dan ada lagi karunia yang lain yang kamu sukai dari keuntungan beriman dan berjihad pada jalan Allah, yaitu pertolongan dari Allah dalam menghadapi musuh-Musuh islam dan kaum muslim sehingga islam menjadi harum; dan kemenangan yang dekat waktunya untuk meraih kekuasaan dalam mengatur kehidupan ini. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin karena dengan beriman dan berjihad mereka akan mendapat pertolongan dan kemenangan di dunia dan mendapat ampunan dan surga di akhirat. 14. Wahai orang-orang yang beriman! di mana pun dan kapan pun kamu hidup, jadilah kamu penolong-penolong agama Allah dengan memahami, mengamalkan, dan mengharumkan islam dan kaum muslim, serta berjihad membela hak dan kehormatan islam sebagaimana isa putra maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia, kaum hawariyun, 'siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk menegakkan agama Allah dalam kehidupan ini'' pengikut-pengikutnya yang setia itu berkata kepada nabi isa dengan meyakinkan, 'kamilah penolong-penolong agama Allah. ' mereka menyampaikan ajaran Allah kepada masyarakat dan mengajak masyarakat beriman dan mengamalkannya; lalu segolongan dari bani israil beriman kepada Allah dan mengikuti ajaran nabi isa dengan setia; dan segolongan yang lain yang jumlahnya jauh lebih banyak memilih kafir, yaitu menjadi orang yang menutup diri, menolak, dan mendustakan ajaran nabi isa, bahkan berusaha menghalangi penyebaran ajarannya dan membunuh para juru dakwahnya. Orang beriman itu bermunajat kepada kami, lalu kami memberikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-Musuh mereka dengan menghilangan perasaan lemah, takut, dan ragu untuk berjihad sehingga mereka menjadi orang-orang yang menang dalam menghadapi musuh.

Tafsir Ringkas Kemenag