Surat Al-Isra Ayat 17

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ ٱلْقُرُونِ مِنۢ بَعْدِ نُوحٍ ۗ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًا

Arab-Latin: Wa kam ahlaknā minal-qurụni mim ba'di nụḥ, wa kafā birabbika biżunụbi 'ibādihī khabīram baṣīrā

Artinya: Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya.

« Al-Isra 16Al-Isra 18 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Tafsir Berharga Tentang Surat Al-Isra Ayat 17

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Isra Ayat 17 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam tafsir berharga dari ayat ini. Ada aneka ragam penafsiran dari para mufassir berkaitan makna surat Al-Isra ayat 17, sebagiannya seperti tercantum:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan kami telah banyak membinasakan banyak umat manusia yang mendustakan lagi mengingkari rasul mereka sesudah Nuh. Dan cukuplah tuhanmu (wahai rasul) bahwa Dia mahamengetahui semua perbuatan para hambaNya, tidak ada sesuatu yang samar bagiNya.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

17. Sungguh betapa banyak umat yang mendustakan Kami setelah masa Nuh yang Kami binasakan, seperti kaum 'Ād dan Ṡamūd. Dan cukuplah Tuhanmu -wahai Rasul- Yang Maha Mengetahui dan Melihat dosa hamba-hamba-Nya, sama sekali tidak ada yang tersembunyi dari-Nya, dan Dia pasti memberikan mereka balasan atas dosa-dosa tersebut.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

17. وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُونِ (Dan berapa banyaknya kaum telah Kami binasakan)
Yakni umat-umat.

مِنۢ بَعْدِ نُوحٍ ۗ (sesudah kaum Nuh)
Seperti kaum ‘Aad dan Tsamud.

خَبِيرًۢا بَصِيرًا (Maha Mengetahui lagi Maha Melihat)
Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

17. Dan kebanyakan umat-umat kafir terdahulu seperti kaum ‘Aad dan kaum Tsamud yang hidup setelah Nuh itu Kami binasakan karena kekufuran mereka dan pendustaan mereka terhadap para rasul. Dan cukuplah Wahai Nabi bahwa Allah itu Maha Mengetahui dosa hamba-hambaNya, Maha Mengamatinya dan Maha mengetahuinya sehingga tidak ada satupun yang luput dariNya.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Berapa banyak telah Kami binasakan} Kami telah membinasakan banyak {generasi} umat yang berdusta {setelah Nuh. Cukuplah Tuhanmu sebagai Yang Maha teliti lagi Maha Melihat dosa-dosa hambaNya


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

17. Mereka itu umat manusia yang banyak, setelah kaum Nabi Nuh yang mana Allah memusnahkannya dengan azab, seperti kaum ‘Ad, Tsamud, kaum Nabi Luth, dan kaum lainnya yang telah Allah siksa ketika tindakan melampaui batas mereka sudah merajalela dan kekufuran mereka semakin menjadi-jadi. Akibatnya, Allah menurunkan hukuman yang dahsyat kepada mereka, “dan cukuplah Rabbmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hambaNya.” Janganlah mereka merasa takut munculnya tindakan kezhaliman dari Allah, karena sesungguhnya Allah hanya mengazab atas dasar perbuatan yang mereka lakukan saja.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Allah SWT berfirman seraya memperingatkan orang-orang kafir Quraisy yang mendustakan RasulNya, nabi Muhammad SAW; bahwa Dia telah membinasakan orang-orang yang mendustakan para rasulNya setelah nabi Nuh. Ini menunjukkan bahwa generasi-generasi yang hidup antara nabi Adam dan nabi Nuh memeluk agama Islam. Sebagaimana yang dikatakan Ibnu Abbas bahwa antara nabi Adam dan nabi Nuh terdapat sepuluh generasi yang semuanya memeluk agama Islam. Maknanya adalah bahwa kalian, wahai orang-orang yang mendustakan Rasul SAW tidak lebih mulia bagi Allah daripada mereka. Kalian telah mendustakan rasul dan makhluk paling mulia, maka kalian lebih berhak mendapat hukuman daripada mereka.
Firman Allah: (Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya) yaitu Dia Maha mengetahui semua amal mereka, yang baik dan yang buruk; tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari Allah SWT


📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Makna kata:
(وَكَمۡ أَهۡلَكۡنَا) wa kam ahlaknaa : Kami telah banyak membinasakan.
(مِنَ ٱلۡقُرُونِ) minal quruun : orang yang hidup pada sebelumnya.
(خَبِيرَۢا بَصِيرٗا) khabiiram bashiiraa : Maha Mengetahui dan Melihat dosa-dosa para hamba.

Makna ayat:
Firman-Nya ta’ala “Dan berapa banyak kaum setelah Nuh yang telah Kami binasakan...” ini adalah penekanan dari hukuman yang telah disebutkan. Allah ta’ala mengajarkan kepada kita bahwa apa yang telah Dia kabarkan benar-benar terjadi dan banyak kaum setelah kaum Nuh telah binasa; ‘Ad, Tsamud, kaum Luth, penduduk Aikah, dan kaum Fir’aun. Firman-Nya ta’ala “dan cukuplah Rabbmu Yang Maha Mengetahui, Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya.” Ayat ini mengandung penjelasan akan pengetahuan Allah ta’ala terhadap dosa para hamba-Nya, dan ancaman dan teguran yang keras, karena Allah ta’ala tidak ridha dengan kejahatan dan dosa yang dilakukan terus menerus. Allah ta’ala memberikan penangguhan, semoga kaum itu sadar, semoga orang-orang yang berbuat fasik berhenti, namun jika mereka terus melakukannya setelah pemberitahuan dan ancaman atas dosa-dosa dan kezaliman mereka, Allah akan menghukum mereka dengan azab dari Yang Maha Perkasa, Maha Kuasa. Maka berhati-hatilah wahai orang yang terus menerus melakukan kesyirikan dan maksiat!!

Pelajaran dari ayat:
• Peringatan dari terlalu banyak bernikmat-nikmat dan bermewah-mewah, karena itu dapat menyebabkan kefasikan dan meninggalkan ketaatan, kemudian kefasikan itu akan membawa kehancuran dan kebinasaan.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Isra ayat 17: Seperti kaum ‘Aad, Tsamud, kaum Luth, dan lain-lain. Allah mengazab mereka ketika mereka banyak melakukan kemaksiatan dan kekafiran mereka semakin besar.

Oleh karena itu, janganlah mereka takut dizalimi-Nya, karena Dia memberikan hukuman sesuai amal mereka.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Isra Ayat 17

Dan sesuai dengan ketetapan itu dinyatakan, berapa banyaknya kaum setelah kebinasaan kaum nuh, telah kami binasakan disebabkan oleh kedurhakaan mereka. Dan cukuplah tuhanmu yang maha mengetahui, maha melihat dosa hamba-hamba-Nya. Tidak ada yang tersembunyi dan terluput dari pembalasan-Nya. Allah memberikan pembalasan berupa ganjaran atau siksaan kepada manusia sesuai amal perbuatannya. Ayat ini menyatakan, barang siapa yang hanya menghendaki kehidupan sekarang, yaitu kehidupan duniawi dan ia tidak beriman kepada kehidupan akhirat, maka kami segerakan baginya di dunia ini apa yang kami kehendaki dari apa yang diharapkannya, seperti kedudukan sosial yang tinggi atau harta yang banyak, bagi orang yang kami kehendaki, yaitu mereka yang berusaha meraihnya dengan memenuhi syarat dan ketentuan, bukan untuk semua orang yang menghendakinya. Kemudian kami sediakan baginya di akhirat neraka jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir dari rahmat Allah.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah sekumpulan penafsiran dari berbagai ulama tafsir terkait isi dan arti surat Al-Isra ayat 17 (arab-latin dan artinya), semoga bermanfaat untuk kita semua. Sokong kemajuan kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Link Cukup Banyak Dibaca

Telaah berbagai topik yang cukup banyak dibaca, seperti surat/ayat: Luqman 13, ‘Abasa, Al-Baqarah 285-286, Yasin 9, An-Naas, Al-Ma’idah 32. Ada pula Al-Hujurat 10, Maryam, At-Taubah 40, Al-Fatihah 6, Dua (2) Terakhir al-Baqarah, Al-Lail.

  1. Luqman 13
  2. ‘Abasa
  3. Al-Baqarah 285-286
  4. Yasin 9
  5. An-Naas
  6. Al-Ma’idah 32
  7. Al-Hujurat 10
  8. Maryam
  9. At-Taubah 40
  10. Al-Fatihah 6
  11. Dua (2) Terakhir al-Baqarah
  12. Al-Lail

Pencarian: latin surat at takwir, quran best al baqarah, yasin ayat 63, ayat tentang anak sholeh, surat al kahfi terjemahan

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: