Surat Yasin Ayat 65

ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Arab-Latin: Al-yauma nakhtimu 'alā afwāhihim wa tukallimunā aidīhim wa tasy-hadu arjuluhum bimā kānụ yaksibụn

Artinya: Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

« Yasin 64Yasin 66 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Penting Berkaitan Surat Yasin Ayat 65

Paragraf di atas merupakan Surat Yasin Ayat 65 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beragam kandungan penting dari ayat ini. Ditemukan beragam penafsiran dari berbagai ulama terhadap makna surat Yasin ayat 65, misalnya sebagaimana di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Pada hari itu Kami mengunci mulut orang-orang kafir sehingga mereka tidak berkata-kata dan tangan-tangan merekalah yang berbicara kepada kami tentang apa yang dilakukannya, kaki-kaki mereka bersaksi dengan apa yang diusahakannya di dunia dan apa yang diusahakannya berupa dosa-dosa.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

65. Pada hari kiamat ini Kami mengunci mulut orang-orang musyrik sehingga mereka tidak dapat berbicara; akan tetapi tangan-tangan mereka yang berbicara tentang apa yang mereka lakukan, kaki-kai mereka bersaksi kemana mereka berjalan saat di dunia dan dosa-dosa apa yang telah mereka lakukan.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

65. Pada hari ini, Kami menutup mulut mereka rapat-rapat, sehingga mereka menjadi bisu tidak berbicara untuk mengingkari kekufuran dan kemaksiatan yang mereka kerjakan di dunia, dan Kami menjadikan tangan mereka berbicara menyampaikan apa yang dilakukannya di dunia, lalu kaki mereka memberikan kesaksian atas apa yang mereka lakukan berupa kemaksiatan dan ia berjalan kepadanya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

65. الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوٰهِهِمْ (Pada hari ini Kami tutup mulut mereka)
Sehingga mereka tidak mampu berkata-kata.

وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ(dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan)
Agar mereka mengetahui bahwa anggota badan mereka yang telah mereka gunakan untuk membantu dalam bermaksiat kepada Allah menjadi saksi atas mereka.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

Seorang mutadabbir mengatakan: Saya pernah dalam perjalanan liburan untuk melakukan perbuatan asusila, dan tiba-tiba saya teringat berdiriku di hdapan Allah dan saya teringat ayat ini: { ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ } "Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan." Jadi saya mengubah jalan saya dan kembali ke rumah, dan saya bersyukur kepada Allah ta'ala atas rahmat-Nya yang melindungi saya dari salah satu dosa besar karena tadabbur pada ayat ini.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

65. Pada hari itu di akhirat, Kami mencegah mulut-mulut orang kafir untuk berbicara sehingga mereka seperti orang bisu. Lalu tangan mereka berkata kepada Kami dan kaki-kaki mereka bersaksi atas perbuatan maksiat mereka. Allah memberikan kepadanya kemampuan untuk berbicara sehingga setiap anggota tubuh berbicara tentang tindakannya


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Pada hari ini Kami membungkam} mengunci {mulut mereka. Tangan mereka berbicara kepada Kami dan kaki mereka akan bersaksi terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

65. Allah berfirman dalam menjelaskan perihal mereka yang sangat mengerikan di dalam negeri kesengsaraan, “pada hari ini kami tutup mulut mereka” kami menjadikan mereka bisu, tidak bisa berbicara, sehingga mereka tidak dapat mengingkari apa yang telah mereka kerjakan dari kekufuran dan pendustaan “dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberikan kesaksian kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka akam memberikan kesaksian terhadap apa yang telah mereka kerjakan, mereka dijadikan berbicara oleh Allah yang telah membuat segala sesuatu dapat berbicara.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 63-67
Dikatakan kepada orang-orang kafir dari kalangan anak cucu nabi Adam pada hari kiamat saat neraka Jahim dimunculkan di hadapan mereka dengan maksud mengecam dan mencemooh: (Inilah Jahanam yang dahulu kamu diancam (dengannya) (63)) yaitu, ini adalah apa yang pernah diperingatkan para rasul kepada kalian, lalu kalian mendustakan mereka (Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya (64)) sebagaimana Allah SWT berfirman: (pada hari mereka didorong ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya (13) (Dikatakan kepada mereka), "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya” (14) Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat? (15)) (Surah Ath-Thur)
Firman Allah SWT: (Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan (65)) Ini tentang keadaan orang-orang kafir dan orang-orang munafik di hari kiamat ketika mereka mengingkari kejahatan yang mereka lakukan di dunia dan mengucapkan sumpah untuk itu. Maka Allah mengunci mulut mereka dan dibiarkan Allah semua anggota tubuh lain berbicara menjadi saksi atas apa yang mereka perbuat.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa ketika kami bersama Nabi SAW, tiba-tiba beliau tersenyum sehingga gigi serinya terlihat. Kemudian beliau SAW bersabda,"Apakah kalian mengetahui, mengapa aku tertawa?" Kami menjawab,"Allah dan RasulNya lebih mengetahui” Nabi SAW bersabda: “Karena bantahan seorang hamba kepada Tuhannya pada hari kiamat. dia berkata, "Wahai Tuhanku, bukankah Engkau melindungiku dari kezaliman?" Tuhan berfirman, "Benar” dia berkata, "Saya tidak memperkenankan ada yang bersaksi terhadapku kecuali hanya diriku sendiri” Tuhan berfirman,"Cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghitung terhadapmu, dan malaikat yang mencatat amal perbuatanmu sebagai saksinya” Maka dikuncilah mulutnya, lalu dikatakan kepada anggota-anggota tubuhnya, "Berbicaralah, maka semua anggota tubuhnya berbicara tentang amal perbuatannya. Kemudian dibiarkan antara dia dan anggota tubuhnya untuk berbicara. Maka ia berkata,"Celaka dan sial kalian, dahulu aku berjuang membelamu"
Firman Allah SWT: (Dan jikalau Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka betapakah mereka dapat melihatnya (66)) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang tafsirnya. dia berkata bahwa seandainya Kami menghendaki, maka Kami menyesatkan mereka dari jalan petunjuk, maka bagaimana bisa mereka mendapatkan petunjuk? dia juga berkata,”Kami membutakan mereka”
Hasan Al-Bahsri berkata,"Seandainya Allah menghendaki, maka mata mereka Dia butakan sehingga Dia menjadikam mereka buta dengan kebingungan mereka"
Mujahid, Abu Shalih, Qatadah, dan As-Suddi berkata tentang firmanNya (maka berlomba-lombalah mencari jalan) yaitu jalan
Ibnu Zaid berkata bahwa makna yang dimaksud dengan shirat di sini adalah kebenaran, maka betapa mereka dapat melihatnya dan Kami telah membutakan penglihatan mereka.
(Dan jikalau Kami menghendaki, pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada) As-Suddi berkata bahwa maknanya adalah Kami mengubah bentuk mereka. Hasan Al-Bahsri dan Qatadah berkata bahwa tentu Allah menjadikan mereka duduk di atas kaki mereka. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (maka mereka tidak sanggup berjalan lagi) yaitu ke depan (dan tidak (pula) sanggup kembali) yaitu ke belakang, bahkan mereka tetap berada di tempatnya, tidak bisa maju dan mundur.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Yasin ayat 65: Kemudian Allah mengabarkan dengan apa yang ditimpakan kepada mereka yang menyekutukan Allah di hari kiamat, pada hari itu dikunci lah mulut-mulut mereka dan terdiam tidak dapat berbicara satu ucapanpun. Dan dijadikan tangan-tangan mereka dan kaki-kaki mereka berbicara sebagai saksi atas mereka, kaki dan tangan tersebut berbicara atas apa yang mereka telah amalkan.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman menerangkan keadaan mereka di tempat yang penuh kesengsaraan itu.

Dengan menjadikan mereka bisu tidak bisa bicara, sehingga mereka tidak sanggup mengingkari apa yang telah mereka kerjakan berupa kekafiran dan sikap mendustakan.

Anggota badan mereka akan memberikan kesaksian terhadap apa yang mereka kerjakan dan akan dijadikannya dapat berbicara oleh Allah yang mampu menjadikan segala sesuatu dapat berbicara.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yasin Ayat 65

Pada hari ini kami tutup mulut mereka sehingga tidak dapat berkata bohong atau berdalih sedikit pun. Tangan mereka akan berkata kepada kami perihal perbuatan yang mereka lakukan di dunia, dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. De-ngan demikian, mereka tidak mungkin mengelak atas dosa yang telah mereka lakukan (lihat pula: surah fu''ilat/41: 19'20). 66. Dan jika kami menghendaki, pastilah kami hapuskan penglihatan mata mereka sehingga dengan demikian mereka berlomba-lomba mencari jalan yang terang. Namun, kami tidak melakukan hal itu karena kasih sa-yang kami agar mereka mencari jalan yang benar dan mensyukuri karunia Allah. Andaikata kami hapus penglihatan mereka maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat karunia dan kekuasaan Allah' karena itu, tidak ada alasan bagi mereka berdalih terhadap ketetapan Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian variasi penafsiran dari para ulama tafsir mengenai makna dan arti surat Yasin ayat 65 (arab-latin dan artinya), moga-moga berfaidah untuk kita. Bantulah syi'ar kami dengan memberikan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Yang Cukup Banyak Dicari

Kami memiliki ratusan topik yang cukup banyak dicari, seperti surat/ayat: An-Nur 2, Yunus 40-41, Al-Baqarah 286, Ali Imran, Az-Zalzalah, Al-Mujadalah 11. Ada juga At-Takatsur, Asy-Syams, Al-Ma’idah 2, Al-Isra 23, Al-Hujurat 12, Al-Baqarah 83.

  1. An-Nur 2
  2. Yunus 40-41
  3. Al-Baqarah 286
  4. Ali Imran
  5. Az-Zalzalah
  6. Al-Mujadalah 11
  7. At-Takatsur
  8. Asy-Syams
  9. Al-Ma’idah 2
  10. Al-Isra 23
  11. Al-Hujurat 12
  12. Al-Baqarah 83

Pencarian: al maidah ayat 3 dan artinya, tafsir surat al kahfi, surat tabarok lengkap arab, al mudasir, qs. al isra ayat 32 latin

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: